BLITAR - Kereta api Singasari New Generation resmi beroperasi mulai 15 April 2026 dengan membawa perubahan besar pada layanan perjalanan jarak jauh rute Pasar Senen–Blitar. Pergantian armada ini menghadirkan rangkaian kereta stainless steel terbaru yang diklaim lebih modern, nyaman, dan bebas kursi menghadap mundur.
Peluncuran kereta api Singasari New Generation ini langsung menarik perhatian penumpang, terutama mereka yang sering bepergian dari Stasiun Pasar Senen. Dengan jadwal keberangkatan malam pukul 21.55 WIB, kereta ini menjadi alternatif favorit untuk perjalanan menuju Solo, Yogyakarta, hingga Blitar.
Dalam perjalanan perdana tersebut, terlihat antusiasme tinggi dari penumpang. Selain karena statusnya sebagai armada terbaru, kereta api Singasari New Generation juga menawarkan berbagai peningkatan fasilitas dibanding generasi sebelumnya.
Fasilitas Modern dan Interior Lebih Elegan
Kereta api Singasari kini menggunakan rangkaian stainless steel New Generation keluaran 2026. Perubahan paling mencolok terlihat dari desain interior yang lebih modern, menyerupai kereta cepat dengan nuansa elegan.
Pada kelas ekonomi, konfigurasi kursi 2-2 dengan total 72 kursi tetap dipertahankan. Namun, kenyamanan meningkat berkat kursi ergonomis yang bisa direbahkan dan diputar (revolving seat). Artinya, penumpang tidak lagi mengalami duduk berlawanan arah perjalanan.
Selain itu, tersedia colokan listrik universal serta port USB tipe A dan C di setiap kursi. Fitur ini mendukung kebutuhan penumpang modern yang bergantung pada perangkat elektronik.
Sistem informasi juga semakin canggih melalui layar digital (Passenger Information Display System/PIDS) yang menampilkan kecepatan kereta, suhu kabin, hingga stasiun pemberhentian secara real time.
Kelas Eksekutif Lebih Premium
Untuk kelas eksekutif, kenyamanan semakin ditingkatkan dengan jumlah kursi lebih sedikit, yakni 50 kursi. Setiap kursi dilengkapi sandaran kepala, footrest, dan meja lipat yang dapat digunakan untuk bekerja atau makan.
Interiornya didesain lebih eksklusif dengan warna khas dan pencahayaan yang nyaman untuk perjalanan malam. Tak hanya itu, fasilitas hiburan dan informasi juga tersedia melalui layar monitor di setiap gerbong.
Fitur Keamanan dan Teknologi Baru
Kereta api Singasari New Generation juga dilengkapi berbagai fitur keamanan modern. Mulai dari CCTV di setiap gerbong hingga sistem pintu otomatis yang hanya dapat dibuka saat kondisi aman.
Di stasiun keberangkatan, penumpang kini bisa memanfaatkan teknologi face recognition untuk boarding, mempercepat proses pemeriksaan tiket.
Sementara itu, sambungan antar gerbong menggunakan sistem akordeon yang mampu meredam suara dan mencegah kebocoran saat hujan deras.
Kereta Makan Berkonsep Kafe
Salah satu daya tarik utama adalah kereta makan yang didesain seperti kafe berjalan. Interiornya estetik dengan kapasitas cukup besar, mampu menampung banyak penumpang.
Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan dan minuman seperti cappuccino. Suasana ini membuat pengalaman perjalanan menjadi lebih menyenangkan, terutama saat perjalanan malam.
Selain itu, tersedia musala kecil di dalam kereta makan, memudahkan penumpang untuk beribadah selama perjalanan.
Rute dan Waktu Tempuh
Kereta api Singasari melayani rute Pasar Senen–Blitar dengan waktu tempuh sekitar 13 jam. Beberapa stasiun pemberhentian utama antara lain Bekasi, Cikarang, Cikampek, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta (Lempuyangan), Klaten, hingga Solo.
Kereta ini mengambil jalur selatan Pulau Jawa setelah melewati Cirebon, berbeda dengan beberapa kereta lain yang melalui jalur utara.
Harga Tiket Masih Terjangkau
Meski mengalami peningkatan fasilitas, harga tiket kereta api Singasari New Generation relatif stabil. Untuk kelas ekonomi dibanderol sekitar Rp350.000, sedangkan kelas eksekutif sekitar Rp510.000.
Harga ini dinilai kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan kenyamanan yang ditawarkan. Penumpang kini mendapatkan pengalaman perjalanan setara kelas lebih tinggi tanpa harus membayar mahal.
Alternatif Perjalanan Favorit
Dengan berbagai pembaruan tersebut, kereta api Singasari New Generation menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin bepergian ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain nyaman, jadwal malam yang ditawarkan juga efisien karena penumpang dapat beristirahat selama perjalanan dan tiba di tujuan pada pagi atau siang hari.
Transformasi ini menandai komitmen PT KAI dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api di Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan penumpang akan perjalanan yang aman, nyaman, dan modern.
Editor : Izahra Nurrafidah