GIANYAR - Aura panas Derby Jawa Timur kembali tersaji pada pekan ke-30 BRI Super League 2025-2026. Persebaya Surabaya dijadwalkan meladeni tantangan rival abadi, Arema FC, dalam laga yang sarat gengsi. Meski bertindak sebagai tim tamu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Bajol Ijo dipastikan bakal tampil all-out dengan kekuatan penuh untuk mengamankan tiga poin dan memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.
Prediksi line up Persebaya Surabaya untuk laga krusial ini diprediksi akan mengandalkan komposisi terbaik. Di bawah mistar gawang, Ernando Ari Sutaryadi tetap menjadi pilihan utama. Lini belakang akan dikawal oleh duet bek tangguh Gustavo Fernandez dan Risto Mitrevski, yang didukung oleh mobilitas Arif Catur Pamungkas di sisi kanan serta Jefferson da Silva di sektor kiri. Keseimbangan ini diharapkan mampu membendung agresivitas lini serang Arema FC yang dimotori Luan Delberto.
Sektor tengah menjadi kunci permainan Persebaya. Kombinasi gelandang muda berbakat Tony Firmansyah dan gelandang bertahan berpengalaman Rachmat Irianto akan menjadi motor penggerak tim. Di depan mereka, Fransisco Rivera akan berperan sebagai kreator serangan yang melayani trisula maut, yakni Gali Freitas di sayap kanan, Bruno Moreira di sayap kiri, serta Bruno Paraiba sebagai ujung tombak utama.
Baca Juga: Picu Banjir Langganan hampir Tiap Tahun, Pemkot Blitar Renovasi Drainase di Jalan
Rekor Pertemuan dan Misi Kebangkitan
Secara historis, kedua tim memiliki catatan persaingan yang cukup ketat. Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya sedikit lebih unggul dengan beberapa kemenangan dramatis, meskipun dalam dua laga terakhir kedua tim harus puas berbagi angka. Head-to-head ini membuktikan bahwa setiap pertemuan antara Bajol Ijo dan Singo Edan selalu berjalan sengit dan sulit ditebak hasilnya.
Saat ini, Persebaya Surabaya bertengger di posisi ke-6 klasemen dengan 45 poin, sementara Arema FC berada di peringkat ke-10 dengan 39 poin. Laga ini menjadi momentum krusial bagi Persebaya untuk merangsek ke papan atas, menempel ketat tim-tim seperti Persija Jakarta dan Bhayangkara FC. Bagi Arema FC, kemenangan di laga ini sangat berharga untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen tengah.
Persaingan di Papan Atas dan Bawah
Persaingan gelar juara BRI Super League musim ini kian mengerucut pada pertarungan sengit antara Persib Bandung dan Borneo FC yang sama-sama mengoleksi 66 poin. Sementara di sisi lain, zona degradasi juga menyajikan drama tersendiri dengan Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak yang terus berjuang keras untuk menghindari turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Baca Juga: Dinilai Bebani Keluarga Pasien, Dewan Usul Parkir RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Gratis
Selain persaingan tim, perhatian publik juga tertuju pada ketatnya perburuan gelar individu. David da Silva (Malut United) masih memimpin daftar top scorer dengan 17 gol, diikuti pemain-pemain tajam lainnya seperti Maxwell Souza (Persija) dan Alex Martins (Dewa United). Di sektor top assist, Mariano Peralta (Borneo FC) tampil impresif dengan 11 assist, yang menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan mana pun.
Duel antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC sore nanti dipastikan bakal menyedot atensi besar pecinta sepak bola. Strategi jitu dari masing-masing pelatih dan disiplin pemain di lapangan akan menjadi penentu siapa yang layak membawa pulang poin penuh dari Pulau Dewata. Apakah Persebaya Surabaya mampu mempertahankan dominasinya di Derby Jawa Timur, atau Arema FC yang akan mencuri kemenangan?
Editor : Natasha Eka Safrina