Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Formasi Mengerikan Persebaya Surabaya: Andai Semua Bintang Bajul Ijo Tak Pernah Pergi, Dream Team Ini Bisa Guncang Liga 1

Dyah Wulandari • Minggu, 15 Maret 2026 | 11:10 WIB
Formasi mengerikan Persebaya Surabaya viral. Dream team Bajul Ijo dengan David da Silva hingga Marselino Ferdinan bikin lawan gentar
Formasi mengerikan Persebaya Surabaya viral. Dream team Bajul Ijo dengan David da Silva hingga Marselino Ferdinan bikin lawan gentar

 

JAKARTA – Formasi mengerikan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional. Sebuah gambaran dream team Bajul Ijo ramai beredar di media sosial dan memicu diskusi menarik: bagaimana jadinya jika semua pemain terbaik yang pernah bersinar bersama Persebaya tidak pernah pindah klub?

Bayangan mengenai kekuatan besar Persebaya Surabaya tersebut menciptakan sebuah formasi impian yang dianggap mampu menakutkan lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai. Kombinasi pemain yang terdiri dari talenta muda, pemain tim nasional, hingga bintang asing membuat komposisi skuad ini terlihat sangat solid di setiap lini.

Konsep dream team Persebaya Surabaya ini muncul dari visual formasi yang dibagikan akun Instagram @soc._.ap. Dalam gambar tersebut, terlihat komposisi pemain yang menggambarkan potensi kekuatan Bajul Ijo jika seluruh pilar terbaik tetap berkumpul hingga saat ini.

Baca Juga: Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand Grand Prix Bikin Heboh: Jadi Rebutan Tim Besar, Honda Team Asia Langsung Pasang Proteksi Kontrak

Skuad imajiner tersebut menampilkan keseimbangan antara pengalaman, kreativitas, dan ketajaman. Mulai dari lini belakang hingga lini depan, setiap posisi diisi pemain yang pernah memberi kontribusi besar bagi Persebaya.

Ernando Ari Tetap Jadi Benteng Terakhir

Di sektor penjaga gawang, nama Ernando Ari menjadi pilihan utama. Kiper yang juga langganan tim nasional Indonesia itu dikenal memiliki refleks cepat, keberanian tinggi, dan kemampuan membaca permainan dengan baik.

Baca Juga: Bos Aprilia Yakin Marco Bezzecchi Bisa Jadi Juara Dunia MotoGP 2026, Massimo Rivola Bongkar Alasan Utamanya

Ernando kerap menjadi penyelamat Persebaya dalam berbagai pertandingan penting. Dengan kemampuan tersebut, ia dinilai pantas menjadi benteng terakhir dalam formasi dream team Bajul Ijo.

Tembok Kokoh Rido dan Hansamu

Memasuki lini pertahanan, duet bek tengah Rizky Ridho dan Hansamu Yama Pranata dianggap sebagai kombinasi yang sangat ideal. Kedisiplinan permainan Ridho dipadukan dengan pengalaman Hansamu akan menciptakan tembok pertahanan yang sulit ditembus.

Baca Juga: Krisis Ducati di MotoGP 2026 Usai GP Thailand: Francesco Bagnaia Terpuruk, Marc Marquez Apes Ban Meledak, Bos Tim Sebut “Empat Tamparan Keras”

Keduanya dikenal memiliki kemampuan membaca arah serangan lawan serta kuat dalam duel udara. Kombinasi ini membuat lini belakang Persebaya dalam skenario tersebut terlihat sangat solid.

Sementara di sisi sayap pertahanan, dua nama yang dikenal memiliki kecepatan tinggi turut melengkapi barisan bek. Alta Ballah ditempatkan di satu sisi, sementara Arif Catur Pamungkas menjaga sisi lainnya.

Kedua pemain tersebut memiliki kemampuan melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Peran bek sayap modern ini menjadi elemen penting dalam permainan sepak bola modern.

Baca Juga: Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand Bikin Geger Paddock, Empat Tim MotoGP Dikabarkan Mulai Memantau Talenta Muda Indonesia

Lini Tengah Penuh Kreativitas

Kekuatan Persebaya Surabaya semakin terlihat ketika memasuki lini tengah. Ricky Kambuaya hadir sebagai gelandang box to box yang memiliki energi besar dan kemampuan membantu pertahanan sekaligus serangan.

Di sisi lain terdapat Ze Valente, gelandang asal Portugal yang dikenal memiliki visi permainan tajam serta umpan akurat. Ia berperan sebagai pengatur ritme permainan sekaligus motor serangan tim.

Baca Juga: Marc Marquez Diserang! Ultimatum Aprilia dan Pengakuan Brutal Paolo Simoncelli Seret Nama Valentino Rossi dalam Krisis Francesco Bagnaia

Sementara itu, di posisi lebih ofensif berdiri Marselino Ferdinan. Pemain muda berbakat tersebut berfungsi sebagai playmaker modern yang mampu menciptakan peluang sekaligus mencetak gol.

Kreativitas Marselino membuat lini tengah Persebaya dalam formasi ini terlihat sangat berbahaya bagi tim lawan.

Lini Depan Paling Menakutkan

Sektor paling mengerikan dari dream team Persebaya Surabaya tentu berada di lini depan. Di sisi sayap kanan terdapat Bruno Moreira yang dikenal lincah, agresif, dan piawai dalam menembus pertahanan lawan.

Baca Juga: Bursa Pembalap MotoGP 2027 Memanas! Marc Marquez Bertahan di Ducati, Fabio Quartararo ke Honda hingga Jorge Martin Tinggalkan Aprilia?

Di sisi lainnya hadir Taisei Marukawa dengan versi terbaiknya, yakni saat ia meraih gelar pemain terbaik Liga 1. Kecepatan serta kreativitas Marukawa membuat serangan tim semakin variatif.

Kombinasi dua pemain sayap tersebut diyakini mampu menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan lawan.

Sebagai ujung tombak, David da Silva dipercaya mengisi posisi striker utama. Penyerang asal Brasil itu dikenal sebagai predator kotak penalti dengan insting gol yang tajam.

Baca Juga: Bursa Pembalap MotoGP 2027 Memanas! Fabio Quartararo Tinggalkan Yamaha ke Honda, Jorge Martin Disebut Jadi Pengganti

Dengan dukungan dua sayap kreatif seperti Bruno Moreira dan Taisei Marukawa, peluang gol bagi David da Silva diyakini akan sangat melimpah. Bahkan bukan hal mustahil ia mampu mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim.

Hanya Skenario di Atas Kertas

Meski hanya sebatas gambaran di atas kertas, formasi tersebut menunjukkan betapa besar potensi kekuatan Persebaya Surabaya jika seluruh pemain terbaiknya tetap bertahan dalam satu skuad.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Isyaratkan Sudah Ambil Keputusan MotoGP 2027, Rumor Gabung Aprilia Menguat

Dream team Bajul Ijo ini pun menjadi pengingat bahwa klub kebanggaan Bonek tersebut pernah memiliki banyak pemain berkualitas yang kini tersebar di berbagai klub.

Bagi para pendukung Persebaya, membayangkan kekuatan skuad seperti ini tentu menghadirkan rasa bangga sekaligus penasaran tentang seberapa dominan Bajul Ijo jika semua bintang tersebut masih berkumpul di Gelora Bung Tomo.

Editor : Dyah Wulandari
#Bajul Ijo #david da silva #sepak bola #Marselino Ferdinan #persebaya surabaya