Blitar Kawentar – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami hasil kurang maksimal pada sesi latihan bebas kedua atau Free Practice 2 (FP2) Moto3 Prancis 2026, Sabtu 9 Mei 2026. Dalam sesi tersebut, Veda Ega Pratama hanya mampu menempati posisi ke-20 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 41,476 detik.
Hasil Moto3 Prancis 2026 FP2 ini tentu menjadi sorotan para penggemar balap Tanah Air. Pasalnya, Veda sebelumnya tampil cukup impresif di beberapa seri awal Moto3 musim 2026 hingga berhasil menembus posisi enam besar klasemen sementara.
Meski belum tampil optimal di FP2 Moto3 Prancis, peluang Veda Ega Pratama untuk bangkit saat sesi kualifikasi dan race utama masih terbuka lebar. Terlebih, pembalap Indonesia tersebut dikenal memiliki kemampuan bertarung yang cukup baik ketika balapan berlangsung.
Pada sesi latihan bebas kedua Moto3 Prancis 2026, Adrian Fernandez tampil sebagai pembalap tercepat. Rider tersebut mencatat waktu terbaik 1 menit 40,255 detik dan sukses menguasai jalannya FP2.
Di posisi kedua terdapat Alvaro Carpe yang kembali menunjukkan konsistensinya sepanjang musim ini. Sementara posisi ketiga ditempati Adrian Cruces, disusul Brian Uriarte dan Valentin Perrone di lima besar.
Veda Ega Pratama Kesulitan Tembus Papan Atas
Persaingan pada sesi latihan bebas Moto3 Prancis berlangsung sangat ketat. Sejumlah rider muda tampil agresif demi mendapatkan setting motor terbaik sebelum memasuki sesi kualifikasi.
Sayangnya, Veda Ega Pratama belum mampu menemukan performa maksimalnya. Rider Indonesia itu harus puas berada di urutan ke-20, tertinggal cukup jauh dari para pembalap papan atas.
Selain Veda, pembalap Malaysia Hakim Danis juga mengalami kesulitan dan hanya menempati posisi ke-22 pada FP2 Moto3 Prancis 2026.
Meski demikian, hasil latihan bebas belum sepenuhnya menentukan hasil race utama. Banyak pembalap biasanya mampu tampil lebih kompetitif saat memasuki sesi kualifikasi maupun balapan sesungguhnya.
Hal itulah yang kini diharapkan publik Indonesia terhadap Veda Ega Pratama. Apalagi pembalap muda tersebut beberapa kali mampu menunjukkan kemampuan comeback dari posisi belakang.
Jadwal Lengkap MotoGP Prancis 2026
Setelah sesi latihan bebas kedua selesai digelar, rangkaian MotoGP Prancis 2026 akan berlanjut dengan sesi kualifikasi pada Sabtu sore hingga malam WIB.
Kualifikasi MotoGP Prancis dijadwalkan berlangsung pukul 15.50 sampai 16.30 WIB. Sementara kualifikasi Moto3 Prancis akan dimulai pukul 17.45 hingga 18.25 WIB.
Kemudian sesi sprint race MotoGP Prancis digelar pukul 20.00 WIB dan menjadi salah satu momen paling ditunggu penggemar balap motor dunia.
Adapun race utama Moto3 Prancis 2026 akan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dengan total 20 putaran.
Setelah itu, balapan Moto2 digelar pukul 17.15 WIB dan ditutup race utama MotoGP Prancis pukul 19.00 WIB selama 27 putaran.
Seluruh rangkaian balapan MotoGP Prancis 2026 akan disiarkan melalui Sport TV, aplikasi streaming Vidio, serta Trans7 untuk race utama MotoGP.
Klasemen Moto3 2026, Veda Masih Posisi Enam
Meski tampil kurang maksimal di FP2 Prancis, posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 2026 masih cukup kompetitif.
Saat ini, Veda berada di posisi keenam klasemen dengan total 37 poin. Raihan tersebut membuat peluangnya bersaing di papan atas masih terbuka.
Klasemen sementara Moto3 2026 dipimpin Maximo Quiles dengan koleksi 90 poin. Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dengan 53 poin, sedangkan Adrian Fernandez berada di peringkat ketiga dengan 49 poin.
Valentin Perrone menempati posisi keempat dengan 47 poin dan Marco Morelli berada di posisi kelima dengan 45 poin.
Sementara itu, Guido Pini yang ada di bawah Veda mengoleksi 36 poin atau hanya terpaut satu angka saja dari rider Indonesia tersebut.
Persaingan Moto3 musim 2026 diprediksi masih akan berlangsung panjang dan ketat. Konsistensi menjadi faktor penting bagi seluruh pembalap, termasuk Veda Ega Pratama.
Publik Tanah Air kini berharap Veda mampu bangkit saat sesi kualifikasi maupun race utama Moto3 Prancis 2026 dan kembali meraih hasil positif untuk menjaga peluang di papan atas klasemen.
Editor : M. Helmi Nurhisam