JAKARTA - Pengalaman penggunaan motor listrik Gesit kembali menjadi sorotan setelah sebuah ulasan pemakaian jangka panjang selama 1,5 tahun viral dibahas. Motor listrik Gesit ini dinilai tetap awet dan layak digunakan, meski mengalami beberapa catatan kecil pada fitur dan komponen tertentu.
Dalam laporan penggunaan tersebut, motor listrik Gesit justru menunjukkan tren harga yang menurun dari sekitar Rp29 jutaan di awal peluncuran menjadi sekitar Rp26,7 jutaan saat ini. Kondisi ini menarik perhatian karena berbanding terbalik dengan mayoritas motor skuter konvensional yang justru mengalami kenaikan harga.
Dipakai Harian, Tapi Tetap Tahan Lama
Motor listrik Gesit diketahui digunakan secara aktif setiap hari, termasuk untuk mobilitas jarak pendek hingga menengah. Bahkan, motor ini sempat dipakai bergantian untuk aktivitas operasional harian yang cukup padat.
Meski penggunaan intensif, motor listrik Gesit tetap menunjukkan performa yang stabil. Tidak ditemukan kerusakan besar pada sistem penggerak maupun baterai selama pemakaian lebih dari satu tahun. Hal ini menjadi salah satu poin kuat yang membuat motor ini masih diminati sebagian pengguna.
Masalah Utama: Speedometer dan Software
Meski secara umum awet, terdapat catatan penting pada bagian sistem digital. Salah satu masalah yang paling sering ditemui adalah speedometer motor listrik Gesit yang mengalami error pada perhitungan kilometer.
Dalam beberapa kasus, angka odometer dilaporkan bisa turun sendiri meski motor digunakan setiap hari. Hal ini membuat data jarak tempuh menjadi tidak akurat, sehingga menyulitkan pemilik dalam memantau penggunaan kendaraan secara real.
Baca Juga: Dapat Anggaran Revitalisasi Water Park Sumber Udel, DPRD Kota Blitar Dorong Peninggkatan PAD
Selain itu, tampilan layar speedometer juga memiliki sistem otomatis yang berubah dari mode terang ke gelap berdasarkan sensor cahaya. Namun, respon perubahan ini dinilai kurang ideal karena di awal penyalaan justru menampilkan layar terang yang cukup menyilaukan pada malam hari.
Kaki-kaki dan Kenyamanan Berkendara
Dari sisi kenyamanan, motor listrik Gesit mendapatkan respons positif. Suspensi depan dan belakang dinilai cukup empuk dan nyaman untuk penggunaan harian, termasuk saat membawa penumpang.
Namun, beberapa komponen seperti footstep dilaporkan memiliki kelemahan pada kekuatan material. Dalam penggunaan tertentu, footstep bisa mengalami kerusakan jika digunakan untuk menopang beban secara berlebihan.
Selain itu, bagian stang dan batok kemudi juga disebut mengalami sedikit getaran setelah pemakaian lama. Meski sudah dilakukan perbaikan ringan, getaran masih terasa meskipun tidak terlalu mengganggu.
Performa dan Karakter Berkendara
Dari sisi performa, motor listrik Gesit menawarkan karakter tenaga yang cenderung halus di awal, namun mulai terasa kuat di kecepatan menengah hingga atas. Hal ini membuat motor lebih nyaman digunakan sebagai kendaraan harian, terutama untuk perjalanan dalam kota.
Mode berkendara yang tersedia, seperti Eco dan Sport, memberikan perbedaan karakter tenaga. Mode Eco lebih hemat dan stabil, sementara Sport memberikan akselerasi lebih responsif di putaran atas.
Baterai dan Durabilitas
Salah satu keunggulan utama dari motor listrik Gesit adalah daya tahan baterainya. Setelah pemakaian lebih dari 1,5 tahun, kapasitas baterai masih tergolong stabil karena pola pengisian yang tidak pernah benar-benar dikosongkan hingga 0%.
Sistem pengisian baterai juga dinilai cukup aman dan stabil, meskipun belum dilengkapi sistem pendingin khusus. Hal ini menjadi catatan penting karena panas berlebih dapat mempengaruhi umur baterai pada jangka panjang.
Kesimpulan Penggunaan Jangka Panjang
Secara keseluruhan, motor listrik Gesit dinilai tetap menjadi salah satu motor listrik dengan value terbaik di kelasnya. Dengan harga yang kini lebih rendah dibanding awal peluncuran, motor ini dianggap memberikan keseimbangan antara harga, performa, dan ketahanan.
Meski terdapat beberapa catatan seperti error speedometer, getaran pada batok, serta kelemahan kecil pada komponen footstep, secara umum motor ini masih layak digunakan sebagai kendaraan harian.
Editor : Divka Vance Yandriana