JAKARTA - Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 menjadi sorotan utama dunia balap setelah tampil mengejutkan di Sirkuit Jerez, Spanyol. Pembalap muda Indonesia itu tidak hanya mencatatkan kecepatan luar biasa, tetapi juga memperlihatkan mentalitas kuat lewat aksi comeback dari posisi start yang sulit hingga finis di zona poin.
Dalam gelaran Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026, rider Honda Team Asia tersebut mencuri perhatian sejak sesi latihan bebas. Ia mencatatkan kecepatan puncak hingga 222,2 km/jam, angka yang langsung menjadi rekor baru di kelas Moto3 pada sirkuit tersebut. Catatan ini bahkan melampaui rekor sebelumnya yang dipegang beberapa pembalap Eropa.
Rekor Kecepatan 222,2 km/jam di Jerez
Pada sesi balapan Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026, data telemetri menunjukkan performa Feda yang luar biasa di lintasan lurus. Kecepatan 222,2 km/jam tersebut membuat sejumlah tim papan atas seperti Red Bull KTM Ajo dan Leopard Racing melakukan pengecekan ulang sistem radar mereka.
Fenomena ini membuat paddock Moto3 heboh, karena kecepatan tersebut dianggap tidak biasa untuk pembalap rookie. Namun, performa tersebut juga menunjukkan potensi besar Feda dalam hal akselerasi dan efisiensi motor Honda NSF 250RW yang ia gunakan.
Crash di Kualifikasi dan Start dari P17
Meski mencetak rekor, perjalanan Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 tidak berjalan mulus. Pada sesi kualifikasi, Feda mengalami kecelakaan di salah satu tikungan cepat Jerez. Insiden tersebut membuatnya gagal meraih posisi start ideal dan harus memulai balapan dari grid ke-17.
Di kelas Moto3 yang terkenal sangat ketat, posisi tersebut biasanya menyulitkan pembalap untuk bersaing di grup depan. Namun, situasi itu justru menjadi titik balik penting bagi Feda untuk menunjukkan kualitas mental dan strategi balapnya.
Comeback Luar Biasa di Balapan Utama
Saat lampu start padam, Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Ia melibas beberapa pembalap di lap awal dengan teknik pengereman dalam dan akselerasi cepat keluar tikungan.
Dalam beberapa lap saja, Feda berhasil merangkak naik hingga menembus grup tengah. Ia tidak hanya mengandalkan kecepatan motor, tetapi juga kecerdasan dalam membaca celah dan momentum slipstream di lintasan lurus Jerez.
Duel sengit sempat terjadi dengan sejumlah pembalap Eropa di grup tengah. Feda beberapa kali melakukan manuver berani namun tetap terkontrol, membuat komentator internasional menyoroti gaya balapnya yang matang meski berstatus rookie.
Baca Juga: Daftar Harga Chevrolet Aveo Bekas Mei 2026, Mulai Rp47 Juta Sudah Dapat Mobil Nyaman dan Irit
Sorotan Media Internasional
Performa Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 turut mendapat perhatian media luar negeri. Salah satu media motorsport internasional menyebut Feda sebagai salah satu rookie paling menonjol musim ini berkat kombinasi kecepatan dan keberanian dalam duel.
Pengamat balap menilai Feda memiliki karakter unik: agresif saat menyerang, tetapi tetap disiplin dalam menjaga ritme balapan. Hal ini dianggap sebagai modal penting untuk bersaing di level Grand Prix yang sangat kompetitif.
Statistik dan Posisi Klasemen
Meski tidak meraih podium, hasil Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 tetap impresif. Ia berhasil finis di posisi keenam dan mengamankan tambahan poin penting. Dengan hasil tersebut, Feda kini bertengger di posisi enam klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 37 poin.
Lebih menarik lagi, Feda tercatat sebagai rookie dengan peringkat tertinggi di antara pendatang baru lainnya. Ia bahkan mengungguli beberapa pembalap yang lebih berpengalaman di kelas Moto3 musim ini.
Mentalitas Rookie yang Menonjol
Performa Feda di Jerez menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek mental dan konsistensi. Jika sebelumnya ia kerap tampil agresif tanpa kontrol penuh, kini ia terlihat lebih matang dalam mengambil keputusan di lintasan.
Kombinasi antara kecepatan, keberanian, dan kecerdasan balap membuat Feda Ega Pratama Moto3 Spanyol 2026 mulai diperhitungkan sebagai ancaman nyata di papan atas Moto3.
Editor : Divka Vance Yandriana