BLITAR – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam diingatkan untuk menyambutnya dengan motivasi tinggi.
Ustaz Khalid Basalamah menekankan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan (Barakah) dan kasih sayang (Rahmah).
Keberkahan ini tidak hanya terlihat dari sisi spiritual, tetapi juga kecukupan fisik, di mana sedikit makanan dan minuman saat sahur dan buka terasa sangat mengenyangkan berkat karunia Allah SWT.
Ustaz Khalid mengibaratkan Ramadan sebagai masa "pendaftaran resmi" untuk masuk ke dalam surga.
Selama 30 hari, pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat. Setiap malamnya, Allah SWT memiliki daftar hamba-hamba yang namanya dihapus dari catatan penghuni api neraka.
Momentum ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk bertobat, karena musuh utama manusia, yakni setan, sedang dibelenggu leher, tangan, dan kakinya.
Baca Juga: Pasar Takjil Jalan Kenanga Dibuka, Disperdagin Kota Blitar Ingatkan Pedagang Jaga Kualitas Mamin
Selain menahan lapar, kunci kesuksesan puasa terletak pada dua syarat mutlak: Imanan (didasari iman) dan Ihtisaban (mengharap pahala).
Ustaz Khalid mengingatkan agar puasa juga dilakukan oleh panca indera—mata dari melihat maksiat, telinga dari mendengar dusta, dan lisan dari berkata senonoh (rafat) atau sia-sia (yajhal).
Dengan menghidupkan 10 amal saleh utama, termasuk sedekah dan memberi makan orang berbuka, Ramadan diharapkan mampu mengubah karakter seseorang menjadi lebih baik secara permanen.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama