Kredit Foto (Gemini Ai)
BLITAR - Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar menjadi sorotan dalam perjalanan malam dari Stasiun Pasar Senen menuju Kota Blitar. Layanan kereta api kelas eksekutif ini menawarkan pengalaman perjalanan panjang sekitar 13,5 jam dengan fasilitas modern, interior elegan, hingga kejutan lokomotif vintage yang langka.
Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada malam hari dengan suasana stasiun yang cukup ramai namun tetap tertib. Di tengah gemerlap lampu kuning khas stasiun, calon penumpang tampak memadati area keberangkatan, terutama pada hari kerja. Nuansa ini memberikan kesan berbeda dibandingkan akhir pekan yang biasanya lebih padat.
Di tengah modernisasi fasilitas, Stasiun Pasar Senen kini tampil lebih nyaman dengan area ber-AC, tenant makanan, hingga layanan tiket langsung. Kondisi ini membuat pengalaman keberangkatan Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar terasa lebih praktis dan nyaman bagi penumpang.
Suasana Perjalanan Malam yang Nyaman
Perjalanan dimulai dari jalur utama Stasiun Pasar Senen dengan tujuan akhir Stasiun Blitar. Kereta ini dikenal sebagai salah satu layanan favorit karena jam keberangkatan malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB. Penumpang dapat beristirahat selama perjalanan hingga tiba di Jawa Timur pada pagi hingga siang hari.
Kereta Singasari melintasi sejumlah kota penting seperti Cirebon, Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Madiun, Kertosono, Kediri, hingga Tulungagung sebelum tiba di Blitar. Rute panjang ini menjadikan Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar sebagai salah satu perjalanan lintas pulau Jawa yang strategis dan populer.Fasilitas Eksekutif New Image yang Modern
Gerbong eksekutif yang digunakan merupakan generasi “New Image” produksi tahun 2016. Interiornya didominasi warna putih dengan desain minimalis dan elegan. Setiap kereta memiliki kapasitas sekitar 50 kursi dengan konfigurasi dua di kiri dan dua di kanan menghadap arah laju kereta.
Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari kursi reclining, meja lipat, lampu baca, stop kontak di setiap kursi, hingga rak bagasi. Meski demikian, beberapa kursi ujung memiliki ruang bagasi yang lebih terbatas, menjadi catatan kecil bagi penumpang yang membawa barang besar.
Selain itu, toilet di kereta ini tergolong bersih dan luas dengan fasilitas lengkap seperti wastafel, jet shower, sabun, dan cermin besar. Kereta makan juga tersedia dengan menu seperti nasi CFC seharga sekitar Rp42.000 yang cukup diminati penumpang.
Lokomotif Vintage Jadi Daya Tarik
Salah satu momen menarik dalam perjalanan Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar adalah penggunaan lokomotif CC2018334 dengan livery vintage. Lokomotif ini termasuk langka karena hanya beberapa unit yang masih menggunakan corak klasik era PJKA.
Lokomotif tersebut telah beroperasi lebih dari 40 tahun dan masih digunakan secara aktif. Kehadirannya menambah nilai historis sekaligus daya tarik bagi pecinta kereta api yang ingin merasakan sensasi perjalanan klasik di tengah layanan modern.
Pengalaman Perjalanan dan Kesimpulan
Selama perjalanan, kereta sempat berhenti di beberapa stasiun penting seperti Ngawi, Madiun, Caruban, Kertosono, Kediri, hingga Tulungagung. Beberapa momen penyusulan kereta lain juga terjadi, menambah dinamika perjalanan di jalur selatan Jawa.
Dari sisi kenyamanan, perjalanan terasa cukup stabil meski di beberapa lintasan masih terdapat guncangan ringan. AC di dalam kabin juga dinilai nyaman, tidak terlalu panas maupun dingin, sehingga mendukung perjalanan malam yang panjang.
Dengan tarif kelas eksekutif sekitar Rp510.000 hingga Rp570.000, Kereta Api Singasari Eksekutif New Image Jakarta Blitar menawarkan pengalaman perjalanan yang sebanding dengan fasilitas dan layanan yang diberikan. Kereta ini menjadi pilihan ideal bagi penumpang yang mengutamakan kenyamanan dalam perjalanan jarak jauh.
Editor : Izahra Nurrafidah