Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung vs Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2: Terhindar Pohang Steelers, Waspada Denilson Junior!

Edo Trianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 20:00 WIB

Persib Bandung vs Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2: Terhindar Pohang Steelers, Waspada Denilson Junior!
Persib Bandung vs Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League 2: Terhindar Pohang Steelers, Waspada Denilson Junior!

BLITAR KAWENTAR - Persib Bandung vs Ratchaburi FC resmi menjadi salah satu laga panas babak 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025-2026. Sebagai juara Grup G, Persib Bandung mendapat lawan wakil Thailand yang tengah berada dalam performa terbaiknya musim ini.

Persib Bandung vs Ratchaburi FC dinilai sebagian kalangan sebagai undian yang menguntungkan. Apalagi Maung Bandung sebelumnya sukses menaklukkan Bangkok United dua kali di fase grup. Namun anggapan tersebut tak sepenuhnya tepat. Ratchaburi FC musim ini justru tampil lebih stabil dibanding Bangkok United di kompetisi domestik.

Dalam drawing AFC Champions League 2 yang dilakukan legenda Persib, Atep, Maung Bandung terhindar dari raksasa Korea Selatan, Pohang Steelers. Di bagan zona timur, Pohang Steelers harus langsung bentrok dengan Gamba Osaka sehingga salah satu tim kuat sudah pasti tersingkir lebih awal. Situasi ini membuka peluang, tetapi tetap menyisakan tantangan besar di babak berikutnya.

Jadwal Dua Leg dan Keuntungan Persib

Laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC akan digelar dalam dua leg. Pertandingan pertama berlangsung di Thailand pada 11 Februari 2026. Leg kedua digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026.

Sebagai juara grup, Persib berhak memainkan leg penentuan di kandang. Keuntungan ini bisa menjadi faktor krusial jika mampu mencuri hasil positif di Thailand.

Namun ada catatan penting. Jadwal leg kedua berdekatan dengan pertandingan domestik melawan Borneo FC. Jika tidak ada penyesuaian jadwal, kondisi fisik pemain bisa terdampak. Dukungan federasi sangat dibutuhkan demi menjaga performa wakil Indonesia di Asia.

Performa Ratchaburi Sedang Menanjak

Ratchaburi FC bukan nama sebesar Buriram United atau BG Pathum United. Namun musim ini mereka tampil konsisten. Hingga pertengahan musim, Ratchaburi berada di posisi kedua Thai League dengan catatan sembilan kemenangan, dua seri, dan empat kekalahan. Mereka mencetak 25 gol dan hanya kebobolan 13 kali.

Menariknya, posisi mereka tiga tingkat di atas Bangkok United. Artinya, Ratchaburi tak bisa disamakan dengan lawan yang sudah pernah dikalahkan Persib di fase grup.

Dari sisi valuasi skuad, Ratchaburi memang berada di angka sekitar Rp91,25 miliar, masih di bawah Persib Bandung yang menyentuh Rp134,1 miliar. Namun nilai pasar bukan jaminan mutlak di kompetisi Asia.

Baca Juga: NOC Indonesia Protes! Timnas Indonesia U23 Buka Peluang Tampil di Asian Games 2026, Erick Thohir Jawab Tuduhan Malaysia

Denilson Junior, Mesin Gol Berbahaya

Nama pertama yang wajib diwaspadai dalam duel Persib Bandung vs Ratchaburi FC adalah Denilson Junior. Striker asal Brasil ini tampil tajam musim ini dengan torehan 14 gol dan delapan assist dari 19 pertandingan.

Produktivitas tersebut menjadikannya pusat serangan utama Ratchaburi. Ia bukan hanya finisher, tetapi juga mampu membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan setim.

Selain Denilson, ada Ihsan Fandi yang juga produktif. Kemudian Nyifa Rakoto Harimalala, Negueba, serta gelandang lokal seperti Tanawat dan Tosawat yang memperkuat timnas Thailand. Kombinasi pemain asing dan lokal berpengalaman membuat rata-rata usia skuad mereka mencapai 30 tahun, menandakan kematangan dan pengalaman.

Ada pula nama Faiq Bolkiah, pemain yang dikenal sebagai pesepak bola terkaya di dunia karena latar belakang keluarga kerajaan Brunei. Namun kontribusinya musim ini belum signifikan sehingga tak menjadi ancaman utama.

Skema Taktik dan Celah yang Bisa Dimanfaatkan

Ratchaburi dilatih oleh Worawut Srimaka yang menerapkan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Mereka mengandalkan pertahanan solid dan transisi cepat, dengan target utama mengalirkan bola ke Denilson Junior.

Kekuatan utama mereka ada di lini serang. Namun bukan berarti tanpa kelemahan. Dalam beberapa laga, Ratchaburi terlihat kesulitan saat menghadapi tim dengan pressing tinggi.

Ini bisa menjadi celah bagi Persib Bandung. Saat menghadapi Bangkok United di GBLA, Persib sukses menerapkan high pressing yang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Formula serupa berpotensi kembali efektif.

Dengan pemain seperti Eliano Reijnders, Ciro Alves, hingga lini tengah enerjik, Persib memiliki kapasitas menjalankan pressing disiplin sepanjang laga.

Faktor Non-Teknis dan Dukungan Bobotoh

Selain faktor teknis, ada potensi kendala non-teknis. Pada laga sebelumnya di GBLA sempat terjadi insiden flare yang berpotensi memicu sanksi pengurangan kapasitas stadion. Jika terjadi, hal itu bisa menjadi kerugian besar bagi Persib di leg kedua.

Dukungan Bobotoh tetap menjadi kunci. Atmosfer penuh di GBLA bisa menjadi pembeda dalam laga krusial seperti ini.

Pada akhirnya, Persib Bandung vs Ratchaburi FC bukan duel mudah. Wakil Thailand sedang berada di puncak performa. Namun dengan komposisi skuad yang lebih dalam, pengalaman fase grup, serta peluang bermain di kandang pada leg kedua, Maung Bandung punya modal kuat untuk melangkah ke perempat final AFC Champions League 2.

Editor : Edo Trianto
#Persib Bandung vs Ratchaburi FC #Denilson Junior #afc champions league 2 #drawing acl 2 #stadion gbla