Blitar Kawentar- Pembalap muda Indonesia, Veda Pratama, kembali mencuri perhatian dunia balap internasional usai tampil luar biasa pada balapan Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Mugello, Italia. Veda Pratama sukses merebut kemenangan dramatis setelah pertarungan sengit sepanjang balapan yang berlangsung panas dan penuh aksi saling salip.
Kemenangan Veda Pratama di Mugello menjadi sorotan besar karena ia menunjukkan racecraft matang di tengah persaingan ketat para rider muda terbaik dunia. Pembalap asal Indonesia itu mampu memanfaatkan momentum di lap terakhir untuk mengamankan posisi pertama tepat sebelum garis finis.
Balapan Red Bull Rookies Cup Mugello memang berlangsung brutal sejak awal. Start dilakukan dalam cuaca panas ekstrem yang membuat kondisi lintasan semakin sulit dikendalikan. Sejumlah rider langsung tampil agresif sejak tikungan pertama demi memperebutkan posisi terdepan.
Veda Pratama yang start dari barisan depan langsung melesat cepat dan sempat memimpin balapan di tikungan pertama. Namun persaingan ketat membuat posisi terus berubah hampir di setiap sektor lintasan.
Nama-nama seperti Brian Uriarte, Hakim Danish, hingga Christian Daniel Jr silih berganti memimpin jalannya balapan.
Duel Sengit di Mugello
Sirkuit Mugello dikenal sebagai trek yang sangat mengandalkan slipstream atau efek hambatan angin. Hal itu membuat grup depan terus bergerombol dengan jarak sangat rapat.
Pada beberapa lap awal, insiden kecelakaan bahkan langsung terjadi. Beberapa rider terjatuh saat berebut posisi di tikungan cepat. Meski demikian, Veda Pratama tetap tampil tenang dan konsisten menjaga ritme.
Komentator balapan berkali-kali memuji kecerdikan Veda dalam membaca situasi lomba. Rider Indonesia itu tidak terlalu memaksakan diri di awal balapan dan memilih menyimpan tenaga untuk momen penting di lap terakhir.
Strategi tersebut terbukti efektif. Saat rider lain mulai kehilangan ritme akibat pertarungan agresif, Veda justru mampu menjaga posisi tetap berada di grup terdepan.
Sementara itu, pembalap Indonesia lainnya, Kandre Ramadhipa, juga tampil impresif. Ramadhipa bahkan sempat memimpin jalannya balapan dan membuat dominasi rider Asia semakin terasa di Mugello.
Lap Terakhir Penentu Kemenangan
Drama sesungguhnya terjadi pada lap terakhir. Posisi pemimpin balapan berubah sangat cepat ketika para rider saling mencari slipstream terbaik menuju straight utama Mugello.
Veda Pratama sempat terlihat berada di posisi kurang ideal. Namun pembalap berusia 16 tahun itu menunjukkan kecerdasan luar biasa saat memasuki tikungan terakhir.
Ia berhasil keluar tikungan dengan kecepatan lebih baik dibanding rival-rivalnya. Momentum tersebut dimanfaatkan sempurna untuk melesat di lintasan lurus menuju garis finis.
Komentator balapan menyebut Veda sebagai rider “paling cerdik” karena mampu mengatur strategi sepanjang lomba dan menyerang di waktu yang tepat.
“Veda Pratama wins! What a ride that was. He was the craftiest and he has reaped the reward,” ucap komentator saat pembalap Indonesia itu memastikan kemenangan.
Keberhasilan ini menjadi kemenangan penting bagi Veda Pratama di ajang Red Bull Rookies Cup 2026. Sebab, Mugello merupakan salah satu sirkuit paling prestisius dan menantang dalam kalender balap junior dunia.
Indonesia Semakin Diperhitungkan
Penampilan luar biasa Veda Pratama dan Kandre Ramadhipa membuat Indonesia semakin diperhitungkan di level balap internasional. Komentator bahkan beberapa kali menyoroti keberhasilan dua rider Indonesia bertarung di grup depan sepanjang lomba.
Kemenangan Veda Pratama juga memperkuat statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Asia saat ini. Sebelumnya, ia juga tampil impresif pada beberapa seri awal musim Red Bull Rookies Cup 2026.
Balapan Mugello menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia kini mampu bersaing secara konsisten melawan rider-rider Eropa yang selama ini mendominasi kompetisi junior dunia.
Dengan performa seperti ini, peluang Veda Pratama untuk naik ke jenjang Moto3 World Championship semakin terbuka lebar. Banyak pengamat mulai menyebut nama Veda sebagai calon masa depan balap motor Indonesia di pentas dunia.
Kemenangan di Mugello bukan sekadar hasil balapan biasa. Ini menjadi simbol bahwa generasi baru pembalap Indonesia siap menantang dominasi dunia balap internasional.
Editor : Maylanni Diana Fitri