BLITAR - Kehadiran kereta api Singasari New Generation menjadi angin segar bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan lebih saat bepergian jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia menghadirkan rangkaian terbaru berbahan stainless steel buatan PT INKA yang kini resmi dioperasikan di jalur Jakarta–Blitar.
Pada perjalanan perdananya, kereta api Singasari New Generation langsung menarik perhatian. Selain tampil lebih modern, kereta ini membawa sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, terutama pada kelas ekonomi dan eksekutif.
Kereta yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen menuju Cirebon ini menawarkan pengalaman berbeda. Sejak awal masuk, penumpang disambut pintu otomatis yang bisa dibuka dan ditutup hanya dengan tombol. Fitur ini menjadi salah satu ciri khas utama dari kereta api Singasari New Generation.
Baca Juga: Hotel di Blitar Harga Kaki Lima Ini Miliki Fasilitas Kelas Bintang Lima
Fasilitas Modern di Kelas Ekonomi
Pada kelas ekonomi, terdapat 72 kursi dalam satu kereta. Jumlah ini lebih sedikit dibanding generasi sebelumnya yang mencapai 80 kursi. Dampaknya, ruang kaki atau legroom menjadi lebih lega dan nyaman untuk perjalanan jauh.
Kursi yang digunakan sudah mengusung konsep reclining seat dan revolving seat. Artinya, kursi bisa direbahkan dan diputar sesuai arah perjalanan. Meski tidak sepenuhnya rebah seperti kelas eksekutif, tingkat kenyamanannya dinilai cukup ergonomis untuk perjalanan malam.
Setiap kursi juga dilengkapi stop kontak universal serta port USB tipe A dan tipe C. Hal ini memudahkan penumpang untuk mengisi daya perangkat selama perjalanan. Selain itu, tersedia rak bagasi yang cukup besar untuk menampung koper.
Fasilitas toilet pun mengalami peningkatan. Menggunakan kloset duduk, dilengkapi wastafel, sabun, hingga pengharum ruangan. Bahkan, pintu toilet juga sudah menggunakan sistem otomatis.
Baca Juga: Nissan Livina 2026 Kurang Laku Tapi Banyak Kelebihan? Ini Alasan MPV 1500 cc Ini Masih Layak Dibeli!
Pengalaman Perjalanan Lebih Nyaman
Dalam perjalanan menuju Cirebon, kereta ini berhenti di sejumlah stasiun seperti Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Cikampek. Meski memiliki banyak pemberhentian, suasana di dalam kereta tetap terasa nyaman berkat pendingin ruangan yang stabil di suhu sekitar 22 derajat Celsius.
Kecepatan kereta tercatat mencapai lebih dari 90 km/jam, dengan potensi pengembangan hingga lebih tinggi seiring peningkatan sarana. Penumpang juga dimanjakan dengan mode lampu malam yang redup, menciptakan suasana lebih tenang untuk beristirahat.
Layanan Restorasi Lengkap
Tidak hanya fasilitas tempat duduk, kereta api Singasari New Generation juga menghadirkan layanan restorasi yang cukup lengkap. Dalam satu gerbong, tersedia hingga 38 tempat duduk dengan berbagai pilihan meja.
Menu makanan yang ditawarkan beragam, mulai dari nasi goreng, nasi ayam geprek, hingga hidangan khas seperti nasi rendang dan nasi sapi lada hitam. Harga makanan berada di kisaran Rp39 ribu hingga Rp50 ribu.
Selain makanan berat, tersedia pula minuman panas dan dingin serta camilan. Penumpang juga bisa memesan langsung dari tempat duduk melalui petugas yang bertugas di dalam kereta.
Baca Juga: Nissan Livina L11 Disebut Generasi Terbaik, Nyaman Bak Sedan Tapi Kalah Laku? Ini Fakta Lengkapnya!
Kelas Eksekutif Lebih Premium
Saat perjalanan kembali dari Cirebon ke Jakarta, kelas eksekutif menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan. Dalam satu kereta hanya terdapat 50 kursi, memberikan ruang lebih luas bagi penumpang.
Fasilitas tambahan seperti footrest, meja lipat, hingga selimut tersedia untuk menunjang kenyamanan. Kursi juga dapat direbahkan lebih maksimal dibanding kelas ekonomi.
Menariknya, beberapa rangkaian eksekutif menggunakan armada bekas kereta unggulan yang telah dimodernisasi. Hal ini membuat pengalaman perjalanan terasa lebih eksklusif.
Inovasi Transportasi Masa Kini
Kehadiran kereta api Singasari New Generation menjadi bukti komitmen PT KAI dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Dengan berbagai fitur modern dan kenyamanan yang ditawarkan, kereta ini diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat.
Tidak hanya sekadar alat transportasi, kereta ini kini juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan, baik untuk perjalanan bisnis maupun wisata.
Editor : Izahra Nurrafidah