JAKARTA - Arema FC bersiap menghadapi tantangan berat di bulan Ramadan pada ajang Super League 2025/2026. Dalam periode tersebut, Arema FC dijadwalkan menjalani empat pertandingan dengan tiga laga tandang dan hanya satu pertandingan kandang.
Situasi ini membuat manajemen Arema FC bergerak cepat. Demi menjaga performa tim selama Ramadan, manajemen memastikan akan memberikan pelayanan maksimal atau full service kepada para pemain. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kondisi fisik dan mental skuad Singo Edan agar tetap kompetitif.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan komitmen manajemen dalam mendukung tim. Ia menyebut, target utama tetap meraih tiga poin di setiap pertandingan, termasuk laga tandang yang dikenal berat.
“Pokoknya full service lah kita. Karena kita harus mendapat tiga poin, tak terkecuali di laga away. Harapannya laga away ini kembali berbuah tiga poin,” ujar Yusrinal.
Empat Laga Berat di Bulan Ramadan
Arema FC memang menghadapi jadwal yang tidak ringan. Dari empat pertandingan selama Ramadan, tiga di antaranya dimainkan di kandang lawan. Artinya, perjalanan panjang dan adaptasi kondisi lapangan akan menjadi tantangan tersendiri.
Bermain tandang saat menjalani ibadah puasa membutuhkan manajemen kebugaran yang ekstra. Oleh karena itu, dukungan logistik, nutrisi, hingga pemulihan pemain menjadi perhatian serius manajemen.
Dengan skema full service tersebut, Arema FC berharap para pemain tetap fokus pada pertandingan dan tidak terbebani faktor nonteknis. Konsistensi performa menjadi kunci agar posisi di klasemen tetap terjaga hingga akhir musim Super League 2025/2026.
Arema FC Pagari Luis Gustavo
Di tengah fokus menghadapi jadwal padat Ramadan, Arema FC juga mulai menyusun rencana untuk musim mendatang. Meski kompetisi belum selesai, manajemen sudah mengambil langkah strategis dengan memagari salah satu pemain asingnya.
Pemain yang dimaksud adalah Luis Gustavo, bek asal Brasil yang menjadi bagian penting skuad Singo Edan pada putaran pertama. Kontrak Luis Gustavo bersama Arema FC diketahui akan berakhir di penghujung musim 2025/2026.
Manajemen disebut telah membuka komunikasi untuk membahas perpanjangan kontrak sang pemain. Langkah ini diambil karena performa Luis Gustavo dinilai memuaskan sebelum mengalami cedera.
Pada putaran pertama Super League 2025/2026, Luis Gustavo tampil cukup solid di lini belakang. Namun, ia tidak didaftarkan pada putaran kedua karena mengalami cedera robekan ligamen anterior cruciate ligament (ACL).
Kabar rencana perpanjangan kontrak ini juga mencuat dari akun Instagram yang kerap membahas isu transfer sepak bola nasional. Disebutkan bahwa Arema FC telah melakukan komunikasi awal untuk mempertahankan bek bernilai pasar sekitar Rp2,17 miliar tersebut.
Strategi Jangka Panjang Singo Edan
Langkah Arema FC memagari Luis Gustavo menunjukkan keseriusan manajemen dalam menjaga stabilitas tim. Meski sang pemain tengah menjalani pemulihan cedera ACL, manajemen tampaknya tetap percaya pada kontribusinya untuk jangka panjang.
Keputusan memperpanjang kontrak pemain yang sedang cedera tentu memiliki risiko. Namun hal itu juga menjadi sinyal bahwa Arema FC ingin membangun fondasi tim yang solid dan tidak sekadar berorientasi jangka pendek.
Di sisi lain, kebijakan full service selama Ramadan memperlihatkan perhatian manajemen terhadap kesejahteraan pemain. Kombinasi dukungan penuh dan perencanaan matang untuk musim depan menjadi bukti bahwa Arema FC tidak ingin berjalan di tempat.
Bulan Ramadan kerap menjadi periode krusial dalam kompetisi sepak bola nasional. Tim yang mampu menjaga konsistensi performa biasanya akan mendapat keuntungan signifikan dalam perebutan posisi klasemen.
Bagi Arema FC, empat laga selama Ramadan bisa menjadi momentum penting. Jika mampu meraih hasil positif, Singo Edan berpeluang memperbaiki posisi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri jelang fase akhir Super League 2025/2026.
Kini, publik menantikan bagaimana implementasi full service manajemen terhadap performa tim di lapangan. Selain itu, kepastian kontrak Luis Gustavo juga menjadi isu menarik yang akan terus dipantau Aremania dalam waktu dekat.
Arema FC tampaknya tidak hanya fokus pada pertandingan demi pertandingan, tetapi juga mulai menyiapkan puzzle untuk musim berikutnya. Strategi jangka pendek dan panjang berjalan beriringan demi menjaga eksistensi Singo Edan di level tertinggi sepak bola nasional.
Editor : Anggi Septian A.P.