BLITAR KAWENTAR - Pengalaman baru menaiki kereta api Singasari Stainless Steel New Generation menjadi sorotan setelah armada ini resmi beroperasi pada 15 April 2026.
Perubahan besar-besaran pada fasilitas dan kenyamanan membuat layanan ini semakin diminati penumpang.
Kereta api Singasari Stainless Steel New Generation memulai perjalanan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menuju Solo hingga Blitar.
Sejak keberangkatan malam hari, antusiasme penumpang terlihat tinggi, terutama karena ini merupakan perjalanan perdana dengan rangkaian terbaru.
Dalam perjalanan tersebut, kereta api Singasari Stainless Steel New Generation menawarkan sensasi berbeda dibanding armada sebelumnya.
Tidak hanya dari segi tampilan, tetapi juga fitur yang lebih modern dan praktis.
Transformasi Total Armada
Perubahan paling mencolok adalah penggunaan rangkaian stainless steel generasi terbaru.
Desain eksterior kini dibedakan berdasarkan kelas, dengan warna biru untuk ekonomi dan pink untuk eksekutif.
Selain tampilan, sistem digitalisasi juga ditingkatkan.
Informasi perjalanan kini ditampilkan melalui layar digital yang lebih informatif, termasuk kecepatan kereta, suhu kabin, hingga stasiun berikutnya.
Kenyamanan Jadi Prioritas
Di kelas ekonomi, kursi kini tidak lagi berhadapan mundur.
Semua kursi telah disesuaikan menghadap arah perjalanan, memberikan pengalaman lebih nyaman bagi penumpang.
Fitur reclining dan ruang kaki yang cukup lega menjadi nilai tambah.
Ditambah lagi dengan adanya port charging lengkap, baik listrik maupun USB, membuat perjalanan panjang tidak terasa membosankan.
Sementara itu, kelas eksekutif menawarkan kenyamanan lebih premium dengan tambahan footrest, meja lipat, serta sandaran kepala ergonomis.
Fasilitas Modern dan Ramah Penumpang
Kereta ini juga dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti pintu otomatis, CCTV, hingga toilet dengan fitur foot washer yang memudahkan penumpang muslim untuk berwudu.
Kereta makan menjadi salah satu fasilitas favorit.
Dengan desain menyerupai kafe, penumpang dapat menikmati makanan sambil bersantai.
Menu yang tersedia cukup beragam dengan harga yang masih terjangkau.
Selain itu, tersedia juga layanan tambahan seperti penyewaan selimut dan bantal untuk perjalanan malam.
Rute Strategis dan Jadwal Fleksibel
Kereta api Singasari melayani rute panjang dari Jakarta menuju Blitar dengan jalur selatan melalui Yogyakarta dan Solo.
Waktu tempuh sekitar 13 jam, namun penumpang bisa turun di berbagai kota besar sepanjang rute.
Beberapa titik pemberhentian penting meliputi Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Klaten, hingga Solo.
Jadwal malam menjadi keunggulan tersendiri karena memungkinkan penumpang beristirahat selama perjalanan.
Harga Masih Kompetitif
Meski mengalami peningkatan fasilitas, harga tiket tetap relatif terjangkau.
Kelas ekonomi dibanderol sekitar Rp350.000, sedangkan kelas eksekutif Rp510.000.
Dengan harga tersebut, banyak penumpang menilai layanan ini memberikan value for money yang tinggi.
Layak Jadi Pilihan Utama
Secara keseluruhan, kereta api Singasari Stainless Steel New Generation menawarkan kombinasi antara kenyamanan, teknologi, dan harga yang kompetitif.
Bagi masyarakat yang ingin bepergian jarak jauh dengan nyaman tanpa harus membayar mahal, kereta ini bisa menjadi pilihan utama.
Terlebih dengan jadwal malam yang efisien dan fasilitas yang terus ditingkatkan.
Kehadiran armada baru ini sekaligus menandai peningkatan kualitas layanan kereta api di Indonesia, khususnya untuk rute Jakarta hingga Jawa Timur.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan