Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Daftar Lengkap Cabang Winter Olympics 2026 Milan Cortina, dari Speed Skating hingga Ski Mountaineering yang Debut Perdana

Axsha Zazhika • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:30 WIB

 

Daftar Lengkap Cabang Winter Olympics 2026 Milan Cortina, dari Speed Skating hingga Ski Mountaineering yang Debut Perdana
Daftar Lengkap Cabang Winter Olympics 2026 Milan Cortina, dari Speed Skating hingga Ski Mountaineering yang Debut Perdana

BLITAR - Winter Olympics 2026 Milan Cortina dipastikan menghadirkan deretan cabang olahraga musim dingin paling ekstrem, cepat, dan menegangkan di dunia. Dari speed skating yang disebut sebagai “drag race di atas es” hingga ski mountaineering yang menjalani debut Olimpiade, ajang empat tahunan ini bakal menjadi panggung adrenalin tanpa jeda.

Winter Olympics 2026 tak hanya menyuguhkan persaingan kecepatan, tetapi juga kombinasi teknik, taktik, hingga seni. Sejumlah nomor andalan seperti figure skating, alpine skiing, hingga bobsled diprediksi kembali menyedot perhatian publik global.

Berikut ulasan lengkap cabang-cabang utama di Winter Olympics 2026 Milan Cortina.

Speed Skating: Drag Race di Atas Es

Speed skating menjadi salah satu cabang paling ikonik di Winter Olympics 2026. Dalam nomor long track, atlet melaju di lintasan oval 400 meter dengan jarak lomba mulai 500 meter hingga 10.000 meter.

Setiap lomba bersifat time trial, dua atlet berada di lintasan berbeda dan bertukar jalur setiap putaran. Kesalahan kecil seperti salah pindah jalur atau melanggar start bisa membuat atlet langsung gugur dari perebutan medali.

Sementara itu, short track menghadirkan balapan dalam lintasan seukuran arena hoki. Para skater meluncur berkelompok, bahu membahu, dengan tikungan tajam hingga tangan mereka menyentuh es. Adu taktik dan kontak fisik membuat nomor ini penuh drama.

Nomor lain yang tak kalah menarik adalah team pursuit, di mana tiga atlet meluncur bergantian di depan seperti resleting berjalan. Ada pula mass start 16 lap yang diikuti dua lusin atlet sekaligus, memadukan strategi dan sprint poin.

Baca Juga: Naturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman Makin Serius! Jordi Wehrmann, Ciro Alves hingga Ricky Matsuda Siap Bela Merah Putih

Biathlon: Ski dan Menembak dalam Satu Lintasan

Biathlon menjadi cabang unik di Winter Olympics 2026 karena menggabungkan ski lintas alam dan menembak. Atlet menempuh jarak antara 7 hingga lebih dari 20 kilometer dengan membawa senapan di punggung.

Setiap atlet harus berhenti empat kali di lapangan tembak dan mengenai lima target di setiap sesi. Satu tembakan meleset berarti penalti waktu atau tambahan jarak putaran. Kombinasi stamina dan konsentrasi menjadikan biathlon salah satu cabang paling menuntut secara fisik dan mental.

Ski Jumping dan Alpine Skiing: Terbang dan Meluncur 80 Km/Jam

Ski jumping selalu menjadi tontonan paling mendebarkan. Atlet meluncur dari ramp curam dan terbang lebih dari 90 meter dengan kecepatan lebih dari 55 mph. Penilaian didasarkan pada jarak dan gaya pendaratan, termasuk posisi tubuh dan keseimbangan.

Faktor angin dan gerbang luncur juga diperhitungkan dalam sistem kompensasi nilai. Sedikit perubahan posisi bisa menentukan antara medali atau kegagalan.

Di sisi lain, alpine skiing menawarkan empat disiplin utama: slalom, giant slalom, super-G, dan downhill. Nomor downhill menjadi yang tercepat, dengan kecepatan mencapai lebih dari 80 mph. Atlet harus menaklukkan tikungan tajam dan lompatan dalam satu kali luncur yang menentukan.

Ski Mountaineering Debut di Milan Cortina

Winter Olympics 2026 juga menandai debut ski mountaineering atau skimo. Cabang ini menuntut atlet mendaki gunung menggunakan ski khusus sebelum melepas “climbing skins” dan meluncur turun dengan kecepatan tinggi.

Nomor yang dipertandingkan meliputi individual dan mixed relay dalam lintasan sprint pendek di Formio, Italia. Negara-negara pegunungan seperti Prancis, Swiss, dan Italia diprediksi mendominasi nomor ini.

Figure Skating: Seni di Ujung Pisau

Figure skating tetap menjadi cabang paling artistik. Terdapat empat disiplin: tunggal putra, tunggal putri, pairs, dan ice dance. Setiap atlet tampil dalam short program dan free skate.

Penilaian dibagi dua: elemen teknis seperti lompatan axle dan lutz, serta komponen presentasi yang mencakup ekspresi, interpretasi musik, dan koreografi. Perpaduan kekuatan atletik dan seni menjadikan figure skating sebagai magnet penonton di Winter Olympics 2026.

Baca Juga: Bukber Lebih Awal di Depot Tacik Gentong Gracia Blitar, Ada Menu Super Lezat Ayam Taliwang

Bobsled, Skeleton, dan Luge: Balap 90 Mil per Jam

Cabang sliding seperti bobsled, skeleton, dan luge menghadirkan sensasi kecepatan hingga 90 mph. Bobsled melibatkan dua hingga empat atlet dalam satu kereta aerodinamis.

Skeleton membuat atlet meluncur dengan posisi kepala di depan, sedangkan luge dilakukan dengan posisi telentang. Pada Milan Cortina, nomor mixed team juga akan hadir untuk pertama kalinya.

Dengan ragam cabang ekstrem, artistik, dan penuh strategi, Winter Olympics 2026 Milan Cortina siap menjadi pesta olahraga musim dingin paling dinanti. Satu kesalahan kecil bisa mengubah sejarah, dan satu detik bisa menentukan emas atau pulang tanpa medali.

Editor : Axsha Zazhika
#figure skating #Ski Mountaineering #Winter Olympics 2026 #milan cortina 2026 #Speed Skating