Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ramadan di Depan Mata! Ustaz Khalid Basalamah: Jadikan Momentum Pendaftaran Masuk Surga dan Penghapusan Nama dari Api Neraka

Satria Wira Yudha Pratama • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:20 WIB

Sambut Ramadan dengan penuh motivasi! Pahami makna puasa sebagai perisai api neraka, momentum pendaftaran surga, dan pentingnya menjaga lisan serta hati.
Sambut Ramadan dengan penuh motivasi! Pahami makna puasa sebagai perisai api neraka, momentum pendaftaran surga, dan pentingnya menjaga lisan serta hati.

BLITAR – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam diingatkan untuk menyambutnya dengan motivasi tinggi.

Ustaz Khalid Basalamah menekankan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan (Barakah) dan kasih sayang (Rahmah).

Baca Juga: Hati-hati! Ramadan Bukan Sekadar Pindah Jam Makan: Simak Pesan Penting Agar Tak Terjebak Tradisi yang Sia-sia

Keberkahan ini tidak hanya terlihat dari sisi spiritual, tetapi juga kecukupan fisik, di mana sedikit makanan dan minuman saat sahur dan buka terasa sangat mengenyangkan berkat karunia Allah SWT.

Ustaz Khalid mengibaratkan Ramadan sebagai masa "pendaftaran resmi" untuk masuk ke dalam surga.

Baca Juga: Bukan Sekadar Menahan Lapar! Simak 5 Keutamaan Dahsyat Ibadah Puasa: Perisai Api Neraka hingga Pintu Surga Khusus 'Ar-Rayyan'

Selama 30 hari, pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat. Setiap malamnya, Allah SWT memiliki daftar hamba-hamba yang namanya dihapus dari catatan penghuni api neraka.

Momentum ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk bertobat, karena musuh utama manusia, yakni setan, sedang dibelenggu leher, tangan, dan kakinya.

Baca Juga: ⁠Pasar Takjil Jalan Kenanga Dibuka, Disperdagin Kota Blitar Ingatkan Pedagang Jaga Kualitas Mamin

Selain menahan lapar, kunci kesuksesan puasa terletak pada dua syarat mutlak: Imanan (didasari iman) dan Ihtisaban (mengharap pahala).

Ustaz Khalid mengingatkan agar puasa juga dilakukan oleh panca indera—mata dari melihat maksiat, telinga dari mendengar dusta, dan lisan dari berkata senonoh (rafat) atau sia-sia (yajhal).

Baca Juga: Pahalanya Melampaui Segala Ibadah! Inilah Keistimewaan Puasa yang Hanya Allah SWT Sendiri yang Membalasnya

Dengan menghidupkan 10 amal saleh utama, termasuk sedekah dan memberi makan orang berbuka, Ramadan diharapkan mampu mengubah karakter seseorang menjadi lebih baik secara permanen.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#penghapusan dosa #Ustaz Khalid Basalamah #pintu surga #puasa #ramadan