BLITAR KAWENTAR - Langkap pertama adalah membuka diri terhadap lingkungan sekitar.
Dukungan dari keluarga maupun teman dekat menjadi penting agar individu tidak merasa sendirian menghadapi tekanan hidup.
Baca Juga: Bagaimana Pengamat Ekonomi Melihat Fenomena Quarter Life Crisis di Kalangan Gen Z hingga Dampaknya
Membatasi akses media sosial juga disarankan guna menghindari kebiasaan membandingkan pencapaian diri dengan orang lain yang kerap memicu kecemasan.
Di sisi lain, penting bagi individu untuk mulai fokus pada tujuan hidup yang ingin dicapai dan harus diiringi dengan tindakan nyata secara bertahap.
Tak lupa diperkuat dengan evaluasi diri, yakni mengenali hambatan atau kendala yang selama ini menghambat perkembangan pribadi maupun karier.
Apabila tekanan yang dirasakan semakin berat dan sulit dikendalikan, melibatkan pihak ketiga seperti tenaga profesional juga menjadi opsi yang bijak seperti konsultasi dengan psikolog.(kho/sub)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly