Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Bikin Pedok Moto3 Gempar di Le Mans, Dipeluk Kru Honda Usai Finis Keempat

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 12 Mei 2026 | 17:27 WIB
Veda Ega Pratama bikin pedok Moto3 Le Mans heboh usai finis keempat dan dipeluk kru Honda karena tampil luar biasa.(pinterest)
Veda Ega Pratama bikin pedok Moto3 Le Mans heboh usai finis keempat dan dipeluk kru Honda karena tampil luar biasa.(pinterest)

Blitar Kawentar- Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan dunia balap internasional usai tampil impresif pada ajang Moto3 di Sirkuit Le Mans. Meski gagal naik podium, Veda Ega Pratama sukses mencuri perhatian setelah finis di posisi keempat dalam balapan penuh tekanan dan drama di lintasan legendaris Prancis tersebut.

Penampilan Veda Ega Pratama di Moto3 Le Mans dianggap sebagai salah satu performa paling matang dari rider muda Asia musim ini. Pembalap asal Indonesia itu mampu bertahan di grup depan saat banyak pembalap lain melakukan kesalahan akibat kondisi lintasan yang sulit diprediksi.

Sejak awal balapan, Veda tampil agresif namun tetap tenang. Ia beberapa kali terlibat duel ketat dengan rider-rider Eropa yang lebih berpengalaman. Namun, pembalap muda binaan Honda itu mampu menjaga ritme balap hingga lap terakhir tanpa kehilangan fokus.

Penampilan Veda Ega Pratama Bikin Kru Honda Bangga

Usai balapan berakhir, suasana di area pedok Honda langsung berubah penuh antusias. Kru dan mekanik tim menyambut kedatangan Veda dengan tepuk tangan dan pelukan hangat sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya di lintasan Le Mans.

Momen emosional terjadi ketika salah satu petinggi Honda langsung menghampiri Veda Ega Pratama dan memeluknya erat sesaat setelah turun dari motor. Adegan tersebut langsung menarik perhatian kru dari tim lain yang berada di sekitar pedok Moto3.

Baca Juga: Toyota Nav1 Bekas Harga Rp149 Juta Jadi Rebutan, Kabin Mewah ala Alphard dan Irit BBM Bikin Keluarga Kepincut

Bukan tanpa alasan Honda memberikan apresiasi besar kepada Veda. Sepanjang race, pembalap Indonesia itu dinilai mampu menjaga konsistensi pace dengan sangat baik. Di tengah ketatnya persaingan grup depan Moto3 yang terkenal penuh slipstream dan overtake agresif, Veda tetap tampil disiplin dan minim kesalahan.

Beberapa kru asing bahkan terlihat memberikan gestur hormat kepada Veda saat memasuki garasi tim. Mereka mengakui kemampuan pembalap muda Indonesia itu dalam mengendalikan motor di salah satu sirkuit paling teknis di kalender Moto3.

Le Mans Jadi Bukti Mental Kuat Pembalap Indonesia

Sirkuit Le Mans dikenal sebagai lintasan yang sulit ditaklukkan, terutama bagi rider muda. Banyak pembalap berpengalaman kehilangan ritme akibat tikungan sempit dan karakter trek yang menuntut konsentrasi tinggi.

Namun Veda Ega Pratama justru mampu tampil tenang sepanjang balapan. Ia terlihat sangat presisi saat melakukan pengereman dan beberapa kali sukses menyalip lawan di area cornering tanpa kontak berbahaya.

Baca Juga: Toyota Nav1 Bekas Rp149 Jutaan Bikin Kaget, MPV CBU Jepang Senyaman Alphard Tapi Lebih Irit dari Innova

Penampilan tersebut membuat banyak pihak mulai percaya bahwa Indonesia kini memiliki talenta yang benar-benar layak bersaing di level dunia. Veda tidak hanya cepat, tetapi juga menunjukkan mental bertarung yang kuat di bawah tekanan besar.

Data balapan yang ditampilkan di garasi Honda bahkan disebut menjadi bahan pembicaraan internal tim. Konsistensi lap time Veda dinilai sangat stabil dibanding beberapa rider lain yang kehilangan ritme pada pertengahan balapan.

Honda Mulai Melihat Potensi Besar Veda

Hasil finis keempat mungkin terlihat biasa di atas kertas. Namun bagi Honda, pencapaian tersebut dianggap sangat penting karena menunjukkan perkembangan signifikan dari Veda Ega Pratama.

Dalam beberapa seri terakhir, performa pembalap muda Indonesia itu terus mengalami peningkatan. Mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga race utama, Veda mampu menunjukkan progres yang konsisten.

Banyak pengamat Moto3 menilai Veda kini bukan sekadar rider pelengkap di grid. Ia mulai berkembang menjadi pembalap yang diperhitungkan dan berpotensi menjadi masa depan Honda di kelas Moto3.

Dukungan publik Indonesia terhadap Veda juga semakin besar. Kehadirannya di ajang balap dunia memberi harapan baru bahwa pembalap Tanah Air mampu bersaing dengan rider-rider terbaik dunia.

Jika perkembangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin podium bahkan kemenangan akan segera diraih oleh Veda Ega Pratama dalam waktu dekat. Penampilan luar biasanya di Le Mans menjadi sinyal kuat bahwa talenta muda Indonesia kini mulai mendapat tempat di pedok internasional.

Momentum tersebut sekaligus menjadi kebanggaan besar bagi dunia balap Indonesia. Sebab untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, nama pembalap Indonesia benar-benar dibicarakan serius di level Moto3 dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Moto3 Le Mans #Honda Moto3 #Pedok Moto3 #veda ega pratama #pembalap indonesia