Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Bikin Media Prancis Takjub di Moto3 Le Mans 2026, Rookie Indonesia Ini Mulai Diburu Tim Besar

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:32 WIB
Veda Ega Pratama bikin media Prancis kagum di Moto3 Le Mans 2026 dan mulai dilirik tim besar seperti KTM dan Aspar. (Pinterest)
Veda Ega Pratama bikin media Prancis kagum di Moto3 Le Mans 2026 dan mulai dilirik tim besar seperti KTM dan Aspar. (Pinterest)

Blitar Kawentar – Penampilan Veda Ega Pratama di Moto3 Le Mans 2026 sukses menghebohkan paddock balap dunia. Rider muda asal Indonesia tersebut tampil luar biasa di sirkuit teknis Le Mans hingga membuat media Prancis dan sejumlah tim besar Eropa mulai memberikan perhatian serius.

Veda Ega Pratama disebut sebagai salah satu rookie paling menjanjikan musim ini setelah berhasil mencatat waktu impresif dan unggul 0,2 detik dari pembalap Spanyol Brian Uriarte.

Di kelas Moto3, selisih waktu sekecil itu memiliki arti besar. Terlebih Le Mans dikenal sebagai salah satu sirkuit paling sulit dengan kombinasi tikungan teknis dan area pengereman ekstrem yang menuntut akurasi tinggi.

Namun justru di lintasan seperti itulah Veda tampil sangat matang. Cara pembalap Indonesia tersebut mengambil racing line hingga teknik pengeremannya membuat banyak pihak terkejut.

Baca Juga: Suzuki Crossby Jadi Sorotan, SUV Kecil Imut dengan Mesin Mild Hybrid dan Fitur ADAS Lengkap

Veda Ega Pratama Tampil Bak Rider Veteran

Meski masih berstatus rookie, Veda Ega Pratama terlihat sangat nyaman saat melibas setiap sektor Sirkuit Le Mans.

Lap demi lap, performanya semakin agresif dan konsisten hingga akhirnya catatan waktunya mulai menarik perhatian seluruh paddock Moto3.

Yang membuat banyak tim kagum bukan hanya kecepatan Veda, tetapi cara ia mendapatkan waktu tersebut.

Teknik membuka throttle, kestabilan motor saat pengereman, hingga keberanian mengambil racing line sempit dinilai sudah setara dengan pembalap berpengalaman.

Baca Juga: Suzuki Ignis 2026 Resmi Tampil Lebih Futuristik, Harga Mulai Rp220 Jutaan Bikin City Car Ini Kian Menggoda

 

Beberapa sumber dari paddock bahkan menyebut tim Aspar dibuat takjub dengan gaya balap rider Honda Team Asia tersebut.

Mereka menilai Veda memiliki insting balap alami yang sulit ditemukan pada pembalap muda lainnya.

Media Prancis Mulai Soroti Rider Indonesia

Performa impresif Veda Ega Pratama tidak hanya dibicarakan di dalam paddock, tetapi juga mulai mendapat sorotan media balap Prancis.

Sejumlah pengamat menyebut pembalap Indonesia itu layak disejajarkan dengan rider-rider muda terbaik Eropa.

Pujian tersebut terasa spesial karena selama ini pembalap Asia sering dianggap kurang kompetitif dibanding rider Eropa di ajang Moto3.

Namun Veda perlahan mulai mematahkan stigma tersebut lewat performa nyata di lintasan.

Le Mans menjadi bukti bahwa talenta besar dunia balap tidak selalu lahir dari negara-negara Eropa.

KTM dan Aspar Dikabarkan Mulai Melirik

Penampilan luar biasa Veda Ega Pratama kabarnya mulai menarik perhatian beberapa tim besar.

KTM dan Aspar disebut menjadi dua tim yang mulai memantau perkembangan pembalap Indonesia tersebut untuk musim mendatang.

Ketertarikan dari tim besar Eropa tentu bukan hal sederhana. Sebab mereka dikenal sangat selektif dalam mencari rider muda potensial.

Jika rumor tersebut benar, maka Veda berpeluang mencetak sejarah sebagai salah satu pembalap Indonesia yang benar-benar diperhitungkan di level dunia.

Meski begitu, Honda Team Asia sampai saat ini masih menjadi tim yang paling percaya terhadap perkembangan Veda.

Dalam banyak sesi musim ini, performa Veda bahkan dinilai lebih impresif dibanding rekan setimnya, Zen Mitani.

Jadi Andalan Baru Honda Team Asia

Konsistensi dan mental kuat membuat Veda Ega Pratama kini dianggap sebagai rider utama Honda Team Asia di Moto3 2026.

Status tersebut tidak diraih secara instan. Dibutuhkan kerja keras, adaptasi cepat, dan keberanian menghadapi tekanan besar di paddock internasional.

Yang paling membuat banyak pihak kagum adalah mentalitas Veda sebagai rookie. Ia tidak terlihat takut menghadapi rider-rider Eropa yang lebih berpengalaman.

Sebaliknya, Veda justru tampil semakin percaya diri di sirkuit teknis seperti Le Mans.

Performa tersebut membuat banyak pengamat yakin bahwa pembalap Indonesia itu memiliki masa depan besar di dunia balap motor internasional.

Indonesia Mulai Diperhitungkan di Moto3

Kebangkitan Veda Ega Pratama juga membawa dampak besar bagi citra pembalap Asia di ajang Moto3.

Selama bertahun-tahun, dominasi rider Eropa membuat pembalap Asia jarang mendapat perhatian serius.

Namun kini situasinya mulai berubah. Kehadiran Veda membuat banyak tim dan media internasional mulai melirik potensi besar dari Indonesia.

Meski perjalanan menuju level tertinggi masih panjang, penampilan Veda di Moto3 Le Mans 2026 sudah menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini memiliki talenta yang mampu bersaing di panggung dunia.

Jika terus berkembang konsisten dan mendapat dukungan penuh dari tim, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan menjadi sejarah baru bagi balap motor Indonesia.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 Le Mans 2026 #KTM dan Aspar #Honda Team Asia #veda ega pratama #Brian Uriarte