(screenshot youtube)
JAKARTA - Nama Galang Hendra Pratama kembali menjadi sorotan pecinta balap motor Tanah Air. Setelah lebih dari satu dekade Indonesia absen memiliki wakil di ajang balap motor dunia kelas supersport, Galang hadir membawa harapan baru sebagai rider muda yang tampil di kompetisi World Supersport 600 musim 2020.
Kehadiran Galang Hendra di World Supersport 600 menjadi momen penting bagi dunia balap Indonesia. Sebab, ia menjadi pembalap Indonesia kedua setelah Doni Tata Pradita yang tampil di kejuaraan dunia supersport sejak 2009 silam.
Pembalap kelahiran Bantul, Yogyakarta itu tampil bersama tim Yamaha Racing Indonesia dan menjadi satu-satunya rider Merah Putih yang turun penuh di kompetisi balap motor dunia supersport musim tersebut.
Keyword “Galang Hendra World Supersport 600” pun ramai dicari setelah kiprahnya dinilai berhasil membuka jalan baru bagi pembalap muda Indonesia untuk tampil di level internasional.
Berawal dari Anak Pembalap Nasional
Bakat balap Galang ternyata sudah terlihat sejak kecil. Darah balap mengalir dari kedua orang tuanya yang merupakan mantan pembalap tingkat nasional. Lingkungan keluarga membuat Galang akrab dengan dunia balap sejak usia dini.
Sebelum fokus di roadrace, Galang lebih dulu menjajal ajang motocross saat masih anak-anak. Namun seiring waktu, ia mulai serius meniti karier di lintasan aspal dan bergabung dengan Yamaha Racing Indonesia.
Kariernya berkembang pesat ketika tampil di ajang Asia Road Racing Championship dan kejuaraan nasional underbone 125cc serta 110cc. Pada 2014, Galang sukses mencuri perhatian usai meraih posisi runner-up di level Asia.
Prestasi tersebut membuat Yamaha terus memberikan kesempatan lebih besar kepada Galang untuk berkembang hingga akhirnya tampil di kompetisi internasional.
Bersinar di Eropa dan Akademi Valentino Rossi
Nama Galang mulai dikenal publik Eropa pada 2016. Saat itu, ia menjadi salah satu pembalap Asia yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan di akademi balap milik legenda MotoGP, Valentino Rossi, di Tavullia, Italia.
Kesempatan berlatih di akademi VR46 menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya. Penampilan impresif Galang selama pelatihan membuka jalan menuju ajang World Supersport 300.
Pada 2017, Galang mendapat kesempatan tampil sebagai wildcard di beberapa seri World Supersport 300. Hasilnya langsung mencuri perhatian dunia balap internasional.
Salah satu momen paling fenomenal terjadi ketika Galang sukses merebut podium di seri Jerez, Spanyol. Prestasi itu membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu rider muda potensial dari Asia.
Kesuksesan tersebut membuat Yamaha memberinya kontrak satu musim penuh di World Supersport 300 pada 2018.
Juara dan Naik Kelas ke World Supersport 600
Musim penuh pertamanya di World Supersport 300 berjalan manis. Galang berhasil mencetak kemenangan di seri Brno dan terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim.
Pada musim 2019, performanya semakin stabil. Ia mampu konsisten finis kompetitif hingga mengakhiri klasemen di posisi tujuh besar dunia.
Rentetan hasil apik itu akhirnya membawa Galang naik kelas ke World Supersport 600 musim 2020. Kompetisi ini dikenal jauh lebih kompetitif karena menggunakan motor 600cc dengan tenaga besar serta diisi pembalap-pembalap berpengalaman dari berbagai negara.
Meski menghadapi persaingan ketat, Galang tetap menunjukkan semangat tinggi untuk belajar dan berkembang.
“Naik ke 600cc jelas berbeda. Persaingannya lebih berat dan motor juga jauh lebih agresif,” ungkap Galang dalam sebuah wawancara.
Jadi Harapan Baru Balap Indonesia
Kehadiran Galang di kejuaraan dunia supersport menjadi angin segar bagi balap motor Indonesia. Setelah era Doni Tata Pradita, publik akhirnya kembali memiliki pembalap yang tampil reguler di kompetisi dunia.
Perjalanan Galang juga menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level internasional jika mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang tepat.
Di usia yang masih muda, Galang dinilai masih memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh di dunia balap motor internasional.
Dukungan publik Indonesia pun terus mengalir agar pembalap asal Bantul itu mampu meraih hasil lebih baik dan mengharumkan nama bangsa di ajang World Supersport maupun level yang lebih tinggi di masa depan.
Editor : Dyah Wulandari