JAKARTA - Motor listrik Gesits comeback lewat model terbaru bernama Gesit G5. Skuter listrik ini hadir membawa sejumlah perubahan dibanding generasi sebelumnya, termasuk sentuhan teknologi Korea yang membuat performanya terasa berbeda.
Kehadiran Gesit G5 cukup mengejutkan publik pecinta kendaraan listrik. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir banyak yang mempertanyakan nasib Gesits setelah sempat redup dari pasar otomotif nasional. Kini, motor listrik Gesits kembali muncul lewat kolaborasi PT DAT Mobility System dengan Gesits.
Motor listrik Gesit G5 menjadi salah satu produk yang cukup menarik perhatian karena membawa DNA Korea pada beberapa komponen utamanya. Mulai dari sistem penggerak, baterai, hingga panel instrumen mengalami perubahan dibanding Gesits Raya generasi sebelumnya.
Desain Mirip Gesits Raya, Tapi Banyak Detail Baru
Secara tampilan, Gesit G5 memang masih mempertahankan desain khas Gesits Raya dengan model setang telanjang alias “stang trondol”. Namun, ada beberapa detail yang langsung terlihat berbeda.
Salah satunya terdapat pada ukuran roda depan. Jika Gesits Raya menggunakan pelek 14 inci, Gesit G5 kini memakai ring 12 inci sehingga tampil lebih compact.
Perubahan lain terlihat pada bagian speedometer. Gesit G5 menggunakan panel instrumen yang diadaptasi dari motor listrik Dux 7 milik PT DAT Mobility System.
Saat motor dinyalakan, layar digital menampilkan animasi pembuka bertuliskan “Gesits”. Informasi yang muncul di panel meliputi indikator baterai, jarak tempuh, mode berkendara, hingga posisi transmisi seperti park, reverse, dan drive.
“Yang paling berbeda lagi adalah di speedometernya. Kalau Gesits Raya beda, ini mengambil dari speedometer Dux 7,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Motor ini hanya menyediakan dua mode berkendara, yakni Eco dan Sport. Namun menariknya, kecepatan maksimum di kedua mode disebut tetap mampu menyentuh angka sekitar 96 km per jam.
Baca Juga: Jalur Domisili SPMB Tahun Ini di Kota Blitar Dominasi Kuota, Begini Penjelasan Dispendik
Performa Lebih Halus dan Nyaman
Karakter tenaga Gesit G5 juga mengalami perubahan dibanding Gesits generasi lama. Reviewer menyebut tenaga bawah motor ini terasa lebih lembut dan tidak terlalu menyentak saat awal akselerasi.
Karakter seperti ini dinilai cocok untuk kebutuhan operasional maupun transportasi online karena memberikan kenyamanan bagi penumpang.
“Tenaga bawahnya enggak nyentak, tapi tenaga tengah ke atasnya baru terasa kuat,” ungkapnya.
Saat diuji berboncengan, suspensi belakang motor listrik Gesits terbaru ini juga terasa empuk dan nyaman meski menggunakan roda berukuran lebih kecil.
Selain itu, fitur-fitur standar seperti lampu hazard, mode berkendara, hingga fitur mundur tetap tersedia di dashboard.
Pakai Dinamo Hyundai Kevico
Perbedaan paling signifikan antara Gesits Raya dan Gesit G5 terdapat pada sektor penggerak belakang. Jika Gesits lama menggunakan sistem mid-drive, Gesit G5 kini memakai BLDC hub drive.
Dinamo motor listrik tersebut disebut menggunakan teknologi Hyundai Kevico asal Korea Selatan. Tenaganya mencapai sekitar 5,4 kW atau setara motor bensin 125 cc.
“BLDC ini memiliki darah Korea karena memakai Hyundai Kevico,” jelas reviewer.
Penggunaan teknologi Korea inilah yang membuat karakter akselerasi motor terasa lebih halus dan responsif.
Baterai Baru dengan Sistem Ekosistem DAT Mobility
Gesit G5 juga memakai sistem baterai baru yang berbeda dari generasi sebelumnya. Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 96 volt 30 Ah yang masuk dalam ekosistem PT DAT Mobility System.
Ekosistem tersebut juga digunakan pada motor listrik lain seperti Dux dan Deed Dong Mobility GS100 Lite.
Menariknya, Gesit G5 ternyata tidak dijual bebas untuk konsumen umum. PT DAT Mobility System hanya menyediakan unit ini untuk kebutuhan business to business (B2B) dan business to government (B2G).
Karena itu, masyarakat umum tidak bisa membeli motor listrik Gesits terbaru ini secara retail seperti motor biasa.
“Gesit G5 ini by order untuk B2B dan B2G, jadi tidak dijual umum,” ujar reviewer.
Sebelumnya, model Gesit G5 juga sempat diproduksi dalam warna khusus hasil kerja sama dengan salah satu institusi perbankan.
Meski belum dipasarkan secara luas, kemunculan Gesit G5 menjadi sinyal bahwa Gesits belum benar-benar hilang dari industri motor listrik Indonesia. Kehadiran teknologi baru dan sentuhan Korea membuat motor ini kembali menarik perhatian pecinta kendaraan listrik nasional.
Editor : Divka Vance Yandriana