JAKARTA - John Herdman panggil 12 pemain naturalisasi untuk FIFA Series 2026 dan langsung memanaskan persiapan Timnas Indonesia. Keputusan ini sekaligus menjawab spekulasi soal perombakan skuad pasca pergantian era kepelatihan.
John Herdman panggil 12 pemain naturalisasi untuk FIFA Series 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga kontinuitas tim. Nama-nama yang selama ini menjadi tulang punggung skuad Garuda tetap dipertahankan demi stabilitas permainan dan adaptasi taktik yang lebih cepat.
Selain itu, FIFA Series 2026 juga akan menjadi ajang uji coba skema rahasia John Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut dikabarkan telah menyiapkan pendekatan taktik berbeda yang akan langsung diuji dalam turnamen internasional tersebut.
12 Pemain Naturalisasi Tetap Jadi Andalan
Dalam daftar yang dirilis, sejumlah pemain diaspora kembali mendapat kepercayaan. Mereka antara lain Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Jay Idzes, hingga Ragnar Oratmangoen.
Pemanggilan ini menegaskan bahwa Herdman tetap mengandalkan kerangka utama warisan era sebelumnya. Keputusan tersebut dinilai rasional mengingat waktu persiapan yang relatif singkat jelang FIFA Series 2026.
Kehadiran para pemain naturalisasi ini memberi keuntungan tersendiri. Mereka sudah terbiasa bermain di kompetisi Eropa dengan intensitas tinggi, sehingga adaptasi terhadap tekanan laga internasional bukan lagi persoalan besar.
Nova Arianto Jadi Asisten, Bawa Sentuhan Shin Tae-yong
Federasi juga resmi menunjuk Nova Arianto sebagai asisten pelatih. Nova dikenal sebagai tangan kanan Shin Tae-yong pada periode sebelumnya.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis. Nova memahami karakter, psikologi, serta kultur permainan para pemain Timnas Indonesia. Ia diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara Herdman dan skuad Garuda.
Kolaborasi ini diyakini memadukan taktik modern ala Eropa dengan fondasi disiplin dan mental baja yang dibangun di era Shin Tae-yong. Sinergi tersebut diharapkan menciptakan suasana ruang ganti yang harmonis sekaligus kompetitif.
Sandy Walsh Bersinar di Asia
Kabar membanggakan datang dari Sandy Walsh yang sukses mengharumkan nama Indonesia di level klub Asia. Bek kanan tersebut tampil solid bersama Buriram United hingga memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Elite.
Dalam laga penentuan pertengahan Februari 2026, Walsh bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam mengawal lini pertahanan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kualitas pemain Indonesia mampu bersaing di level elite Asia.
Pengalaman bertanding melawan klub-klub kuat Asia tentu menjadi modal berharga saat kembali membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
FIFA Series Jadi Uji Coba Skema Rahasia
Agenda pemusatan latihan telah dimulai. FIFA Series 2026 akan dimanfaatkan sebagai laboratorium taktik bagi Herdman. Ia disebut menyiapkan formasi baru dengan pola pergerakan tanpa bola yang berbeda dari sebelumnya.
Latihan tertutup digelar untuk mematangkan transisi bertahan dan memaksimalkan kecepatan lini sayap. Herdman bahkan optimistis skema barunya mampu membawa Indonesia tampil kompetitif, bahkan menargetkan hasil maksimal di ajang tersebut.
Kepercayaan diri pelatih diharapkan menular kepada para pemain. Dengan kombinasi pengalaman diaspora, sentuhan lokal Nova Arianto, serta pendekatan taktik baru, Timnas Indonesia memasuki FIFA Series 2026 dengan optimisme tinggi.
Kini publik menantikan pembuktian di lapangan. Apakah skema rahasia John Herdman benar-benar efektif? Jawabannya akan terlihat saat peluit pertandingan FIFA Series 2026 resmi dibunyikan.
Editor : Novica Satya Nadianti