JAKARTA - Tren kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi hemat energi. Tidak hanya mobil listrik, motor listrik kini juga mulai ramai hadir di pasar otomotif nasional dengan berbagai pilihan fitur dan harga yang kompetitif.
Salah satu motor listrik yang mulai mencuri perhatian adalah Volta. Motor listrik buatan Indonesia ini menawarkan biaya operasional sangat murah, minim perawatan, dan kemampuan jarak tempuh yang cukup jauh untuk penggunaan harian.
Dalam ulasan kanal Motowon Indonesia, motor listrik Volta disebut memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya layak dipertimbangkan sebagai kendaraan masa depan, terutama untuk mobilitas perkotaan.
Motor Listrik Volta Gunakan Dua Baterai
Motor listrik Volta menggunakan sistem tenaga baterai yang dapat diisi ulang langsung dari rumah. Berbeda dengan mobil listrik yang membutuhkan alat pengisian khusus, pengisian daya motor ini disebut lebih sederhana.
Untuk mengisi baterai dari kondisi kosong hingga penuh, pengguna membutuhkan daya listrik sekitar 2 kWh dengan waktu pengisian sekitar delapan jam.
Motor listrik ini menggunakan dua slot baterai sehingga mampu menempuh jarak lebih jauh. Dalam pengujian dan klaim pabrikan, satu baterai dapat digunakan hingga sekitar 55 kilometer.
Dengan dua baterai, motor listrik Volta diklaim mampu menjelajah hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
“Kalau ingin lebih awet, kecepatannya bisa disesuaikan sehingga jarak tempuh bisa lebih jauh,” ujar reviewer Motowon Indonesia.
Respons Akselerasi Sangat Cepat
Salah satu hal menarik dari motor listrik Volta adalah sistem penggeraknya yang berbeda dengan motor bensin konvensional. Motor ini tidak menggunakan rantai untuk memutar roda belakang.
Dinamo motor langsung terhubung ke roda sehingga tenaga yang dihasilkan terasa lebih instan. Efeknya, akselerasi motor menjadi sangat responsif ketika tuas gas diputar.
Reviewer menyebut pengguna baru mungkin akan merasa motor sedikit “meloncat” saat pertama kali digunakan karena respons torsinya yang cukup cepat.
Namun setelah beradaptasi beberapa saat, karakter berkendara motor listrik ini disebut nyaman dan mudah dikendalikan, terutama bagi pengguna motor matik.
“Begitu sedikit adaptasi, langsung nyaman dipakai,” ungkap reviewer.
Minim Perawatan dan Lebih Hemat
Keunggulan lain dari motor listrik Volta adalah biaya perawatan yang sangat minim. Pengguna tidak perlu mengganti oli, busi, maupun komponen mesin seperti pada motor berbahan bakar bensin.
Perawatan utama hanya berfokus pada pengecasan baterai dan pemeriksaan komponen dasar kendaraan.
Dari sisi biaya operasional, motor listrik ini juga dinilai sangat hemat. Jika dikonversikan ke rupiah, biaya penggunaan motor hanya sekitar Rp28 per kilometer.
Angka tersebut jauh lebih murah dibanding penggunaan motor bensin untuk jarak yang sama.
Selain itu, pajak tahunan motor listrik Volta juga sangat ringan. Reviewer menyebut biaya pajak kendaraan hanya sekitar Rp70 ribu per tahun berkat insentif kendaraan listrik dari pemerintah daerah.
Fitur dan Ruang Penyimpanan Jadi Nilai Tambah
Motor listrik Volta juga memiliki sejumlah fitur modern seperti alarm keamanan, panel digital, dan sistem penguncian otomatis saat motor dalam posisi parkir.
Bagian dek tengah motor dibuat sangat luas sehingga mampu membawa barang besar seperti koper atau barang bawaan lainnya.
Reviewer bahkan membandingkan ruang dek Volta lebih luas dibanding beberapa motor matik populer di Indonesia.
Selain itu, baterai motor bisa diisi langsung saat masih terpasang di kendaraan maupun dilepas untuk dicas di dalam rumah atau kamar.
Harga Mulai Rp18 Jutaan
Motor listrik Volta dipasarkan dengan harga sekitar Rp18 juta untuk versi satu baterai. Sementara jika ingin menggunakan dua baterai, pengguna perlu menambah biaya sekitar Rp6 juta hingga Rp7 juta.
Dengan tambahan baterai kedua, harga motor menjadi sekitar Rp25 jutaan.
Meski demikian, motor listrik ini dinilai cukup menarik karena menawarkan efisiensi tinggi, biaya operasional murah, serta pengalaman berkendara yang berbeda dibanding motor konvensional.
Kehadiran motor listrik Volta menjadi salah satu tanda bahwa kendaraan listrik perlahan mulai diterima masyarakat Indonesia sebagai alternatif transportasi masa depan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.
Editor : Divka Vance Yandriana