JAKARTA – Formasi mengerikan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional. Sebuah gambaran dream team Bajul Ijo ramai beredar di media sosial dan memicu diskusi menarik: bagaimana jadinya jika semua pemain terbaik yang pernah bersinar bersama Persebaya tidak pernah pindah klub?
Bayangan mengenai kekuatan besar Persebaya Surabaya tersebut menciptakan sebuah formasi impian yang dianggap mampu menakutkan lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai. Kombinasi pemain yang terdiri dari talenta muda, pemain tim nasional, hingga bintang asing membuat komposisi skuad ini terlihat sangat solid di setiap lini.
Konsep dream team Persebaya Surabaya ini muncul dari visual formasi yang dibagikan akun Instagram @soc._.ap. Dalam gambar tersebut, terlihat komposisi pemain yang menggambarkan potensi kekuatan Bajul Ijo jika seluruh pilar terbaik tetap berkumpul hingga saat ini.
Skuad imajiner tersebut menampilkan keseimbangan antara pengalaman, kreativitas, dan ketajaman. Mulai dari lini belakang hingga lini depan, setiap posisi diisi pemain yang pernah memberi kontribusi besar bagi Persebaya.
Ernando Ari Tetap Jadi Benteng Terakhir
Di sektor penjaga gawang, nama Ernando Ari menjadi pilihan utama. Kiper yang juga langganan tim nasional Indonesia itu dikenal memiliki refleks cepat, keberanian tinggi, dan kemampuan membaca permainan dengan baik.
Ernando kerap menjadi penyelamat Persebaya dalam berbagai pertandingan penting. Dengan kemampuan tersebut, ia dinilai pantas menjadi benteng terakhir dalam formasi dream team Bajul Ijo.
Tembok Kokoh Rido dan Hansamu
Memasuki lini pertahanan, duet bek tengah Rizky Ridho dan Hansamu Yama Pranata dianggap sebagai kombinasi yang sangat ideal. Kedisiplinan permainan Ridho dipadukan dengan pengalaman Hansamu akan menciptakan tembok pertahanan yang sulit ditembus.
Keduanya dikenal memiliki kemampuan membaca arah serangan lawan serta kuat dalam duel udara. Kombinasi ini membuat lini belakang Persebaya dalam skenario tersebut terlihat sangat solid.
Sementara di sisi sayap pertahanan, dua nama yang dikenal memiliki kecepatan tinggi turut melengkapi barisan bek. Alta Ballah ditempatkan di satu sisi, sementara Arif Catur Pamungkas menjaga sisi lainnya.
Kedua pemain tersebut memiliki kemampuan melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Peran bek sayap modern ini menjadi elemen penting dalam permainan sepak bola modern.
Lini Tengah Penuh Kreativitas
Kekuatan Persebaya Surabaya semakin terlihat ketika memasuki lini tengah. Ricky Kambuaya hadir sebagai gelandang box to box yang memiliki energi besar dan kemampuan membantu pertahanan sekaligus serangan.
Di sisi lain terdapat Ze Valente, gelandang asal Portugal yang dikenal memiliki visi permainan tajam serta umpan akurat. Ia berperan sebagai pengatur ritme permainan sekaligus motor serangan tim.
Sementara itu, di posisi lebih ofensif berdiri Marselino Ferdinan. Pemain muda berbakat tersebut berfungsi sebagai playmaker modern yang mampu menciptakan peluang sekaligus mencetak gol.
Kreativitas Marselino membuat lini tengah Persebaya dalam formasi ini terlihat sangat berbahaya bagi tim lawan.
Lini Depan Paling Menakutkan
Sektor paling mengerikan dari dream team Persebaya Surabaya tentu berada di lini depan. Di sisi sayap kanan terdapat Bruno Moreira yang dikenal lincah, agresif, dan piawai dalam menembus pertahanan lawan.
Di sisi lainnya hadir Taisei Marukawa dengan versi terbaiknya, yakni saat ia meraih gelar pemain terbaik Liga 1. Kecepatan serta kreativitas Marukawa membuat serangan tim semakin variatif.
Kombinasi dua pemain sayap tersebut diyakini mampu menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan lawan.
Sebagai ujung tombak, David da Silva dipercaya mengisi posisi striker utama. Penyerang asal Brasil itu dikenal sebagai predator kotak penalti dengan insting gol yang tajam.
Dengan dukungan dua sayap kreatif seperti Bruno Moreira dan Taisei Marukawa, peluang gol bagi David da Silva diyakini akan sangat melimpah. Bahkan bukan hal mustahil ia mampu mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim.
Hanya Skenario di Atas Kertas
Meski hanya sebatas gambaran di atas kertas, formasi tersebut menunjukkan betapa besar potensi kekuatan Persebaya Surabaya jika seluruh pemain terbaiknya tetap bertahan dalam satu skuad.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Isyaratkan Sudah Ambil Keputusan MotoGP 2027, Rumor Gabung Aprilia Menguat
Dream team Bajul Ijo ini pun menjadi pengingat bahwa klub kebanggaan Bonek tersebut pernah memiliki banyak pemain berkualitas yang kini tersebar di berbagai klub.
Bagi para pendukung Persebaya, membayangkan kekuatan skuad seperti ini tentu menghadirkan rasa bangga sekaligus penasaran tentang seberapa dominan Bajul Ijo jika semua bintang tersebut masih berkumpul di Gelora Bung Tomo.
Editor : Dyah Wulandari