Perjalanan Perdana Mengejutkan! Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation Tampil Beda, Ini Fasilitas Mewah dan Rutenya yang Bikin Penumpang Tercengang

Izahra Nurrafidah • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 19:40 WIB
Perjalanan Perdana Mengejutkan! Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation Tampil Beda, Ini Fasilitas Mewah dan Rutenya yang Bikin Penumpang Tercengang
Perjalanan Perdana Mengejutkan! Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation Tampil Beda, Ini Fasilitas Mewah dan Rutenya yang Bikin Penumpang Tercengang
(Kredit Foto:Gemini Ai) 

BLITAR - Perubahan besar terjadi pada layanan Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation yang resmi menjalani perjalanan perdana pada 15 April 2026 dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Kereta ini langsung mencuri perhatian penumpang karena menghadirkan rangkaian terbaru dengan desain modern, fasilitas lengkap, dan kenyamanan yang jauh meningkat dibanding generasi sebelumnya.

Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation ini menjadi bagian dari pembaruan armada PT KAI yang mengoperasikan rangkaian berbahan stainless steel terbaru. Perubahan ini tidak hanya menyentuh aspek tampilan luar, tetapi juga menyeluruh pada interior, sistem informasi, hingga kenyamanan kursi penumpang. Perjalanan perdana rute Jakarta–Solo–Blitar ini menjadi sorotan karena membawa standar baru perjalanan kereta ekonomi dan eksekutif di Indonesia.

Di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, suasana keberangkatan terlihat lebih padat dari biasanya. Stasiun ini memang dikenal sebagai pusat keberangkatan kereta kelas ekonomi dan campuran dengan volume penumpang yang tinggi. Kehadiran Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation menambah daftar layanan modern yang kini beroperasi dari stasiun tersebut, bersaing dengan layanan dari Stasiun Gambir yang didominasi kelas eksekutif.

Baca Juga: Sejarah Nissan Grand Livina dan Alasan “Menghilang” dari Pasar, Dulu MPV Ternyaman Kini Kalah oleh Xpander?

Armada Baru 2026 dengan Teknologi Modern

Rangkaian terbaru ini mulai dinas dengan formasi ekonomi dan eksekutif “New Generation”. Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan sistem pintu otomatis, boarding face recognition, serta panel informasi digital (PIDS) yang lebih informatif. Kereta juga menggunakan lokomotif seri CC201 yang telah diretrofit untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan efisiensi lebih baik.

Dari sisi operasional, rute Singasari tetap mempertahankan jalur populer Jakarta–Solo–Blitar melalui lintasan selatan Jawa. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 13 jam dengan pemberhentian di sejumlah stasiun penting seperti Bekasi, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo.Interior dan Fasilitas Modern yang Lebih Nyaman

Masuk ke dalam rangkaian Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation, penumpang langsung disambut interior modern yang menyerupai kereta cepat. Kursi pada kelas ekonomi kini lebih ergonomis dengan konfigurasi 2-2, dilengkapi port USB type A dan C, colokan universal, serta fitur reclining dan rotating seat.

Kapasitas kabin ekonomi mencapai 72 kursi per kereta dengan ruang kaki yang lebih lega dibanding generasi sebelumnya. Meski bukan kelas eksekutif, kenyamanan yang ditawarkan dinilai meningkat signifikan, terutama untuk perjalanan malam jarak jauh.

Sementara itu, kelas eksekutif hadir dengan konfigurasi lebih lega dan kursi individual yang dilengkapi footrest, meja lipat, serta bantal leher. Fasilitas hiburan dan informasi juga tersedia melalui monitor di setiap kabin.

Baca Juga: Harga Nissan Livina Bekas 2019–2022 Mulai Rp150 Jutaan, MPV Kembar Xpander Ini Jadi Alternatif Avanza?

Pengalaman Perjalanan dan Suasana Stasiun

Perjalanan perdana Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation juga menampilkan pengalaman khas perjalanan malam. Suasana kabin dibuat lebih teduh dengan pencahayaan yang dapat diatur, serta layanan makanan dan minuman yang tersedia di kereta makan bergaya kafe.

Kereta makan menjadi salah satu daya tarik utama karena menawarkan suasana santai dengan menu beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan dan minuman panas. Penumpang juga dapat memanfaatkan layanan sewa selimut untuk perjalanan malam.

Di sepanjang perjalanan, kereta melintasi kawasan industri di Bekasi, Karawang, hingga Cikampek, sebelum memasuki jalur selatan melalui Cirebon. Perubahan jalur ini menjadi titik penting yang menentukan arah perjalanan menuju Jawa Tengah hingga Jawa Timur.Rute Panjang Jakarta–Blitar via Jogja

Setelah Cirebon, kereta melanjutkan perjalanan melalui Purwokerto, Kebumen, Yogyakarta, hingga Solo sebelum akhirnya menuju Blitar. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute terpadat dengan pemandangan khas Jawa yang masih terjaga.

Dengan hadirnya Kereta Api Singasari Stainless Steel New Generation, PT KAI berharap dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi perjalanan jarak jauh. Modernisasi ini juga menjadi bagian dari transformasi besar layanan transportasi kereta api di Indonesia yang semakin mengedepankan teknologi dan kenyamanan penumpang.

Editor : Izahra Nurrafidah
Sumber : Dimas P Nughara, You Tube
rute Jakarta Blitar kereta api Singasari Stasiun Pasar Senen Stainless Steel New Generation pt kai