Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Keputusan Mengejutkan! Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Sampai Akhir Musim, Bonek Kena Imbas Usai Insiden Petasan dan Ujaran Kebencian

Novica Satya Nadianti • Minggu, 8 Maret 2026 | 16:40 WIB

 

Persebaya tutup Tribun Utara GBT hingga akhir musim setelah insiden petasan dan ujaran kebencian. Kebijakan ini langsung memicu reaksi Bonek.
Persebaya tutup Tribun Utara GBT hingga akhir musim setelah insiden petasan dan ujaran kebencian. Kebijakan ini langsung memicu reaksi Bonek.

SURABAYA – Keputusan mengejutkan diambil manajemen Persebaya Surabaya. Klub berjuluk Bajul Ijo itu resmi menutup Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo hingga akhir musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2025–2026.

Penutupan Tribun Utara GBT tersebut langsung memicu perbincangan luas di kalangan Bonek, suporter fanatik Persebaya.

Kebijakan ini diumumkan secara resmi oleh manajemen klub melalui akun Instagram resmi mereka pada Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Baca Juga: Persib Bandung Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Persik Kediri, Julio Cesar Pulih dari Cedera, Bojan Hodak Bingung Tentukan Starting Line Up

Dalam pernyataan tersebut, manajemen menegaskan bahwa keputusan penutupan Tribun Utara GBT bukan berasal dari hukuman Komite Disiplin PSSI.

Langkah tersebut murni merupakan inisiatif internal klub setelah mempertimbangkan aspek keamanan serta kenyamanan selama pertandingan.

Manajemen Persebaya menilai kondisi di tribun tersebut sudah melewati batas setelah terjadi sejumlah kejadian pada pertandingan sebelumnya.

Baca Juga: Persib vs Persebaya 2-2: Gol Kakang Dianulir, Bung Binder Soroti Keputusan Wasit dan Dominasi Maung Bandung

Insiden Petasan dan Ujaran Kebencian Jadi Pemicu

Manajemen klub menyebut maraknya penyalaan petasan serta hasutan berupa kebencianan kebencian menjadi alasan utama penutupan Stadion Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo.

Insiden itu terjadi pada pertandingan yang digelar Senin, 2 Maret 2026 lalu. Dalam laga tersebut, sejumlah suporter di Tribun Utara menyalakan petasan secara masif dan melontarkan provokasi verbal yang dinilai berpotensi memicu kericuhan.

Situasi tersebut langsung menjadi perhatian serius pihak klub. Setelah melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian serta berbagai pemangku kepentingan penyelenggara pertandingan, manajemen akhirnya mengambil langkah tegas.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Kalahkan Chelsea 2-1 di Derby London, Comeback Manchester United Dramatis Lawan Crystal Palace

“Persebaya menutup Tribun Utara GBT hingga akhir musim 2025–2026,” tulis manajemen dalam pernyataan resmi mereka.

Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak akan mengambil tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.

Berlaku Mulai Laga Kontra Persita

Kebijakan penutupan Tribun Utara GBT akan mulai diberlakukan pada pertandingan kandang Persebaya berikutnya.

Baca Juga: Kontroversi Bernardo Tavares vs Persib Bandung Memanas, PSSI Diminta Bertindak! Di Tengah Rumor Joey Pelupesi, Exel Runtukahu, hingga Federico Barba

Pertandingan tersebut adalah saat Persebaya menjamu Persita Tangerang pada 4 April 2026. Sejak laga tersebut, area stadion Tribun Utara akan disterilkan dari penonton.

Artinya, selama empat pertandingan kandang terakhir Persebaya musim ini, tribun tersebut akan dibiarkan kosong.

Selain Persita, Bajul Ijo masih digelar menjamu beberapa tim kuat lainnya di kandang sendiri, seperti Madura United, PSBS Biak, dan Persik Kediri.

Baca Juga: Persib Bandung vs Persebaya Memanas di Super League 2025-2026, Federico Barba Santai Soal Ramadan, Ramon Tanque Siap Jadi Ancaman

Manajemen berharap langkah ini bisa menjadi refleksi bersama bagi para Bonek agar dukungan kepada tim tetap berlangsung dalam suasana yang aman dan positif.

Persebaya Fokus Hadapi Borneo FC

Di tengah polemik penutupan tribun, Persebaya juga tengah bersiap menghadapi laga penting melawan Borneo FC Samarinda dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025–2026.

Pertandingan pekan ke-25 tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Baca Juga: Ratusan Tukang Becak di Blitar Terima Becak Listrik Senilai Rp22 Juta per Unit

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui laga ini akan menjadi ujian berat bagi timnya. Pasalnya, Borneo FC saat ini berada di papan atas klasemen.

Tim berjuluk Pesut Etam yang dibor Fabio Lefundes menempati posisi ketiga dengan koleksi 50 poin.

Tavares pun memastikan penginapan tidak datang ke Samarinda tanpa persiapan yang matang.

Baca Juga: Duet Korea Kembali ! Yom Hye-Seon Gabung Jakarta Pertamina Enduro, Megawati Siap Guncang Final Four Proliga 2026

“Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan,” ujar Tavares.

Evaluasi Usai Imbang Lawan Persib

Pelatih asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa tim telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah laga sebelumnya melawan Persib Bandung yang berakhir imbang 2-2.

Menurutnya, pertandingan tersebut memberikan banyak pelajaran penting bagi Persebaya.

Baca Juga: Pedro Acosta Puncaki Klasemen MotoGP 2026! Rider KTM Ini Percaya Diri Menuju Seri Brasil Setelah Duel Sengit Lawan Marc Marquez

Ia menilai beberapa kesalahan yang terjadi pada laga tersebut tidak boleh terulang kembali saat menghadapi Borneo FC.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Tavares adalah kemampuan pemain Borneo FC dalam melepaskan tembakan jarak jauh yang sering menjadi ancaman bagi lawan.

“Kita tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak,” tegasnya.

Baca Juga: Fenomena Cinlok Badminton di Pelatnas: Dari Alan Budikusuma–Susi Susanti hingga Leo Rolly Carnando dan Indah Cahya, Cinta Bersemi di Lapangan

Meski bermain di Samarinda dikenal tidak mudah, Tavares tetap optimistis timnya bisa tampil kompetitif. Ia menilai Persebaya memiliki modal positif setelah mampu mempertahankan imbang pemimpin klasemen pada pertandingan sebelumnya.

Dengan fokus, disiplin, serta konsistensi permainan yang lebih baik, Bajul Ijo berharap bisa membawa pulang hasil positif dari kandang Pesut Etam.

Editor : Anggi Septian A.P.
#gelora bung tomo #Borneo FC Samarinda #Bernardo Tavares #persebaya surabaya