MALANG - Arema FC vs Semen Padang dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu sore, menghadirkan cerita menarik. Kemenangan 3-0 untuk Singo Edan tak hanya soal tiga poin, tetapi juga momen kebangkitan striker anyar mereka, Joel Vinicius.
Laga Arema FC vs Semen Padang ini menjadi panggung bagi Joel Vinicius yang mencetak brace atau dua gol. Uniknya, momen tersebut seolah mengulang cerita lama. Pada putaran pertama musim ini saat masih berseragam Borneo FC, pemain asal Brasil itu juga mencetak dua gol di pertandingan ketiganya. Kini, setelah bergabung dengan Arema FC, ia kembali butuh tiga laga untuk menunjukkan ketajamannya.
Joel menyebut dua gol tersebut sebagai hasil kerja keras selama latihan. Ia mengaku mulai memahami skema dan keinginan pelatih sebagai penyerang tengah. “Mungkin brace ini kebetulan karena sama-sama dicetak di laga ketiga. Tapi saya senang dengan penampilan ini,” ujarnya.
Jalannya Pertandingan Arema FC vs Semen Padang
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, tempo pertandingan berlangsung cepat. Dalam duel Arema FC vs Semen Padang, tim tamu justru tampil lebih dominan di awal laga. Pola permainan Kabau Sirah membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan serangan.
Peluang emas Semen Padang datang pada menit ke-16 melalui sepakan keras Guillermo Fernandez. Namun, upaya tersebut belum mampu membobol gawang Arema FC.
Singo Edan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28. Berawal dari umpan cutback Gustavo Franca, Joel Vinicius sukses mencetak gol debutnya untuk Arema FC. Gol itu langsung mengangkat mental bertanding tuan rumah.
Semen Padang mencoba meningkatkan intensitas serangan jelang turun minum. Namun hingga 45 menit pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Arema.
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih tenang dan efektif. Pada menit ke-52, Gustavo Franca mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan pendek Gabriel Silva. Sepakan kerasnya tak mampu dibendung kiper Rendy Oscario.
Enam menit berselang, Joel Vinicius kembali menunjukkan kelasnya. Ia mencetak gol kedua sekaligus memastikan Arema FC unggul 3-0 atas Semen Padang. Hingga laga berakhir pada menit 90+5, skor tak berubah.
Hasil ini menjadi kemenangan beruntun bagi Arema FC setelah sebelumnya menumbangkan Persija Jakarta 0-2.
Gabriel Silva, Mesin Gol Baru Singo Edan?
Selain Joel Vinicius, sorotan dalam laga Arema FC vs Semen Padang juga mengarah pada Gabriel Silva. Pemain yang baru didatangkan pada paruh musim ini mulai menunjukkan kontribusi signifikan.
Baca Juga: Arne Slot Terancam Dipecat Liverpool, Krisis Performa hingga Rumor Transfer Mohamed Salah Menguat
Gabriel Silva telah mengemas dua gol dalam tiga pertandingan. Dua golnya ke gawang Persija Jakarta membuat namanya kian dikenal publik sepak bola nasional. Kecepatan dan kemampuan olah bolanya menjadi senjata utama di lini depan.
Kehadiran Gabriel Silva membuat lini serang Arema FC semakin tajam. Ia diproyeksikan menjadi tandem Joel Vinicius dan Dalberto, dengan dukungan Gustavo Franca sebagai pengatur serangan dari lini tengah.
Situasi ini menjadi angin segar bagi Singo Edan. Sebab, sebelumnya para striker murni sempat seret gol. Terakhir kali penyerang utama Arema mencetak gol adalah Dalberto pada November 2025, juga saat menghadapi Semen Padang.
Hansamu dan Walison Maya Siap Tampil
Kabar baik lainnya datang dari lini pertahanan. Duet Hansamu Yama dan Walison Maya dipastikan siap tampil setelah pulih dari masalah kebugaran.
Fisioterapis tim, Reta Aroyan, menjelaskan bahwa kondisi keduanya sempat kurang ideal saat melawan Persija. Hansamu harus ditarik keluar akibat luka usai duel perebutan bola. Sementara Walison Maya mengalami kram pada awal babak kedua dan diberi waktu istirahat dua hari.
Kini, keduanya sudah kembali berlatih penuh bersama tim. Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, bersyukur cedera yang dialami tidak serius. Menurutnya, duet bek tengah tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga tren positif tim.
Apalagi stok bek tengah Arema FC tengah menipis menyusul kondisi Julian yang masih diragukan tampil. Selain Hansamu dan Walison, hanya Anwar Rifai yang berposisi sebagai stopper murni.
Dengan komposisi yang semakin solid di lini depan dan pertahanan, kemenangan Arema FC vs Semen Padang menjadi sinyal kuat bahwa Singo Edan siap bersaing di papan atas Super League 2025/2026.
Editor : Dyah Wulandari