Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Feda Ega Pratama Mulai Dibandingkan dengan Ai Ogura, Statistik Rookie Indonesia Bikin Paddock Moto3 Terkejut

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:42 WIB
Feda Ega Pratama mulai dibandingkan dengan Ai Ogura usai tampil ganas di tes Moto3 Catalunya 2026. (Pinterest)
Feda Ega Pratama mulai dibandingkan dengan Ai Ogura usai tampil ganas di tes Moto3 Catalunya 2026. (Pinterest)

Blitar Kawentar – Nama Feda Ega Pratama semakin mengguncang paddock Moto3 2026. Bukan hanya karena kecepatannya yang terus meningkat, tetapi juga karena statistiknya mulai dibandingkan dengan Ai Ogura, salah satu rider Asia tersukses yang pernah menembus level MotoGP.

Perbandingan tersebut muncul setelah Feda kembali tampil impresif dalam tes resmi Moto3 Catalunya 2026. Pembalap Honda Team Asia itu sukses mencatatkan waktu terbaik 1 menit 45,047 detik dan menutup sesi di posisi enam besar.

Hasil tersebut langsung menarik perhatian paddock karena Feda kembali unggul atas rider Red Bull KTM Tech3, Brian Uriarte, dengan selisih lebih dari 0,1 detik. Selain itu, rookie Malaysia Hakim Danish juga kembali tertinggal cukup jauh dari pembalap Indonesia tersebut.

Tak hanya cepat, Feda juga menunjukkan konsistensi luar biasa di lintasan teknikal seperti Catalunya. Di usia yang masih 17 tahun, performanya dianggap semakin matang dan stabil di tengah kerasnya persaingan Moto3.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Hiroshi Aoyama Kagum, Rookie Moto3 Indonesia Ini Disebut Ancaman Baru di Sirkuit Le Mans

Statistik Feda Mulai Lampaui Ai Ogura

Yang membuat banyak pengamat mulai terkejut adalah perkembangan karier Feda yang dinilai lebih agresif dibanding Ai Ogura pada usia yang sama.

Ogura memang dikenal sebagai salah satu rider Asia terbaik yang berhasil berkembang hingga MotoGP. Namun secara statistik junior, Feda dianggap menunjukkan progres lebih cepat.

Ogura membutuhkan dua musim penuh di Asia Talent Cup untuk menjadi runner-up. Sementara Feda langsung tampil dominan dan sukses merebut gelar juara Asia Talent Cup 2023 yang kini bernama Asia Road to MotoGP.

Perkembangan tersebut terus berlanjut ketika Feda tampil di Eropa. Ia mampu beradaptasi cepat di Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP, sesuatu yang tidak mudah dilakukan pembalap Asia.

Kemampuan beradaptasi itulah yang mulai membuat banyak pihak yakin bahwa Feda memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak rider-rider Asia sukses di level Grand Prix.

Debut Moto3 Langsung Bikin Geger

Musim debut Feda di Moto3 juga penuh kejutan. Pada seri pembuka di Thailand, ia langsung finis posisi lima dan mampu bersaing di grup depan bersama rider-rider Eropa yang lebih berpengalaman.

Kejutan berikutnya datang di GP Brasil ketika Feda berhasil finis podium ketiga. Hasil tersebut membuatnya mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix Moto3.

Tak berhenti di situ, Feda kembali tampil luar biasa di Le Mans Prancis. Dalam balapan penuh hujan dan banyak crash, dirinya sempat tercecer hingga posisi 14 sebelum akhirnya bangkit dan finis keempat.

Mental comeback itulah yang membuat banyak pengamat mulai kagum terhadap kematangan pembalap muda Indonesia tersebut.

Baca Juga: Isuzu Panther Tua Kian Diburu Kolektor, Om Mobi Bongkar Kelebihan dan Kekurangan Panther Kotak yang Kini Harganya Melambung

Honda Team Asia Mulai Bergantung pada Feda

Performa konsisten Feda kini membuat Honda Team Asia semakin mengandalkannya. Dalam tes Catalunya, rekan setimnya, Zen Mitani, masih kesulitan menembus papan depan.

Sebaliknya, Feda terus menjadi rider paling kompetitif di dalam tim. Bahkan top speed 222,2 km/jam yang dicatatkannya menjadi salah satu yang tercepat sepanjang sesi tes.

Banyak pengamat menyebut gaya balap Feda mulai mirip dengan Ai Ogura. Tenang, tidak mudah panik, dan sangat cerdas menentukan momen overtaking.

Karakter seperti itu sangat penting di Moto3 yang terkenal brutal dengan pack racing ketat dan tekanan tinggi di setiap lap.

Indonesia Mulai Punya Talenta Besar Dunia

Kini Feda berada di posisi lima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 50 poin. Pencapaian tersebut sangat luar biasa untuk ukuran rookie.

Perjalanan pembalap asal Gunung Kidul itu memang masih panjang. Namun jika perkembangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Feda Ega Pratama akan benar-benar mengikuti jejak besar rider Asia sukses di MotoGP, bahkan berpotensi melampauinya.

Yang jelas, paddock Moto3 mulai sadar bahwa Indonesia kini memiliki salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia balap internasional.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Ai Ogura #Moto3 Catalunya #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama #Brian Uriarte