JAKARTA - Benjamin Sesco kembali mencuri perhatian bersama Manchester United. Striker muda asal Slovenia itu menjadi pahlawan kemenangan saat Setan Merah menundukkan Everton 1-0 pada Selasa, 24 Februari 2026 dini hari WIB. Di balik performa impresif Benjamin Sesco bersama Manchester United, tersimpan kerja keras yang jarang tersorot publik.
Benjamin Sesco tampil sebagai supersub efektif di era kepelatihan Michael Carrick. Gol tunggalnya ke gawang Everton memastikan Manchester United menjaga tren positif sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam pertandingan beruntun di Premier League. Ketajaman Benjamin Sesco pun kini menjadi buah bibir di kalangan pendukung Manchester United.
Masuk menggantikan Amad pada menit ke-57 di Hal Dickinson Stadium, Benjamin Sesco langsung memberi dampak nyata. Hanya 13 menit berada di lapangan, ia sukses memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali umpan panjang Matheus Cunha dan disempurnakan assist Bryan Mbeumo. Gol tersebut menjadi yang ketiga bagi Sesco dalam empat laga terakhir sebagai pemain pengganti.
Rahasia Ketajaman Benjamin Sesco
Alih-alih membicarakan insting alaminya sebagai striker, Benjamin Sesco justru mengungkap rahasia di balik peningkatan performanya. Ia menyebut peran penting Travis Binnion, staf kepelatihan yang sebelumnya menangani tim U-21 Manchester United.
“Travis bekerja dengan saya setelah latihan. Kami fokus pada pergerakan di kotak penalti, sentuhan pendek, dan situasi cepat karena di Premier League Anda tidak punya banyak waktu,” ujar Sesco.
Latihan tambahan itu dinilai krusial dalam membentuk ketajamannya. Sepanjang 2026, tak ada pemain yang mencetak gol non-penalti lebih banyak dari Sesco di Premier League. Total lima gol sudah ia bukukan, termasuk gol dramatis kontra Fulham serta gol penyeimbang di masa injury time saat menghadapi West Ham.
Menariknya, dalam enam laga awal era Carrick, Sesco selalu memulai pertandingan dari bangku cadangan. Namun, pemain 22 tahun itu tak mempermasalahkan statusnya sebagai pelapis.
“Saya tidak berpikir harus selalu jadi starter. Ketika pelatih memutuskan saya bermain, entah lima menit atau lebih, saya akan memanfaatkannya,” tegasnya.
Sikap profesional tersebut menjadi nilai tambah bagi Manchester United yang kini bertengger di posisi keempat klasemen sementara, unggul tiga poin atas Chelsea dan Liverpool dalam persaingan papan atas.
Manchester United Incar Alejandro Balde
Di tengah performa impresif di lini depan, Manchester United juga bersiap memperkuat sektor pertahanan. Nama Alejandro Balde dari Barcelona mencuat sebagai target utama untuk posisi bek kiri.
Menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona berpotensi melepas Balde pada bursa transfer musim panas. Di bawah asuhan Hansi Flick, Balde tak lagi menjadi starter otomatis. Dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat Barcelona menang atas Levante, ia bahkan tidak dimainkan dan posisinya digantikan Joao Cancelo.
Musim ini Balde mencatatkan tiga assist dari 32 penampilan. Meski masih dianggap aset penting, inkonsistensi performa serta perubahan skema taktik membuat peluang transfer terbuka. Nilai pasar bek muda tersebut diperkirakan berada di kisaran 40 juta euro.
Manchester United disebut telah membahas nama Balde secara internal sebagai solusi jangka panjang di sisi kiri pertahanan, menggantikan Luke Shaw yang kerap dibekap cedera. Meski belum ada tawaran resmi, manajemen klub dikabarkan tengah memfinalisasi proposal sebelum membuka negosiasi dengan Barcelona.
Bruno Fernandes Prioritaskan Liga Champions
Sementara itu, kabar lain datang dari kapten tim Bruno Fernandes. Gelandang asal Portugal itu dikabarkan tetap memprioritaskan bertahan di Old Trafford, dengan syarat Manchester United lolos ke Liga Champions musim depan.
Sempat diminati klub-klub Liga Pro Saudi, Fernandes memilih setia apabila target kompetisi Eropa tercapai. Sejak bergabung dari Sporting Lisbon pada Januari 2020, ia telah mencetak 104 gol dan 99 assist di semua kompetisi. Musim ini saja, ia membukukan enam gol dan 13 assist dari 25 penampilan.
Kontrak Fernandes masih berlaku hingga Juni 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Situasi ini membuat posisi Manchester United relatif aman dalam mempertahankan sang kapten, terlebih setelah kepergian Casemiro yang berstatus bebas transfer.
Kemenangan atas Everton membuat Manchester United semakin dekat dengan Aston Villa di posisi ketiga, hanya terpaut tiga poin. Di bawah asuhan Carrick, Setan Merah mengumpulkan 13 poin dari lima laga liga terakhir.
Dengan Benjamin Sesco yang semakin tajam, rencana transfer Alejandro Balde, serta komitmen Bruno Fernandes, Manchester United menunjukkan sinyal kebangkitan serius dalam perburuan tiket Liga Champions dan persaingan papan atas Premier League musim ini.
Editor : Anggi Septian A.P.