Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Toyota Kijang Kapsul LGX 1997 Matic Ini Bikin Heboh, Harga Bekas Tembus Rp70 Juta dan Disebut Mobil Tua Paling Bandel

Dyah Wulandari • Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB
Toyota Kijang Kapsul LGX 1997 matic kembali naik daun. Harga bekas melonjak karena terkenal bandel dan nyaman dipakai harian.
(screenshot youtube)
Toyota Kijang Kapsul LGX 1997 matic kembali naik daun. Harga bekas melonjak karena terkenal bandel dan nyaman dipakai harian. (screenshot youtube)

JAKARTA - Toyota Kijang Kapsul kembali menjadi primadona di pasar mobil bekas Indonesia. Bahkan, harga unit dengan kondisi mulus kini terus merangkak naik hingga menyentuh puluhan juta rupiah, terutama untuk varian LGX dan diesel yang mulai diburu kolektor maupun pecinta mobil retro.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Toyota Kijang Kapsul LGX 1997 milik seorang pecinta otomotif bernama Rangga. Mobil bertransmisi otomatis itu tampil sangat bersih dengan konsep restorasi minimalis bergaya original look.

Meski usianya sudah lebih dari 20 tahun, Toyota Kijang Kapsul tersebut masih terlihat segar berkat perawatan detail tanpa menghilangkan karakter asli mobil lawas era 1990-an.

“Konsepnya pengin sedekat mungkin sama originalnya, cuma dibuat lebih enak dilihat,” ujar Rangga dalam kanal YouTube Denkus Channel.

Baca Juga: Touring 1.800 Km Naik Motor Listrik Indomobil Tirano Tembus 6 Provinsi, Om Faiz Buktikan EV Makin Layak untuk Perjalanan Jarak Jauh

Kijang Kapsul LGX Matic Semakin Langka

Toyota Kijang Kapsul LGX milik Rangga merupakan tipe long wheelbase dengan mesin bensin 1.800 cc karburator berkode 7K yang dipadukan transmisi otomatis bawaan pabrik.

Varian matic asli seperti ini kini mulai sulit ditemukan di pasaran. Apalagi jika kondisi bodi, interior, dan mesin masih sehat seperti unit milik Rangga.

Bagian eksterior mobil tetap mempertahankan cat bawaan pabrik. Sang pemilik mengaku sengaja tidak melakukan repaint total demi menjaga nuansa original.

“Cat aslinya cuma dipoles dan coating. Ada bagian botak atau karat kecil tetap dibiarin biar terasa mobil tuanya,” katanya.

Baca Juga: Indomobil e-Motor Sprinto Resmi Masuk Segmen Skutik Sporty, Desain Mirip Honda dan Fitur Touchscreen Jadi Sorotan

Modifikasi Simpel Tapi Tetap Elegan

Meski mempertahankan tampilan klasik, beberapa sentuhan modern tetap diberikan agar Toyota Kijang Kapsul terlihat lebih menarik.

Salah satunya penggunaan velg Enkei RP01 ring 16 yang dipadukan ban 205/55. PCD roda juga diubah menjadi 5x114 agar pilihan velg lebih banyak.

Selain itu, mobil ini memakai spion Honda Civic Estilo retrack serta tambahan rain gutter dan rear deflector model clear yang kini cukup langka.

Di bagian interior, nuansa original masih dipertahankan. Jok belakang tetap standar bawaan LGX, sementara jok depan diganti Recaro LX untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

Setir bawaan juga diganti model Nardi klasik yang memperkuat kesan retro khas mobil Jepang era 1990-an.

Baca Juga: Review Maka Cavalry: Motor Listrik “Paling Enak” dengan Top Speed 108 Km/Jam dan Jarak Tempuh 120 Km

Mesin 7K Disebut Paling Bandel

Salah satu alasan Toyota Kijang Kapsul tetap diminati hingga sekarang adalah mesinnya yang terkenal tangguh dan mudah dirawat.

Mesin 7K 1.800 cc karburator milik Kijang Kapsul disebut mampu bertahan dalam berbagai kondisi jalan dengan biaya perawatan relatif murah.

Rangga mengaku hanya melakukan peremajaan ringan seperti mengganti seal, engine mounting, kabel busi, koil, dan membersihkan karburator.

“Kalau Kijang beli spare part original sekali, pakainya lama banget,” ujarnya.

Ia juga mengganti header knalpot agar tarikan mobil terasa lebih ringan dan suara mesin lebih renyah khas mobil karburator lawas.

Baca Juga: Motor Listrik Uwinfly M135H Resmi Dibahas, Jarak Tempuh 180 Km dan Top Speed 105 Km/Jam Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Harga Toyota Kijang Kapsul Naik

Fenomena naiknya harga Toyota Kijang Kapsul juga diakui para pecinta mobil bekas. Bahkan, unit dengan kondisi istimewa kini dijual di atas Rp100 juta.

Rangga mengaku membeli Kijang Kapsul LGX matic miliknya sekitar Rp70 juta dalam kondisi standar. Setelah direstorasi dan dimodifikasi ringan, biaya yang dikeluarkan hampir menyamai harga beli mobil tersebut.

“Kijang Kapsul sekarang lagi digoreng. Mau bensin atau diesel, kalau kondisinya bagus pasti mahal,” katanya.

Menurutnya, tipe diesel keluaran 2003 hingga 2004 menjadi yang paling direkomendasikan karena memakai mesin sama namun usia lebih muda.

Baca Juga: Motor Listrik Uwinfly M135H Resmi Dibahas, Jarak Tempuh 180 Km dan Top Speed 105 Km/Jam Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Boros Tapi Tetap Dicintai

Meski terkenal bandel, Toyota Kijang Kapsul tetap memiliki kekurangan, terutama konsumsi bahan bakarnya yang tergolong boros, khususnya versi otomatis karburator.

Namun bagi pecinta Kijang, hal tersebut dianggap sebanding dengan kenyamanan, kemudahan perawatan, dan karakter berkendara khas mobil lawas.

“Mobil ini siap disiksa ke mana pun dan tetap kuat. Spare part juga murah dan gampang dicari,” ujar Rangga.

Ia juga menyarankan pengguna Kijang karburator memakai BBM beroktan tinggi seperti Pertamax agar performa mesin tetap optimal dan lebih awet.

Baca Juga: Korupsi Dana Kredit Ratusan Juta, Eks Dirut BPR Kota Blitar Resmi Ditahan Kejaksaan

Tetap Jadi Mobil Sejuta Umat

Toyota Kijang Kapsul memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Mobil ini dikenal tangguh, mudah diperbaiki, serta cocok digunakan sebagai kendaraan harian maupun koleksi.

Tak heran jika hingga kini Kijang Kapsul tetap menjadi salah satu mobil bekas paling diburu dan nilainya terus meningkat di pasaran.

Editor : Dyah Wulandari
#Kijang LGX #mobil bekas Toyota #Kijang Kapsul Matic #Mesin 7K Toyota #Toyota Kijang Kapsul