(screenshot youtube)
JAKARTA - Nama Gerry Salim kembali menjadi sorotan pecinta balap motor Tanah Air setelah dipastikan tampil pada ajang Moto3 2019 di Sirkuit Mugello, Italia. Pembalap asal Surabaya tersebut mendapat kesempatan membela Honda Team Asia menggantikan pembalap Jepang, Ai Ogura, yang mengalami cedera.
Kehadiran Gerry Salim di Moto3 Mugello menjadi kabar membanggakan bagi Indonesia. Setelah Dimas Ekky tampil di kelas Moto2, kini satu lagi pembalap Merah Putih merasakan atmosfer balapan Grand Prix dunia.
Gerry Salim dijadwalkan turun pada balapan Moto3 Italia yang berlangsung 2 Juni 2019. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi pembalap binaan Astra Honda Motor tersebut untuk menunjukkan kemampuan di level internasional.
Ai Ogura sendiri harus absen usai mengalami patah tulang tangan kiri saat tampil di Moto3 Prancis di Sirkuit Le Mans beberapa waktu sebelumnya. Honda Team Asia kemudian menunjuk Gerry Salim sebagai pengganti untuk mengisi kursi kosong di Mugello.
Gerry Salim Hadapi Ketatnya Persaingan Moto3
Moto3 dikenal sebagai salah satu kelas balap paling kompetitif di ajang Grand Prix. Persaingan sangat rapat dengan deretan pembalap muda berbakat dari berbagai negara yang tampil agresif sejak awal lomba.
Baca Juga: Dilema Pengelolaan Sampah di Kota Blitar usai DPRD Tolak Pengadaan Mesin Insinerator di TPA Ngegong
Meski demikian, Gerry Salim tidak gentar menghadapi tantangan besar tersebut. Pembalap berusia 22 tahun itu dipercaya mampu bersaing menggunakan motor Honda NSF250R melawan rider-rider muda terbaik dunia.
Bekal pengalaman balap internasional menjadi modal penting bagi Gerry. Selain itu, dukungan masyarakat Indonesia juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi pembalap asal Surabaya tersebut untuk tampil maksimal di Mugello.
Penampilannya di Moto3 pun diharapkan bisa membuka peluang mencuri poin sekaligus memperlihatkan kualitas pembalap Indonesia di kancah dunia.
Konsisten di CEV Moto2 European Championship
Sebelum tampil di Moto3 Mugello, Gerry Salim diketahui sedang menjalani musim kompetitif di ajang CEV Moto2 European Championship. Kejuaraan tersebut menjadi salah satu arena pembinaan penting menuju level Grand Prix dunia.
Dalam beberapa seri balapan, Gerry menunjukkan performa cukup menjanjikan. Ia tampil kompetitif dan terus berupaya bersaing dengan pembalap-pembalap Eropa yang sudah berpengalaman.
Hingga pertengahan musim, Gerry menempati posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Posisi tersebut masih berpeluang meningkat karena musim balap masih menyisakan beberapa seri lagi.
Kesempatan tampil di Moto3 Mugello juga diyakini menjadi tambahan pengalaman berharga bagi perjalanan karier Gerry di dunia balap internasional.
Produk Astra Honda Racing School
Gerry Salim merupakan salah satu lulusan awal Astra Honda Racing School, program pembinaan pembalap muda Indonesia yang dijalankan Astra Honda Motor. Program tersebut bertujuan mencetak talenta muda untuk bersaing di level Asia hingga dunia.
Baca Juga: Harga Material Naik, Pemkot Blitar Pastikan Anggaran Bantuan RTLH tak Berubah
Sejak usia muda, Gerry sudah menunjukkan bakat luar biasa di lintasan balap. Deretan prestasi pun berhasil dikoleksinya dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Salah satu pencapaian penting Gerry adalah menjadi runner-up Asia Dream Cup 2013. Selain itu, ia juga sukses meraih gelar juara Asia Road Racing Championship 2017 yang semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pembalap terbaik Indonesia.
Prestasi tersebut membuat Gerry dipercaya terus berkembang dan mendapat peluang tampil di berbagai ajang internasional bersama Honda Team Asia.
Tambah Seru Persaingan Pembalap Indonesia di GP
Kehadiran Gerry Salim di Moto3 Mugello semakin menambah antusiasme pecinta MotoGP Indonesia. Sebab, pada saat yang sama sudah ada Dimas Ekky yang berlaga di kelas Moto2 bersama Honda Team Asia.
Dua pembalap Indonesia yang tampil di ajang Grand Prix menjadi bukti bahwa pembinaan balap nasional mulai menunjukkan hasil positif. Kehadiran mereka di level dunia juga memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk meniti karier di dunia motorsport.
Dukungan besar dari masyarakat Indonesia diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi Gerry Salim dan Dimas Ekky agar terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi.
Balapan di Mugello sendiri menjadi tantangan besar karena karakter sirkuit yang cepat dan teknikal. Namun pengalaman serta mental bertanding Gerry diyakini bisa membantunya tampil kompetitif melawan pembalap-pembalap dunia.
Editor : Dyah Wulandari