JAKARTA - Drama Persib Bandung vs Arema FC tersaji luar biasa dalam lanjutan BRI Super League Liga 1 2025/2026. Maung Bandung sukses mengalahkan Singo Edan lewat pertandingan penuh tensi tinggi yang ditentukan hingga menit ke-100.
Laga Persib Bandung vs Arema FC berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan saling menekan demi mengamankan tiga poin penting dalam persaingan papan atas klasemen Liga 1 2026.
Arema FC sempat mengejutkan publik setelah berhasil mencetak gol indah melalui skema serangan cepat. Paulinho menjadi aktor penting dalam proses gol tersebut setelah mengirimkan umpan matang kepada Matthus yang sukses menuntaskan peluang dengan sempurna.
Gol itu membuat Arema FC tampil lebih percaya diri. Persib Bandung beberapa kali mencoba membalas melalui serangan bertubi-tubi yang dibangun Beckham Putra, Tom Haye, hingga William Barros. Namun lini pertahanan Singo Edan masih mampu meredam tekanan tuan rumah.
Persib Bandung Bangkit Lewat Transisi Cepat
Persib Bandung akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat skema transisi cepat yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Arema FC. Kesalahan umpan Dalberto berhasil dipotong Beckham Putra sebelum diteruskan kepada Andrew.
Andrew kemudian mengirimkan bola matang ke arah William Barros yang berdiri bebas di kotak penalti. Tanpa kesulitan berarti, striker Persib itu sukses menaklukkan kiper Arema FC dan membuat skor kembali imbang.
Gol tersebut membakar semangat para pemain Persib Bandung. Maung Bandung semakin agresif menyerang demi membalikkan keadaan. Beckham Putra beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk satu tembakan yang membentur tiang gawang.
Tom Haye juga tampil impresif di lini tengah dengan kemampuan distribusi bola dan tembakan jarak jauhnya. Gelandang asal Belanda itu menjadi motor serangan Persib sepanjang pertandingan.
Sementara itu, Arema FC mencoba mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol tambahan. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi lini pertahanan Persib masih mampu melakukan penyelamatan penting.
Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan
Pertandingan semakin panas ketika salah satu pemain Persib Bandung mendapatkan kartu merah setelah pelanggaran keras dari belakang. Wasit sempat melakukan pengecekan melalui VAR sebelum akhirnya memutuskan mengeluarkan kartu merah.
Keputusan tersebut membuat Persib harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan. Situasi itu dimanfaatkan Arema FC untuk tampil lebih menekan dan mengurung pertahanan Maung Bandung.
Singo Edan hampir saja mencetak gol kemenangan melalui sejumlah peluang emas. Namun Persib Bandung menunjukkan mental kuat meski kalah jumlah pemain.
Dukungan suporter di stadion membuat semangat para pemain Persib tetap terjaga hingga menit-menit akhir. Beckham Putra dan kawan-kawan terus berusaha mencari celah untuk mencetak gol kemenangan.
Gol Barba di Menit 100 Jadi Penentu
Drama sesungguhnya terjadi pada masa injury time. Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Persib Bandung mendapatkan peluang dari situasi bola mati.
Barba yang maju sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan penjaga gawang Arema FC. Bola meluncur deras ke gawang dan membuat stadion langsung bergemuruh.
Gol pada menit ke-100 tersebut menjadi penentu kemenangan dramatis Persib Bandung atas Arema FC. Para pemain dan suporter langsung merayakan kemenangan emosional itu dengan penuh euforia.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang sesaat setelah laga kembali dimulai. Persib Bandung sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dramatis meski harus bermain dengan 10 orang.
Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Persib dalam persaingan gelar juara Liga 1 2025/2026. Selain menunjukkan kualitas permainan, Maung Bandung juga membuktikan mental juara mereka di tengah tekanan besar.
Bagi Arema FC, kekalahan dramatis ini menjadi pukulan telak setelah sempat tampil solid dan unggul dalam jumlah pemain. Singo Edan harus segera bangkit agar tidak kehilangan momentum di sisa musim kompetisi.
Editor : Divka Vance Yandriana