BLITAR KAWENTAR - Nama Kylian Mbappe pemain terbaik dunia kini semakin sering dibicarakan dalam percakapan sepak bola global. Penyerang asal Prancis tersebut dianggap sebagai salah satu kandidat kuat penerus era dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Di usia yang masih relatif muda, Mbappe telah menorehkan banyak prestasi luar biasa. Ia menjadi juara Piala Dunia bersama Prancis pada usia 19 tahun, meraih berbagai gelar domestik bersama Paris Saint-Germain, hingga menjadi top skor Piala Dunia 2022 di Qatar.
Prestasi tersebut membuat banyak pengamat sepak bola menilai bahwa Kylian Mbappe pemain terbaik dunia bukan lagi sekadar prediksi, melainkan sebuah kemungkinan besar dalam beberapa tahun mendatang.
Kecepatan luar biasa, kemampuan dribel, serta penyelesaian akhir yang tajam membuat Mbappe menjadi mimpi buruk bagi para bek lawan di berbagai kompetisi.
Lahir dari Keluarga Atlet
Kylian Mbappe lahir pada 20 Desember 1998 di Bondy, sebuah kawasan pinggiran Paris, Prancis. Ia berasal dari keluarga yang sangat dekat dengan dunia olahraga.
Ayahnya, Wilfried Mbappe, merupakan pelatih sepak bola yang berasal dari Kamerun. Sementara ibunya, Fayza Lamari, adalah mantan atlet bola tangan keturunan Aljazair.
Lingkungan keluarga tersebut membuat Mbappe sangat akrab dengan olahraga sejak kecil. Bahkan sejak usia dini ia sudah menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap sepak bola.
Mbappe memulai perjalanan sepak bolanya bersama klub lokal AS Bondy ketika berusia enam tahun. Klub tersebut juga menjadi tempat ayahnya bekerja sebagai pelatih akademi.
Sejak kecil, Mbappe dikenal sangat obsesif terhadap sepak bola. Ia bahkan bisa menonton beberapa pertandingan dalam satu hari hanya untuk mempelajari permainan para pemain profesional.
Bersinar di Akademi Clairefontaine
Bakat luar biasa Mbappe membuatnya kemudian direkrut oleh akademi sepak bola Clairefontaine pada tahun 2011. Akademi tersebut dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain hebat Prancis seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, hingga Blaise Matuidi.
Di Clairefontaine, kemampuan Mbappe berkembang pesat. Kecepatan dan naluri mencetak golnya membuatnya menjadi salah satu pemain muda paling menonjol di akademi tersebut.
Bakatnya bahkan menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa. Real Madrid, Valencia, hingga Chelsea sempat mencoba merekrutnya.
Mbappe juga pernah menjalani uji coba bersama Chelsea ketika berusia 11 tahun. Namun akhirnya ia memilih melanjutkan karier di Prancis.
Monaco Jadi Titik Awal Karier Profesional
Pada tahun 2013, Mbappe bergabung dengan akademi AS Monaco. Klub tersebut dikenal sebagai tempat berkembangnya banyak talenta muda.
Setelah dua musim menjalani pembinaan di akademi, Mbappe akhirnya dipromosikan ke tim utama pada Desember 2015.
Ia mencatatkan debut profesional pada usia 16 tahun 347 hari. Rekor tersebut bahkan mengalahkan catatan Thierry Henry sebagai pemain termuda yang pernah bermain untuk Monaco.
Performa Mbappe semakin luar biasa pada musim 2016/2017. Ia mencetak 28 gol dan 14 assist dalam 46 pertandingan di semua kompetisi.
Penampilan gemilang itu membantu Monaco menjuarai Liga Prancis dan menembus semifinal Liga Champions.
PSG Rekrut Mbappe dengan Harga Fantastis
Penampilan luar biasa Mbappe bersama Monaco langsung menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Real Madrid, Barcelona, Arsenal, hingga Manchester City berlomba-lomba untuk merekrutnya.
Namun pada akhirnya Paris Saint-Germain berhasil mendapatkan tanda tangannya pada musim panas 2017.
Transfer tersebut bernilai sekitar 180 juta euro, menjadikannya sebagai pemain termahal kedua dalam sejarah sepak bola setelah Neymar.
Bersama PSG, Mbappe semakin berkembang menjadi mesin gol. Ia berhasil mencetak puluhan gol setiap musim dan menjadi pemain kunci bagi klub raksasa Prancis tersebut.
Pahlawan Prancis di Piala Dunia
Panggung terbesar Mbappe datang pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu ia tampil luar biasa bersama tim nasional Prancis.
Sepanjang turnamen, Mbappe mencetak empat gol termasuk satu gol di partai final melawan Kroasia.
Gol tersebut membantu Prancis meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka setelah menang dengan skor 4-2.
Penampilan gemilang itu membuat Mbappe dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018.
Top Skor Piala Dunia 2022
Empat tahun kemudian, Mbappe kembali menunjukkan kualitasnya di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Meski Prancis gagal mempertahankan gelar juara setelah kalah dari Argentina di final melalui adu penalti, Mbappe tetap tampil luar biasa.
Ia mencetak hattrick di laga final dan mengakhiri turnamen sebagai top skor dengan delapan gol.
Secara total, Mbappe telah mencetak 12 gol dari dua edisi Piala Dunia yang diikutinya. Catatan tersebut menyamai rekor legenda Brasil, Pele.
Dengan usianya yang masih muda, Mbappe bahkan berpeluang memecahkan rekor Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia.
Jika terus mempertahankan performanya, tidak menutup kemungkinan Kylian Mbappe pemain terbaik dunia akan benar-benar menjadi kenyataan dalam era sepak bola modern.
Editor : Anggi Septian A.P.