Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Feda Ega Pratama Bikin Moto3 Lemans 2026 Geger, Dari P14 ke P4 di Balapan Basah Ekstrem, Honda Team Asia Sampai Sebut Amazing Comeback

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:06 WIB
Feda Ega Pratama tampil luar biasa di Moto3 Lemans 2026 usai comeback dari P14 ke P4 pada balapan basah ekstrem. (Pinterest)
Feda Ega Pratama tampil luar biasa di Moto3 Lemans 2026 usai comeback dari P14 ke P4 pada balapan basah ekstrem. (Pinterest)

Blitar Kawentar – Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan besar di ajang Moto3 musim 2026. Pembalap muda asal Indonesia itu sukses menunjukkan mental balap luar biasa saat tampil di seri Prancis yang berlangsung di Circuit Bugatti.

Dalam balapan penuh hujan dan lintasan basah ekstrem tersebut, Feda Ega Pratama berhasil melakukan comeback dramatis dari posisi 14 hingga finish di urutan keempat. Penampilan impresif itu langsung membuat paddock Moto3 terkejut karena sangat jarang rookie mampu tampil setenang itu di kondisi wet race yang brutal.

Keyword utama “Feda Ega Pratama” langsung ramai dibahas di media sosial setelah Honda Team Asia menyebut aksi rider 17 tahun asal Gunung Kidul tersebut sebagai “Amazing Comeback”.

Balapan di Lemans memang berubah menjadi mimpi buruk bagi banyak rookie Moto3. Hujan yang turun sejak awal membuat grip lintasan terus berubah di setiap lap. Banyak rider kehilangan kendali hingga mengalami crash dan gagal menyelesaikan balapan.

Beberapa rookie seperti CO Gorman, Rico Salmela hingga Hesus Rios dilaporkan gagal finish akibat insiden di lintasan licin Bugatti Circuit. Situasi sulit bahkan sudah dirasakan Feda sebelum race dimulai.

Dalam rilis resmi Honda Team Asia yang dikutip sejumlah media, Feda mengaku hampir terjatuh saat sesi warm up. Karena itu target awalnya sangat sederhana, yakni hanya ingin menyelesaikan balapan dan membawa pulang poin.

“Sebelum start target saya hanya finish dan membawa beberapa poin untuk tim,” ungkap Feda.

Namun situasi langsung memburuk di lap pertama. Pembalap Indonesia itu yang start dari posisi keenam justru tercecer hingga posisi 14 akibat chaos dan beberapa momen berbahaya di depannya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Crash di Kualifikasi Moto3 Jerez 2026, Start Posisi 17 tapi Fans Yakin Bisa Bangkit dan Rebut Podium

Feda Ega Pratama Pilih Tenang Saat Rider Lain Panik

Di tengah kondisi lintasan yang kacau, Feda Ega Pratama justru mengambil pendekatan berbeda dibanding rookie lain. Ia tidak langsung memaksakan overtake agresif dan memilih fokus mencari ritme terbaik.

Strategi itu perlahan mulai membuahkan hasil. Catatan lap time Feda terlihat semakin stabil di kisaran 1 menit 54 detik, sementara banyak rider lain mulai kehilangan grip dan kesulitan menjaga motor tetap stabil.

Dari posisi 14, Feda mulai memangsa rider satu per satu.

Pada lap ketiga, ia sudah kembali masuk posisi 10 besar. Hanya beberapa lap kemudian, pembalap Honda Team Asia itu sukses naik hingga posisi empat dan mulai mendekati grup podium.

Yang paling menarik perhatian adalah duel sesama rider ASEAN melawan Hakim Danish.

Hakim Danish sebenarnya memiliki pengalaman lebih banyak di Lemans dan sempat tampil cukup menjanjikan sepanjang akhir pekan. Namun kondisi hujan membuat semuanya berubah drastis.

Data official Moto3 menunjukkan Hakim sempat berada di posisi sembilan pada akhir lap pertama, sementara Feda tercecer di posisi 14. Tetapi hanya dua lap kemudian situasinya langsung berbalik.

Feda sukses menyalip Hakim dan terus melesat ke depan saat rider Malaysia itu mulai kesulitan menjaga grip belakang motornya.

Dalam wawancara usai race, Hakim Danish mengaku hampir terjatuh di setiap lap akibat kondisi lintasan yang sangat licin.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Jerez 2026, Dari Diremehkan hingga Jadi Ancaman Serius di Lintasan

Honda Team Asia Sampai Beri Pujian Khusus

Performa luar biasa Feda Ega Pratama langsung mendapat sorotan besar dari Honda Team Asia. Dalam unggahan resminya, tim asal Jepang tersebut menuliskan kalimat pujian khusus untuk sang rookie Indonesia.

“From P14 at the end of lap to P4. Amazing comeback by Veda Ega Pratama in wet condition,” tulis Honda Team Asia.

Suasana paddock Honda bahkan disebut sangat emosional usai race selesai. Feda mendapat pelukan dan tepuk tangan dari para mekanik karena berhasil tampil luar biasa di salah satu race tersulit musim ini.

Akun resmi MotoGP juga ikut memberikan spotlight terhadap performa pembalap Indonesia tersebut. Mereka menyoroti konsistensi Feda yang terus berada di jajaran enam besar musim ini.

Hasil di Lemans membuat posisi Feda di klasemen Moto3 2026 semakin mengejutkan. Ia kini berada di posisi lima klasemen sementara dengan koleksi 50 poin dan masih memimpin persaingan rookie of the year.

Mental Balap Jadi Pembeda

Banyak pengamat menilai comeback Feda bukan sekadar soal kecepatan, melainkan mentalitas balap yang matang.

Dalam kondisi wet race yang penuh tekanan, Feda memilih tetap tenang dan tidak gegabah. Ia fokus menjaga ritme sambil membaca kondisi lintasan lebih baik dibanding rider lain.

Pendekatan itulah yang membuat banyak fans mulai membandingkan gaya balapnya dengan Valentino Rossi. Bukan karena tekniknya sama, tetapi karena kemampuan membaca balapan dan semakin kuat di akhir race.

Lemans 2026 akhirnya menjadi bukti bahwa Indonesia kini memiliki rookie Moto3 yang bukan hanya cepat, tetapi juga punya mental balap kelas dunia.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Hakim Danish #Moto3 Prancis 2026 #Moto3 Lemans 2026 #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama