BLITAR – Gaji pensiunan Maret 2026 ramai dibicarakan setelah muncul video viral yang menyebut saldo rekening pensiunan bisa tembus Rp5 juta hingga Rp8 juta saat awal Ramadan. Narasi itu menyebut pencairan dilakukan per 1 Maret 2026 oleh PT Taspen dan dikaitkan dengan isu kenaikan gaji ASN serta pensiunan tahun 2026.
Isu gaji pensiunan Maret 2026 tersebut langsung menyedot perhatian. Banyak pensiunan ASN, TNI, dan Polri mulai menghitung kemungkinan nominal yang diterima, apalagi disebut bertepatan dengan momen Ramadan. Angka Rp4,9 juta untuk golongan tertentu bahkan diklaim bisa bertambah hingga Rp8 juta jika ditambah tunjangan.
Namun, benarkah ada kenaikan baru atau rapel yang cair bersamaan dengan gaji pensiunan Maret 2026?
Taspen: Pencairan 1 Maret 2026 Tetap Normal
Pihak PT Taspen (Persero) memastikan bahwa pembayaran gaji pensiunan Maret 2026 tetap cair sesuai jadwal rutin, yakni setiap tanggal 1. Untuk periode Maret 2026, pencairan dipastikan berlangsung pada 1 Maret 2026 melalui mitra bayar masing-masing.
Taspen menegaskan, hingga saat ini belum ada surat edaran atau pengumuman resmi dari pemerintah terkait kenaikan nominal pensiun tahun 2026. Artinya, gaji pensiunan Maret 2026 masih mengacu pada ketentuan yang berlaku saat ini tanpa tambahan kenaikan baru.
Kepastian ini sekaligus menjawab kekhawatiran bahwa isu kenaikan gaji akan memengaruhi jadwal atau besaran pencairan. Taspen menyebut sistem pembayaran tetap berjalan normal dan tidak terdampak kabar yang berkembang di media sosial.
Rincian Nominal Berdasarkan Golongan
Dalam penjelasan yang beredar, disebutkan kisaran gaji pokok pensiunan berdasarkan golongan. Untuk golongan I, nominal berkisar Rp1,7 juta hingga Rp2,2 juta per bulan. Golongan II sekitar Rp1,7 juta sampai Rp3,2 juta.
Golongan III berada pada kisaran Rp1,7 juta hingga Rp4 juta. Sementara golongan IV dapat mencapai Rp4,9 juta per bulan untuk gaji pokok. Adapun angka yang disebut bisa menyentuh Rp8 juta umumnya sudah termasuk komponen tunjangan, dan tidak berlaku sama untuk semua penerima.
Taspen juga mengingatkan bahwa besaran manfaat pensiun dipengaruhi golongan terakhir, masa kerja, dan status penerima, seperti pensiun sendiri, janda, duda, atau anak.
Waspadai Hoaks dan Jaga Data
Di tengah isu rapel dan penyesuaian manfaat, pensiunan diminta tetap tenang dan mengandalkan informasi dari kanal resmi. Pemutakhiran data rekening dan identitas juga menjadi kunci agar pencairan tidak terkendala secara administratif.
Kesimpulannya, gaji pensiunan Maret 2026 tetap cair 1 Maret sesuai jadwal rutin, tanpa kenaikan baru hingga ada keputusan resmi pemerintah. Isu nominal fantastis perlu dipahami sesuai struktur dan ketentuan yang berlaku. (*)
Editor : Vicky Hernanda