Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung Waspadai Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2, Lawan Tenang yang Bisa Jadi Batu Sandungan

Edo Trianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 19:50 WIB

Persib Bandung Waspadai Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2, Lawan Tenang yang Bisa Jadi Batu Sandungan
Persib Bandung Waspadai Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2, Lawan Tenang yang Bisa Jadi Batu Sandungan

BLITAR KAWENTAR - Persib Bandung dihadapkan pada ujian serius saat bersua Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League 2. Di atas kertas, Persib Bandung memang lebih diunggulkan. Namun, laga tandang ke Thailand ini dipastikan tidak akan mudah menghadapi tim yang dikenal disiplin dan konsisten tersebut.

Persib Bandung harus benar-benar mewaspadai kekuatan Ratchaburi FC. Meski tak segemerlap klub-klub elite Asia Timur atau Timur Tengah, wakil Thailand itu justru berbahaya karena tampil tanpa beban dan jarang menjadi sorotan. Situasi ini membuat Persib Bandung dituntut tampil lebih matang, bukan sekadar mengandalkan semangat dan nama besar.

Di babak 16 besar AFC Champions League 2, detail kecil akan sangat menentukan. Persib Bandung tidak bisa hanya membaca pertandingan dari reputasi atau nilai pasar skuad. Ratchaburi FC datang sebagai tim yang terbiasa bertahan dalam tekanan, bermain disiplin, dan memaksimalkan setiap peluang yang ada.

Ratchaburi FC, Produk Matang Sepak Bola Thailand

Ratchaburi FC berdiri pada 2004 dan berkembang pesat dalam dua dekade terakhir. Mereka promosi secara bertahap hingga menjuarai Thai League 2 musim 2011-2012. Puncak pencapaian mereka hadir saat meraih Thai FA Cup 2016, yang menandai status mereka sebagai salah satu kekuatan mapan di Thailand.

Perkembangan sepak bola Thailand dalam satu dekade terakhir memang signifikan. Kompetisi domestik semakin profesional, manajemen klub lebih tertata, dan pembinaan pemain berjalan konsisten. Ratchaburi FC menjadi salah satu representasi sukses dari sistem tersebut.

Saat ini, Ratchaburi menempati posisi kedua klasemen sementara Thai League dengan 29 poin dari 15 pertandingan. Memang jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Buriram United, cukup lebar. Namun status sebagai “best of the rest” menunjukkan konsistensi mereka sebagai tim papan atas yang stabil.

Dragon Solar Park, Tekanan dari Tribun Dekat

Persib Bandung akan lebih dulu menjalani leg pertama di markas Ratchaburi, Dragon Solar Park. Stadion berkapasitas sekitar 13.000 penonton itu memang tidak besar. Namun jarak tribun yang dekat dengan lapangan kerap menciptakan atmosfer menekan bagi tim tamu.

Banyak klub Thailand datang dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi pulang dengan hasil kurang memuaskan. Tekanan suporter tuan rumah sering kali memengaruhi fokus lawan sejak menit awal. Bagi Persib, laga tandang ini akan menjadi ujian mental sekaligus taktik.

Skema 4-3-3 yang Disiplin dan Cepat

Di bawah arahan pelatih Worawood Srimaka, Ratchaburi FC mengusung skema 4-3-3 yang dijalankan secara konsisten. Pola permainan mereka cepat, lugas, dan minim sentuhan berlebihan. Begitu menguasai bola, aliran serangan langsung diarahkan ke sisi sayap.

Overlap fullback menjadi senjata utama. Kevin Deeromram di sisi kiri kerap aktif membantu serangan. Ia agresif dalam duel dan berani mengambil risiko untuk menusuk pertahanan lawan. Pergerakannya sering kali membuat struktur pertahanan lawan goyah.

Di lini depan, Denilson Junior menjadi tumpuan. Striker asal Brasil itu bukan tipe target man statis. Ia aktif bergerak membuka ruang dan berbahaya dalam situasi transisi cepat. Ketika pertahanan kehilangan fokus sepersekian detik, Denilson bisa langsung menghukum.

Sistem Lebih Penting dari Nama Besar

Jika melihat nilai pasar, total skuad Ratchaburi berada di kisaran Rp91 miliar. Angka itu masih di bawah Persib Bandung yang menembus sekitar Rp134 miliar. Namun sepak bola Asia tidak semata ditentukan nominal.

Ratchaburi tidak bergantung pada satu atau dua bintang. Distribusi gol mereka relatif merata. Setiap lini memiliki kontribusi, sehingga sulit diprediksi dan tidak mudah dimatikan hanya dengan satu pendekatan taktik.

Keuntungan bagi Persib adalah kesempatan memainkan leg kedua di kandang sendiri. Namun keuntungan itu hanya berarti jika leg pertama di Thailand bisa dilewati dengan hasil positif atau minimal menjaga selisih gol.

Ujian Kedewasaan Maung Bandung

Bagi Persib Bandung, laga ini bukan sekadar soal lolos atau tersingkir. Ini adalah ujian kedewasaan sebagai tim yang ingin berbicara banyak di level Asia. Menghadapi lawan yang tenang, disiplin, dan tahu apa yang diinginkan menuntut fokus penuh sepanjang pertandingan.

Ratchaburi diprediksi akan menaikkan tempo sejak awal dan menekan melalui sisi lapangan. Satu kesalahan transisi, satu duel yang kalah, atau satu momen kehilangan konsentrasi bisa mengubah arah pertandingan.

Namun optimisme tetap ada. Persib Bandung musim ini tampil lebih terstruktur dan matang dalam mengelola tekanan. Jika mampu bermain dengan kepala dingin dan menjaga identitas permainan, peluang untuk melangkah ke perempat final AFC Champions League 2 tetap terbuka.

Asia memang panggung keras. Tetapi justru di panggung seperti inilah karakter Maung Bandung akan diuji dan dibuktikan.

Editor : Edo Trianto
#ratchaburi fc #Denilson Junior #afc champions league 2 #Dragon Solar Park #persib bandung