JAKARTA – Arema FC kembali menjadi sorotan setelah kekalahan dramatis 3-4 dari Bali United dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan. Hasil tersebut membuat pelatih Arema FC, Marcos Santos, langsung melakukan evaluasi terhadap performa para pemainnya.
Menurut Marcos Santos, Arema FC tidak tampil maksimal terutama pada babak pertama. Hal itu membuat Bali United mampu memanfaatkan peluang dan mencetak gol lebih dahulu. Situasi tersebut menjadi salah satu penyebab kekalahan Singo Edan dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Pelatih asal Brasil itu menilai penampilan timnya di awal pertandingan masih jauh dari harapan. Ia menyebut para pemain kurang fokus sehingga lawan mampu mengendalikan permainan sejak awal laga.
“Penampilan kami di babak pertama kurang bagus. Itu menyulitkan tim. Namun di babak kedua kami bisa bermain lebih baik,” ujar Marcos Santos dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan BRI Super League tersebut.
Babak Pertama Jadi Titik Lemah Arema FC
Marcos Santos menilai masalah utama Arema FC dalam beberapa pertandingan terakhir adalah performa yang kurang konsisten sejak awal laga. Ia mengakui timnya kerap kesulitan di babak pertama sehingga harus tertinggal lebih dulu dari lawan.
Dalam pertandingan melawan Bali United, dua gol yang tercipta pada fase awal pertandingan membuat tekanan terhadap Arema FC semakin besar. Situasi tersebut memaksa tim untuk bekerja lebih keras pada babak kedua demi mengejar ketertinggalan.
Masalah ini bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya di BRI Super League, Arema FC juga mengalami situasi serupa.
Salah satu contohnya saat menghadapi Borneo FC. Dalam pertandingan tersebut, Arema FC harus menelan kekalahan 1-3 setelah lawan mampu mencetak gol pada menit ke-7, menit ke-26, dan menit ke-42.
Gol cepat yang dicetak lawan membuat Singo Edan sulit mengembangkan permainan. Akibatnya, Arema FC kembali harus bermain di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Hal serupa juga terjadi ketika Arema FC menjalani laga tandang melawan Madura United. Pada pertandingan tersebut, tim tuan rumah mampu mencetak gol pada menit 45+1, yang kembali memperlihatkan lemahnya konsentrasi pemain Arema FC pada momen-momen krusial.
Marcos Santos Targetkan Konsistensi Permainan
Melihat pola yang terus berulang tersebut, Marcos Santos menegaskan bahwa tim pelatih akan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Fokus utama adalah meningkatkan konsentrasi pemain sejak awal pertandingan hingga peluit akhir.
Ia menilai konsistensi menjadi kunci bagi Arema FC untuk kembali bersaing di papan atas klasemen BRI Super League.
Marcos juga menegaskan bahwa tim pelatih akan bekerja keras untuk memperbaiki mental dan kesiapan pemain menjelang pertandingan selanjutnya.
“Kami harus siap dan fokus untuk memperbaiki mental pemain agar bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” kata Marcos.
Pelatih Arema FC itu berharap evaluasi yang dilakukan dapat membawa perubahan positif bagi performa tim dalam beberapa laga mendatang.
Pemain Senior Akui Ada Masalah Performa
Sementara itu, pemain senior Arema FC, Julian Guevara, juga mengakui bahwa timnya sedang mengalami masalah performa dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurut pemain asal Kolombia tersebut, para pemain menyadari bahwa penampilan tim belum berada pada level terbaik. Karena itu, seluruh pemain harus bekerja sama untuk bangkit dari situasi ini.
Guevara menegaskan bahwa sebagai pemain senior ia memiliki tanggung jawab untuk membantu tim keluar dari periode sulit.
“Kami sebagai pemain tahu ada masalah performa dalam tiga pertandingan terakhir. Kami harus bangkit bersama,” ujar Julian Guevara.
Ia juga berharap seluruh pemain Arema FC dapat memperbaiki permainan agar mampu kembali bersaing di papan atas klasemen BRI Super League.
Menurutnya, kerja keras dan kekompakan tim menjadi kunci untuk mengembalikan performa Singo Edan pada pertandingan berikutnya.
Jika mampu memperbaiki konsistensi permainan sejak awal laga, bukan tidak mungkin Arema FC kembali meraih hasil positif dan memperbaiki posisi mereka di klasemen kompetisi musim ini.
Editor : Anggi Septian A.P.