Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjalanan Karier Kylian Mbappe: Dari Bocah Pinggiran Paris yang Mengidolakan Cristiano Ronaldo hingga Menjadi Superstar Sepak Bola Dunia

Anggi Septian A.P. • Selasa, 10 Maret 2026 | 19:35 WIB

 

Perjalanan Karier Kylian Mbappe: Dari Bocah Pinggiran Paris yang Mengidolakan Cristiano Ronaldo hingga Menjadi Superstar Sepak Bola Dunia
Perjalanan Karier Kylian Mbappe: Dari Bocah Pinggiran Paris yang Mengidolakan Cristiano Ronaldo hingga Menjadi Superstar Sepak Bola Dunia

BLITAR KAWENTAR - Perjalanan karier Kylian Mbappe menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia sepak bola modern. Dari seorang bocah yang tumbuh di pinggiran Kota Paris, Mbappe kini menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Nama Mbappe sering masuk dalam perdebatan publik sepak bola ketika membahas generasi penerus era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Meski demikian, bagi Mbappe sendiri, Cristiano Ronaldo tetap menjadi sosok panutan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kariernya.

Dalam berbagai kesempatan, Mbappe mengaku bahwa Ronaldo adalah idolanya sejak kecil. Bahkan sejumlah kebiasaan hidup sehat yang dijalani Mbappe, seperti menghindari minuman beralkohol dan menjaga pola hidup disiplin, terinspirasi dari gaya hidup sang legenda Portugal tersebut.

Kisah perjalanan karier Kylian Mbappe sebenarnya dimulai dari sebuah kawasan sederhana bernama Bondy, sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Paris.

Lahir dari Keluarga Olahraga

Kylian Mbappe lahir pada 20 Desember 1998 dari pasangan Wilfried Mbappe dan Fayza Lamari. Ayahnya berasal dari Kamerun dan bekerja sebagai pelatih akademi sepak bola lokal, sementara ibunya adalah mantan atlet bola tangan keturunan Aljazair.

Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia olahraga membuat Mbappe sudah akrab dengan sepak bola sejak kecil. Bahkan sang ayah mulai melatihnya teknik dasar sepak bola sejak usia sangat muda.

Mulai dari cara mengontrol bola, mengatur pernapasan saat bermain, hingga teknik melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, semuanya diajarkan langsung oleh ayahnya.

Ambisi sang ayah cukup besar. Ia ingin anaknya mencapai level yang jauh lebih tinggi dibanding dirinya yang hanya berkarier di klub amatir.

Bakat Mbappe Muncul Sejak Usia Dini

Mbappe memulai karier sepak bolanya di klub lokal AS Bondy, tempat ayahnya menjadi pelatih akademi. Sejak usia enam tahun, bakat Mbappe sudah terlihat menonjol dibandingkan anak-anak seusianya.

Kemampuan teknik, kecepatan, serta insting mencetak gol membuatnya menjadi pemain paling mencolok di akademi tersebut. Berbagai penghargaan dan trofi tingkat junior berhasil ia raih.

Performa gemilang itu membuat Mbappe kemudian direkrut oleh akademi sepak bola terkenal di Prancis, Clairefontaine. Akademi ini dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain besar tim nasional Prancis.

Di Clairefontaine, bakat Mbappe semakin berkembang. Pelatih akademi saat itu melihat potensi besarnya sebagai pemain lini serang yang bisa bermain di berbagai posisi.

Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan naluri mencetak golnya bahkan sempat dibandingkan dengan kombinasi gaya bermain Neymar dan Thierry Henry.

Monaco Jadi Panggung Awal Karier Profesional

Setelah lulus dari akademi Clairefontaine, Mbappe bergabung dengan AS Monaco pada tahun 2013. Klub tersebut dikenal sebagai tempat berkembangnya banyak pemain muda berbakat.

Butuh waktu sekitar dua tahun hingga Mbappe akhirnya mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Monaco.

Pada musim 2015/2016, pelatih Leonardo Jardim mulai memberikan kesempatan bermain kepada Mbappe. Ia bahkan mencatatkan debut di usia 16 tahun 347 hari, memecahkan rekor Thierry Henry sebagai debutan termuda Monaco.

Karier Mbappe semakin melejit pada musim 2016/2017. Saat itu ia mencetak banyak gol penting dan membantu Monaco menjuarai Liga Prancis sekaligus menembus semifinal Liga Champions.

Penampilan luar biasa itu membuat namanya langsung menjadi incaran klub-klub besar Eropa.

PSG Pecahkan Rekor Transfer Mbappe

Pada bursa transfer musim panas 2017, sejumlah klub raksasa seperti Real Madrid, Barcelona, Manchester United, dan Paris Saint-Germain berlomba-lomba mendapatkan tanda tangan Mbappe.

Akhirnya PSG berhasil mengamankan jasanya dengan skema pinjaman yang kemudian dipermanenkan dengan nilai transfer sekitar 180 juta euro.

Transfer tersebut menjadikan Mbappe sebagai salah satu pemain termahal dalam sejarah sepak bola dunia.

Bersama PSG, Mbappe berkembang menjadi mesin gol yang konsisten. Ia mencetak puluhan gol setiap musim dan menjadi pemain kunci bagi klub raksasa Prancis tersebut.

Juara Dunia di Usia Muda

Salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan karier Kylian Mbappe terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Saat itu Mbappe yang masih berusia 19 tahun tampil luar biasa bersama Timnas Prancis. Ia mencetak empat gol sepanjang turnamen, termasuk satu gol di partai final melawan Kroasia.

Gol tersebut membantu Prancis meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.

Sejak saat itu, Mbappe semakin diakui sebagai salah satu pemain terbaik generasi baru sepak bola dunia.

Meski telah meraih banyak trofi domestik bersama PSG, Mbappe masih memiliki satu mimpi besar yang belum tercapai: menjuarai Liga Champions dan bermain untuk Real Madrid, klub yang telah lama ia idolakan sejak kecil.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Perjalanan karier Mbappe #cristiano ronaldo #Paris Saint Germain #piala dunia 2018 #kylian mbappe