Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gesit GK5 Comeback Mengejutkan! Motor Listrik “Darah Korea” Ini Punya Spek 5,4 kW Setara 125cc, Tapi Tak Dijual Umum

Divka Vance Yandriana • Jumat, 15 Mei 2026 | 17:21 WIB
Motor listrik Gesit GK5 comeback dengan 5,4 kW setara 125cc, namun hanya dijual B2B dan B2G, bukan untuk umum.
Motor listrik Gesit GK5 comeback dengan 5,4 kW setara 125cc, namun hanya dijual B2B dan B2G, bukan untuk umum.

JAKARTA - Nama motor listrik Gesit GK5 kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam bentuk unit kolaborasi antara PT D Mobility System dan Gesit. Motor listrik Gesit GK5 ini disebut sebagai salah satu model yang cukup langka karena tidak dipasarkan secara umum, melainkan hanya melalui skema B2B (business to business) dan B2G (business to government).

Kemunculan motor listrik Gesit GK5 sekaligus menjawab rasa penasaran publik terkait eksistensi brand Gesit yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan. Unit ini merupakan bagian dari ekosistem PT D Mobility System yang juga mengembangkan beberapa produk kendaraan listrik lain dengan basis teknologi berbeda.

Motor ini hadir dengan konsep yang masih mempertahankan DNA Gesit Raya, namun membawa sejumlah pembaruan dari sisi teknologi, desain, hingga sistem penggerak yang digunakan.

Baca Juga: Review Lengkap Polytron Fox R, Motor Listrik Rp20 Jutaan dengan Top Speed 97 Km/Jam, Murah tapi Ada Kekurangan yang Bikin Kaget


Desain Gesit GK5: Mirip Gesit Raya, Tapi Lebih Ringkas

Secara tampilan, Gesit GK5 masih mengusung desain khas Gesit Raya dengan model stang trondol dan bodi simpel. Namun perbedaan paling mencolok terlihat pada ukuran roda yang lebih kecil.

Jika Gesit Raya menggunakan ring 14 inci, motor listrik Gesit GK5 hanya menggunakan ring 12 inci. Perbedaan ini membuat tampilan GK5 terlihat lebih ringkas, namun tetap stabil untuk penggunaan harian.

Dari sisi dashboard, motor ini mengadopsi desain yang mirip dengan model Deux 7. Panel instrumen menampilkan informasi seperti kecepatan, status baterai, mode berkendara, serta indikator trip dan odo meter. Tampilan ini sudah cukup modern meskipun tetap sederhana.

Baca Juga: Toyota Calya 2026 Resmi Jadi MPV Keluarga Murah Favorit, Harga Rp170 Jutaan dengan Fitur Lengkap dan BBM Irit


Performa dan Sistem Penggerak

Dari sisi performa, motor listrik Gesit GK5 dibekali motor BLDC hub drive dengan daya yang diklaim mencapai sekitar 5,4 kW, setara dengan motor bensin 125 cc. Teknologi ini disebut memiliki sentuhan “DNA Korea” karena menggunakan komponen dari Hyundai Kevico.

Motor ini memiliki dua mode berkendara, yaitu Eco dan Sport. Mode Eco dirancang untuk efisiensi dan pengendaraan santai, sementara mode Sport memberikan tenaga lebih agresif pada kecepatan menengah hingga atas.

Menariknya, karakter tenaga motor ini tidak terlalu agresif di putaran bawah. Akselerasi awal cenderung halus, sehingga lebih nyaman untuk penumpang atau penggunaan operasional seperti transportasi harian.

Baca Juga: Daihatsu Sigra 2026 Makin Modern dan Irit, Mobil Keluarga 7 Penumpang Murah Ini Tetap Jadi Favorit Indonesia

Namun, saat memasuki kecepatan menengah hingga tinggi, tenaga motor listrik Gesit GK5 mulai terasa lebih kuat dan stabil.


Suspensi, Kenyamanan, dan Handling

Dari sisi kenyamanan, motor ini menggunakan suspensi belakang yang tergolong empuk meski dengan ukuran ban yang lebih kecil. Hal ini membuat pengalaman berkendara tetap nyaman, baik untuk pengendara maupun penumpang.

Suspensi depan dan belakang dirancang untuk meredam guncangan di jalan perkotaan, meskipun pada beberapa kondisi tertentu suspensi depan terasa lebih kaku dibanding bagian belakang.

Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di depan dan belakang, memberikan kontrol pengereman yang lebih baik dan responsif.


Baterai dan Ekosistem D Mobility System

Salah satu aspek penting dari motor listrik Gesit GK5 adalah sistem baterainya. Motor ini menggunakan baterai 96 volt 30Ah yang merupakan bagian dari ekosistem PT D Mobility System.

Ekosistem ini juga digunakan pada beberapa kendaraan lain seperti Deux dan Dae Dong Mobility, sehingga memungkinkan standarisasi komponen dan efisiensi produksi.

Namun, penting dicatat bahwa Gesit GK5 bukan produk yang dijual secara retail. Motor ini hanya tersedia melalui skema kerja sama B2B dan B2G, sehingga tidak dapat dibeli oleh konsumen umum secara bebas.


Status Produksi dan Ketersediaan

Berbeda dengan motor listrik komersial pada umumnya, Gesit GK5 lebih difokuskan untuk kebutuhan operasional dan proyek tertentu. Hal ini membuat unitnya tergolong terbatas dan tidak dipasarkan di dealer umum.

Meski demikian, kehadiran motor listrik Gesit GK5 menjadi bukti bahwa pengembangan kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang melalui kolaborasi lintas industri, termasuk integrasi teknologi dari Korea Selatan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#motor listrik gesit #motor listrik #Motor listrik Gesits