Marcos Santos Arema Beri Isyarat Mundur Usai Protes Wasit, Konferensi Pers Memanas dan Masa Depannya di Singo Edan Dipertanyakan

Dyah Wulandari • Dipublikasikan Minggu, 15 Maret 2026 | 11:45 WIB
Marcos Santos Arema beri sinyal mundur usai protes keputusan wasit. Masa depan pelatih Singo Edan kini jadi tanda tanya.
Marcos Santos Arema beri sinyal mundur usai protes keputusan wasit. Masa depan pelatih Singo Edan kini jadi tanda tanya.

 

JAKARTA – Masa depan Marcos Santos Arema menjadi sorotan setelah pelatih asal Brasil itu melontarkan pernyataan emosional usai pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dalam konferensi pers yang berlangsung tegang, Marcos Santos memberi sinyal mengejutkan: ia mempertimbangkan mundur dari kursi pelatih Arema FC.

Pernyataan tersebut muncul setelah laga yang menurutnya tidak hanya berakhir dengan kekalahan, tetapi juga dipenuhi keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Situasi itu membuat Marcos Santos terlihat sangat kecewa dan emosional di depan awak media.

Isu Marcos Santos Arema pun langsung menjadi perbincangan publik sepak bola nasional. Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah pelatih berusia 46 tahun itu benar-benar akan mengambil keputusan besar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kabar Gembira! Trio Maut Malik Risaldi, Bruno Paraíba, dan Mihailo Perović Kembali Latihan di Persebaya Surabaya, Sinyal Kebangkitan Lini Serang Jelang Lawan PSM Makassar

Kekecewaan Besar terhadap Keputusan Wasit

Suasana ruang konferensi pers berubah sunyi ketika Marcos Santos menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai apa yang terjadi di lapangan bukan sekadar persoalan hasil pertandingan, tetapi juga menyangkut integritas sepak bola itu sendiri.

Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ajang kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas. Namun pengalaman yang ia rasakan dalam pertandingan tersebut membuatnya merasa sangat terpukul.

Baca Juga: Klub Jawa Timur Terpuruk di Super League 2025-2026, Persebaya Surabaya Jadi Satu-satunya Harapan, Green North 27 Soroti Penutupan Tribun GBT

“Saya tidak tahu. Mungkin saya akan memikirkan kembali kelanjutan saya karena apa yang saya lihat hari ini. Saya benar-benar sangat kecewa dengan situasi ini,” ujar Marcos Santos.

Ia bahkan mengaku merasa malu melihat kondisi pertandingan tersebut sebagai seseorang yang mencintai sepak bola.

Meski demikian, ia menegaskan kekecewaannya tidak ada hubungannya dengan masyarakat Indonesia. Marcos Santos menilai masalah tersebut murni berkaitan dengan situasi di pertandingan.

Baca Juga: Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand Bikin Geger Paddock, Empat Tim MotoGP Dikabarkan Mulai Memantau Talenta Muda Indonesia

“Ini bukan masalah masyarakat Indonesia. Saya meninggalkan lapangan dengan perasaan kesal dan sedih demi sepak bola,” tambahnya.

Tetap Apresiasi Perjuangan Pemain

Di tengah kekecewaan yang mendalam, Marcos Santos tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Arema. Ia menilai timnya sebenarnya sudah bermain cukup baik sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Bos Aprilia Yakin Marco Bezzecchi Bisa Jadi Juara Dunia MotoGP 2026, Massimo Rivola Bongkar Alasan Utamanya

Menurutnya, performa pemain di lapangan layak mendapat penghargaan karena telah menunjukkan semangat juang tinggi. Namun situasi yang terjadi dalam pertandingan membuat hasil akhir sulit diterima.

“Saya senang dengan pertandingan dan dengan tim kami, tetapi kecewa dengan apa yang saya lihat di sepak bola,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pendukung kedua tim yang telah memberikan dukungan selama pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand Grand Prix Bikin Heboh: Jadi Rebutan Tim Besar, Honda Team Asia Langsung Pasang Proteksi Kontrak

Masa Depan Marcos Santos di Arema Dipertanyakan

Pernyataan emosional tersebut langsung memicu spekulasi mengenai masa depan Marcos Santos bersama Arema. Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari manajemen klub terkait kemungkinan pengunduran dirinya.

Namun pernyataan sang pelatih membuat situasi internal tim Singo Edan menjadi sorotan. Para suporter kini menunggu apakah Marcos Santos benar-benar akan mengambil langkah mundur.

Apalagi performa Arema musim ini memang belum stabil. Inkonsistensi hasil pertandingan membuat posisi tim di kompetisi Super League sulit bersaing di papan atas.

Baca Juga: Prediksi Borneo FC vs Persib Bandung BRI Super League 2025-2026, Super Indigo Ramal Laga Panas di Samarinda Berakhir Imbang

Daftar Pelatih Arema dengan Winrate Tertinggi

Di tengah polemik tersebut, publik kembali membandingkan performa pelatih Arema saat ini dengan para pelatih sebelumnya. Sejak era Liga 1, beberapa nama tercatat memiliki rasio kemenangan cukup tinggi bersama klub asal Malang itu.

Pelatih dengan winrate tertinggi masih dipegang oleh Eduardo Almeida. Pelatih asal Portugal tersebut mencatat rasio kemenangan sekitar 54 persen dari 48 pertandingan saat menangani Arema pada periode 2021–2022.

Baca Juga: Prediksi Borneo FC vs Persib Bandung BRI Super League 2025-2026, Super Indigo Ramal Laga Panas di Samarinda Berakhir Imbang

Di posisi kedua ada Milan Petrovic dengan winrate sekitar 52 persen dari 25 pertandingan pada musim 2018.

Sementara posisi ketiga ditempati Joel Cornelli dengan rasio kemenangan 50 persen dari 20 pertandingan pada era 2024.

Nama berikutnya adalah Milomir Seslija yang mencatat winrate sekitar 43 persen dari 44 pertandingan pada 2019. Ia juga dikenal sukses membawa Arema meraih trofi turnamen pramusim.

Baca Juga: Prediksi Borneo FC vs Persib Bandung 15 Maret 2026, Big Match Papan Atas Liga 1, Maung Bandung Diprediksi Menang Tipis !

Satu-satunya pelatih lokal dalam daftar lima besar adalah legenda klub Aji Santoso dengan rasio kemenangan 41 persen dari 17 pertandingan pada musim 2017.

Sementara itu, Marcos Santos saat ini mencatat winrate sekitar 33 persen dari total 24 pertandingan bersama Arema.

Catatan tersebut membuat banyak suporter mulai mempertanyakan arah perjalanan tim Singo Edan musim ini. Kini, Aremania menunggu apakah Arema mampu kembali menemukan konsistensi permainan—atau justru harus menghadapi kemungkinan pergantian pelatih dalam waktu dekat.

Baca Juga: Latihan Perdana Trio Megawati Hangestri, Yeum Hye-Seon, dan Gia Milana di Pertamina Enduro Bikin Geger Proliga 2026, Sinyal Serius Kejar Gelar Juara

Editor : Dyah Wulandari
Marcos Santos Arema FC Bhayangkara Presisi Lampung FC Arema FC pelatih arema