Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

THR ASN, TNI, dan Polri 2026 Cair Awal Ramadan Rp55 Triliun, TASPEN Tegaskan Rapel Pensiun Belum Ada Keputusan Resmi

Ichaa Melinda Putri • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:12 WIB
THR ASN, TNI, dan Polri 2026 Cair Awal Ramadan Rp55 Triliun, TASPEN Tegaskan Rapel Pensiun Belum Ada Keputusan Resmi
THR ASN, TNI, dan Polri 2026 Cair Awal Ramadan Rp55 Triliun, TASPEN Tegaskan Rapel Pensiun Belum Ada Keputusan Resmi

BLITAR KAWENTAR – Pemerintah memastikan tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri tahun 2026 akan cair lebih awal. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menyebut alokasi anggaran THR mencapai Rp55 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp49,4 triliun. Pencairan ditargetkan pada awal Ramadan, meski tanggal pastinya belum diumumkan.

THR ASN pusat akan diberikan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025, meliputi gaji pokok, tunjangan melekat, dan tunjangan kinerja 100 persen. Sementara ASN daerah menerima skema serupa, namun disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Pemberian THR di awal puasa juga diharapkan mendorong konsumsi masyarakat kuartal I 2026 dan memecah kepadatan arus mudik Lebaran.

Selain itu, pemerintah menyiapkan belanja negara kuartal I senilai Rp809 triliun, termasuk percepatan program makan bergizi gratis Rp62 triliun, rehabilitasi bencana Sumatera Rp6 triliun, dan paket stimulus Rp1 triliun. Informasi ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial, memicu pertanyaan soal besaran rapel dan pencairan pensiunan.

Klarifikasi Resmi dari PT Taspen

Menanggapi isu tersebut, PT Taspen menegaskan bahwa belum ada keputusan pemerintah terkait kenaikan pensiun pokok bagi PNS, Purnawirawan TNI, Polri, serta penerima tunjangan negara lain. Pernyataan resmi ini dirilis 17 November 2025 untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan salah paham.

Taspen menambahkan, besaran rapel bergantung pada golongan, masa kerja, dan aturan yang berlaku, sehingga tidak semua pensiunan akan menerima nominal maksimal. Semua keputusan terkait pensiun sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah dan akan diumumkan secara resmi jika ditetapkan.

Komitmen Pelayanan dan Imbauan

Taspen menekankan penerapan prinsip 5T—Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat—dalam seluruh proses layanan pensiunan. Mekanisme ini memastikan akurasi administrasi sekaligus menjaga kepercayaan peserta.

Masyarakat dan pensiunan diimbau berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial atau aplikasi percakapan. Informasi resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal Taspen: situs www.taspen.co.id
, call center 1500 919, atau akun media sosial resmi.

Kesimpulan

Meski kabar THR ASN, TNI, dan Polri 2026 senilai Rp55 triliun ramai dibicarakan, fakta resmi PT Taspen menegaskan rapel pensiunan belum ada keputusan pemerintah. Pensiunan diminta menunggu pengumuman resmi dan memastikan data kepesertaan agar hak finansial tetap terlindungi.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#taspen #tni polri #thr asn #Rapel Gaji #pensiunan