Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Blitar Masuk Pengawasan Titik Rawan Perjalanan KA di Masa Angkutan Lebaran

M. Subchan Abdullah • Senin, 16 Februari 2026 | 19:05 WIB
Ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan

BLITAR KAWENTAR - Potensi cuaca ekstrem menjadi atensi Kereta Api Indonesia (KAI) dalam kelancaran perjalanan kereta api (KA), khususnya di momen angkutan Lebaran.

Jalur Blitar menjadi salah satu titik yang masuk pengawasan KAI, terutama yang melintasi perbukitan. Potensi longsor menjadi perhatian seperti yang pernah terjadi beberpa waktu lalu.

Memasuki periode menjelang Angkutan Lebaran 2026, jajaran KAI di wilayah Daop 7 Madiun melakukan inspeksi di lapangan. Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan keandalan sarana, prasarana, hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam melayani lonjakan penumpang dalam masa angkutan Lebaran.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari menjelaskan, inspeksi menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) yang melewati titik-titik rawan dan potensi gangguan akibat faktor alam.

"Periode Lebaran tahun ini bertepatan dengan dinamika cuaca. Pengawasan di titik rawan kami tingkatkan. Kami memastikan seluruh jalur di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api," ujar Tohari.

Nah, sebagai bentuk mitigasi risiko telah disiagakan perlengkapan darurat di titik-titik strategis, di antaranya adalah penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 stasiun. Mulai dari Stasiun Walikukun hingga Stasiun Blitar. Kemudian, penyediaan lokomotif posko dan armada cadangan untuk penanganan kondisi darurat secara cepat dan tepat.

“Lalu menambah personel jaga pada jalur-jalur yang membutuhkan pengawasan khusus selama 24 jam,” terangnya.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memesan tiket lebih awal melalui aplikasi resmi KAI. Jangan sampai kehabisan tiket dan tiba di stasiun lebih awal agat ketinggalan kereta.(bud/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#angkutan lebaran #Rawan #blitar #kereta api #Daop 7 Madiun #sdm #KAI