BLITAR - Kabar membanggakan datang bagi Bonek dan seluruh pecinta sepak bola Surabaya di tengah persaingan ketat kompetisi kasta tertinggi tanah air. Penyerang andalan Persebaya Surabaya, Paulo Domingos Gali da Costa Freitas, atau yang akrab disapa Gali Freitas, secara resmi kembali mendapatkan panggilan dari tim nasional Timor Leste. Pemanggilan ini menjadi bukti nyata bahwa penggawa tim Bajol Ijo memiliki kualitas yang diakui di level internasional.
Berdasarkan agenda terbaru, Gali Freitas dijadwalkan bergabung dalam skuad timnas negaranya untuk menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) di Jepang. Agenda krusial ini merupakan bagian dari persiapan serius Timor Leste dalam menghadapi kualifikasi Piala Asia 2026. Dalam jadwal pertandingan terdekat, timnas Timor Leste akan berhadapan dengan Maladewa, sebuah laga yang sangat menentukan langkah mereka di kancah Asia.
Konsistensi performa Gali Freitas bersama Persebaya Surabaya di Super League musim 2025-2026 menjadi alasan kuat di balik pemanggilan ini. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menyerang yang eksplosif ini telah menjadi pilar penting di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares. Nama Gali Freitas kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemain asing paling produktif di kompetisi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Jelang Lebaran Bikin Kaget, Harga Mulai Rp100 Jutaan, DP Cuma Rp20 Juta
Kontribusi Signifikan Gali Freitas untuk Bajol Ijo
Melihat statistik sepanjang musim berjalan, kontribusi Gali Freitas memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Hingga pertengahan musim 2025-2026, ia telah mencatatkan enam gol dan enam assist untuk Persebaya Surabaya. Catatan ini menunjukkan betapa krusialnya peran pemain asal Timor Leste tersebut dalam skema penyerangan tim. Salah satu momen paling ikonik adalah saat ia sukses mencetak dua gol sekaligus atau brace dalam pertandingan melawan Malut United pada Januari 2026 lalu.
Fleksibilitas Gali yang mampu bermain di posisi penyerang tengah maupun penyerang sayap memberikan banyak opsi taktis bagi tim pelatih. Perjalanannya menuju Surabaya sendiri terbilang menarik; ia bergabung dengan Persebaya pada pertengahan tahun 2025 setelah dilepas oleh PSIS Semarang akibat degradasi. Keputusan manajemen Persebaya untuk meminangnya terbukti sangat tepat, mengingat proses adaptasinya yang sangat cepat dengan gaya permainan khas Surabaya yang agresif.
Arif Catur Pamungkas: Raja Tekel Lokal yang Konsisten
Selain sorotan pada pemain asing, lini pertahanan Persebaya juga memunculkan nama Arif Catur Pamungkas sebagai primadona baru. Pemain binaan asli akademi Persebaya ini mencatatkan statistik yang luar biasa di sektor bek kanan. Berdasarkan data teknis, Arif Catur menjadi pemain lokal dengan jumlah tekel sukses terbanyak di liga, yakni mencapai 52 kali tekel sukses.
Ketangguhan Arif Catur teruji lewat konsistensinya bermain dalam 24 pertandingan secara beruntun. Namun, sebuah insiden benturan keras dengan pemain Persib Bandung, Federico Barba, memaksanya harus menepi karena cedera. Absennya Arif Catur pada pekan ke-25 memberikan dampak signifikan, di mana Persebaya harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor telak 5-1. Ketidakhadiran sang "Raja Tekel" di sisi kanan pertahanan meninggalkan lubang yang cukup dalam bagi lini belakang Bajol Ijo.
Evaluasi Bernardo Tavares dan Misi Bangkit di GBT
Menanggapi kekalahan telak dari Borneo FC, pelatih Bernardo Tavares bersikap sangat bijak. Pelatih asal Portugal tersebut menegaskan bahwa kekalahan adalah tanggung jawab kolektif seluruh tim, bukan kesalahan individu semata. Meski ada insiden bek tengah yang terjatuh dalam proses gol keempat lawan, Tavares tetap membela anak asuhnya demi menjaga mentalitas tim.
Kini, fokus utama Persebaya Surabaya adalah mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya melawan Persita Tangerang. Pertandingan ini akan digelar di markas keramat mereka, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Dukungan penuh dari Bonek diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi para pemain untuk bangkit dari keterpurukan. Bagi Tavares, memulihkan kepercayaan diri pemain adalah kunci utama untuk tetap kompetitif di papan atas klasemen Super League musim ini. (*)
Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Bikin Heboh! Cicilan Mulai Rp1 Jutaan, Bisa Tanpa Bunga dan DP Ringan
Editor : Riftanta Yuna Fellanda