JAKARTA - Penampilan Andi Farid Izdihar atau yang lebih dikenal sebagai Andi Gilang mulai menunjukkan perkembangan positif di ajang Moto3 2021. Satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil penuh musim itu sukses mencatatkan performa menjanjikan pada seri Moto3 Portugal.
Keyword utama “Andi Gilang” langsung menjadi perhatian setelah rider Honda Team Asia tersebut mampu mencetak rekor pribadi terbaik sepanjang akhir pekan di Sirkuit Algarve, Portugal. Meski belum berhasil meraih poin, performa pembalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan itu dianggap mengalami peningkatan signifikan dibanding dua seri sebelumnya di Qatar.
Andi Gilang tampil mengejutkan pada sesi latihan bebas pertama atau FP1 yang berlangsung Jumat. Saat itu, ia berhasil menempati posisi keempat tercepat dan bersaing dengan sejumlah rider papan atas Moto3.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Andi Gilang sepanjang musim Moto3 2021 sekaligus memberi harapan besar bagi penggemar balap Indonesia.
Sempat Tembus Empat Besar
Performa impresif Andi Gilang di Portugal sebenarnya sempat membuka peluang besar untuk lolos ke sesi kualifikasi kedua atau Q2.
Pada sesi Q1, pembalap Honda Team Asia itu bahkan sempat duduk di posisi empat besar yang menjadi batas akhir rider lolos ke Q2.
Namun situasi berubah di menit-menit terakhir setelah tim-tim besar mulai mengeluarkan setting terbaik mereka. Andi akhirnya harus tergeser dari posisi aman dan gagal melaju ke Q2.
Meski demikian, rider Indonesia tersebut tetap mencatat hasil cukup baik dengan mengamankan posisi start ke-15 untuk balapan utama hari Minggu.
“Ini menjadi salah satu akhir pekan terbaik Andi di Moto3 musim ini,” tulis laporan yang mengulas performanya.
Duel Sengit dengan Ricardo Rossi
Saat race berlangsung, Andi Gilang sempat memperbaiki posisi hingga naik ke peringkat 14. Namun ketatnya persaingan membuat dirinya lebih banyak bertarung di posisi 16 hingga 18 sepanjang balapan.
Baca Juga: Harga Toyota Kijang Kapsul Bekas November 2025 Bikin Kaget, Mulai Rp32,5 Juta hingga Rp77 Juta
Meski belum mampu menembus zona poin, Andi menunjukkan perkembangan penting dalam hal konsistensi dan mental bertarung.
Salah satu momen menarik terjadi pada lap-lap akhir ketika Andi Gilang terlibat duel sengit melawan pembalap KTM BOE Owlride, Ricardo Rossi.
Pertarungan keduanya berlangsung ketat hingga garis finis. Andi akhirnya berhasil unggul atas rider Italia tersebut dengan selisih hanya 0,05 detik.
Hasil itu membuat Andi Gilang mencatat finis terbaiknya sepanjang tampil di Moto3 musim 2021.
Konsisten Finis Jadi Modal Penting
Meski belum mengoleksi poin dari tiga seri awal Moto3 2021, performa Andi Gilang tetap mendapat apresiasi.
Salah satu catatan positif terbesar adalah konsistensinya menyelesaikan balapan. Di tengah ketatnya persaingan kelas Moto3 yang terkenal agresif, Andi mampu menjaga ritme dan menghindari crash.
Kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi pembalap muda Indonesia untuk terus berkembang di level Grand Prix.
Saat ini Andi Gilang berada di posisi ke-24 klasemen sementara Moto3 2021 dan masih unggul atas beberapa pembalap lainnya.
Performa di Portugal juga menjadi bukti bahwa rider asal Sulawesi Selatan itu perlahan mulai menemukan feeling terbaiknya bersama motor Honda Team Asia.
Tantangan Berikutnya di Moto3 Spanyol
Setelah seri Portugal, Andi Gilang dijadwalkan kembali bertarung pada Moto3 Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez.
Balapan tersebut diprediksi menjadi ujian penting berikutnya bagi pembalap Indonesia untuk mempertahankan tren positif yang mulai terlihat di Portugal.
Dengan peningkatan performa yang terus terjadi, peluang Andi Gilang untuk meraih poin pertamanya di Moto3 musim 2021 masih terbuka lebar.
Pengalaman menghadapi para rider terbaik dunia juga diyakini akan membantu perkembangan karier Andi di masa depan.
Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di Moto3 musim itu, Andi Gilang membawa harapan besar pecinta motorsport Tanah Air untuk melihat Merah Putih mampu bersaing di level Grand Prix dunia.
Kini publik menanti apakah pembalap asal Bulukumba tersebut mampu melanjutkan progres positifnya pada seri-seri berikutnya dan akhirnya mencetak sejarah baru bagi Indonesia di Moto3.
Editor : Dyah Wulandari