BLITAR - Persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin memanas memasuki pekan ke-26. Berdasarkan hasil pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 3 April 2026, terjadi pergeseran signifikan dalam Klasemen Liga 1 Super League 2026. Persib Bandung masih kokoh mempertahankan takhta di posisi puncak, sementara sejumlah tim papan tengah mulai memberikan ancaman nyata untuk merangsek ke zona empat besar.
Pertandingan pembuka pekan ini menyajikan duel sengit antara Arema FC melawan Malut United FC. Bermain dengan tensi tinggi, kedua tim harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang dengan skor 1-1. Hasil ini membuat posisi kedua tim di Klasemen Liga 1 Super League 2026 cenderung stabil namun rawan terkejar oleh kompetitor di bawahnya. Malut United kini mengoleksi 46 poin dan bertahan di peringkat keempat.
Di laga lainnya, Dewa United FC sukses memetik poin penuh saat menjamu PSIM Yogyakarta. Gol tunggal di laga tersebut memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi anak asuh Dewa United. Tambahan tiga poin ini sangat krusial karena membawa mereka menyodok ke peringkat sembilan dalam Klasemen Liga 1 Super League 2026 dengan total 37 poin, sekaligus memperlebar jarak dari kejaran Bali United yang tepat berada di bawahnya.
Dominasi Individu dan Catatan Statistik
Selain persaingan antarklub, bursa top skor juga menjadi sorotan tajam. Hingga pekan ke-26, David Da Silva yang kini berkostum Malut United FC masih menjadi predator paling menakutkan dengan torehan 16 gol. Ia dibayangi ketat oleh Dalberto dari Arema FC dan Maxwell Souza dari Persija Jakarta yang masing-masing telah mengemas 14 gol. Ketajaman para striker ini menjadi faktor penentu posisi tim mereka di tabel klasemen.
Di sektor pertahanan, Teja Paku Alam dari Persib Bandung mencatatkan statistik luar biasa. Ia memimpin daftar clean sheet dengan 15 kali menjaga gawangnya tetap perawan sepanjang musim ini. Presentase penyelamatannya yang mencapai 70% menjadi alasan utama mengapa Maung Bandung sangat sulit dikalahkan dan nyaman bertengger di posisi pertama dengan raihan 58 poin.
Persaingan Papan Bawah dan Zona Merah
Kondisi kontras terlihat di papan bawah klasemen. Tiga tim yakni Madura United FC, Semen Padang FC, dan PSBS Biak masih tertahan di zona degradasi. Persis Solo yang baru saja meraih kemenangan telak 3-0 atas Bali United di laga sebelumnya, perlahan mulai menjauh dari dasar klasemen meski masih tertahan di peringkat ke-15 dengan 20 poin. Persaingan untuk lolos dari jerat degradasi diprediksi akan berlangsung hingga pekan terakhir musim ini.
Jadwal Krusial di Depan Mata
Pekan ke-26 masih menyisakan sejumlah laga big match yang berpotensi mengubah peta kekuatan. Pada Sabtu, 4 April 2026, Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya yang kini berada di posisi ketujuh memiliki catatan head-to-head yang sangat dominan atas Pendekar Cisadane, dengan tiga kemenangan dari lima pertemuan terakhir.
Tak kalah seru, pada Minggu, 5 April 2026, pemuncak klasemen Persib Bandung akan bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim. Di atas kertas, Persib jauh lebih unggul, namun Semen Padang dipastikan akan bermain habis-habisan demi keluar dari zona merah. Kemenangan bagi Persib akan semakin memperlebar jarak poin dari Borneo FC Samarinda yang saat ini menguntit di posisi kedua dengan selisih empat angka.
Seluruh pertandingan sisa di pekan ke-26 ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran Indosiar dan layanan streaming Video. Para pencinta sepak bola tanah air tentu menantikan kejutan-kejutan selanjutnya yang akan memengaruhi posisi tim kesayangan mereka di Klasemen Liga 1 Super League 2026. (*)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda