JAKARTA - Motor listrik Yadea G6 kembali mencuri perhatian setelah digunakan touring jarak jauh dari Jakarta menuju Bandung. Perjalanan tersebut menjadi pembuktian kemampuan motor listrik Yadea G6 untuk dipakai perjalanan antarkota tanpa banyak kendala.
Pengalaman touring ini dibagikan langsung oleh pengguna Yadea G6 yang melakukan perjalanan bersama rekannya menggunakan motor listrik lain menuju Bandung pada 10 Oktober. Touring dimulai dari kawasan Cibubur sejak pukul 03.00 WIB.
Dalam perjalanan tersebut, Yadea G6 digunakan untuk menempuh rute Jakarta-Cibubur-Cilengsi-Cianjur-Bandung hingga akhirnya tiba di kawasan Gedung Sate dan Braga, Bandung.
Touring Perdana Pakai Yadea G6
Pemilik Yadea G6 mengaku ini menjadi pengalaman touring pertamanya menggunakan motor listrik. Sebelumnya, motor tersebut hanya dipakai untuk aktivitas harian dengan jarak pendek.
“Ini touring pertama gua naik motor listrik sejauh ini, biasanya paling jauh cuma sekitar Maja,” ujarnya dalam video vlog perjalanan.
Touring dilakukan bersama pengguna motor listrik lain yang ingin membuktikan kemampuan baterai motor listrik untuk perjalanan jauh tanpa charging.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Blitar Kawal Penguatan KDKMP, Siap Jadi Motor Perekonomian Desa
Selama perjalanan, Yadea G6 disebut masih nyaman digunakan meski melewati jalur menanjak dan perjalanan panjang menuju Bandung.
Bawa Dua Baterai Tambahan
Untuk mengantisipasi perjalanan jauh, pengguna Yadea G6 membawa dua baterai lithium tambahan, yakni 50 Ah dan 25 Ah.
Namun di tengah perjalanan menuju Bandung Barat, baterai cadangan 25 Ah disebut tiba-tiba habis setelah digunakan sekitar 50 hingga 60 kilometer.
“Awalnya pakai baterai cadangan dulu, ternyata ngempos setelah sekitar 50 kilometer,” katanya.
Setelah mengganti ke baterai utama, perjalanan kembali dilanjutkan tanpa masalah berarti. Pengguna mengaku kondisi baterai utama masih tersisa sekitar 70 persen sehingga cukup aman untuk melanjutkan perjalanan.
Sempat Charging di PLN Rajamandala
Saat tiba di kawasan Rajamandala, Bandung Barat, pengguna memutuskan berhenti untuk mengisi daya baterai karena kondisi tubuh mulai lelah setelah perjalanan sejak dini hari.
Ketika tiba di lokasi charging PLN Rajamandala, sisa baterai motor disebut masih berada di angka sekitar 39 persen.
Menariknya, proses charging di lokasi tersebut mendapat respons positif dari petugas setempat. Pengguna bahkan mengaku diperbolehkan melakukan charging tanpa biaya tambahan.
“Pelayanannya oke banget sih di PLN Rajamandala ini,” ujarnya.
Setelah melakukan charging sekitar dua jam hingga baterai kembali mendekati penuh, perjalanan menuju Gedung Sate kembali dilanjutkan.
Yadea G6 Dinilai Nyaman Buat Touring
Selama perjalanan menuju Bandung, pengguna mengaku cukup puas dengan kenyamanan Yadea G6. Motor listrik ini disebut tetap stabil digunakan perjalanan jauh dengan posisi berkendara yang nyaman.
Selain itu, akselerasi Yadea G6 juga dinilai masih responsif untuk kebutuhan touring dalam kota maupun antarkota.
Sesampainya di Bandung, pengguna bahkan menyebut motor listrik tersebut masih menyisakan daya cukup besar meski sudah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah efisiensi biaya perjalanan. Pengguna menilai motor listrik seperti Yadea G6 cocok dipakai pekerja lapangan, kurir, hingga ojek online karena lebih hemat dibanding motor bensin.
“Kalau buat touring atau ojek online cocok sih, enggak sering-sering ngecas,” katanya.
Spesifikasi Yadea G6
Yadea G6 merupakan motor listrik flagship dari Yadea yang menggunakan motor listrik bertenaga 2.000 watt dengan baterai 72V 38Ah.
Motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dengan kecepatan maksimal sekitar 65 km/jam.
Selain performa, Yadea G6 juga dikenal berkat desain premiumnya yang pernah memenangkan Red Dot Award. Motor ini memiliki tampilan futuristis dengan lampu LED modern dan bodi besar khas skuter premium.
Fitur lain yang dimiliki Yadea G6 antara lain double disc brake, lampu hazard, bagasi luas, USB charging port, hingga panel instrumen digital.
Meski sebelumnya sempat ramai dibahas soal keluhan performa baterai pada beberapa pengguna, pengalaman touring Jakarta-Bandung ini menunjukkan Yadea G6 masih mampu dipakai perjalanan jarak jauh dengan persiapan yang matang.
Editor : Divka Vance Yandriana