JAKARTA - Veda Ega Pratama mulai menunjukkan tanda kebangkitan jelang Moto3 Jerez 2026 setelah tampil impresif pada sesi latihan bebas dan menempati posisi ketiga. Hasil tersebut menjadi sorotan karena rider muda Indonesia itu sebelumnya sempat diragukan usai beberapa hasil kurang maksimal di awal musim.
Veda Ega Pratama mencatatkan waktu kompetitif selama sesi latihan bebas di Circuito de Jerez. Meski belum merupakan sesi resmi, performa tersebut dinilai cukup penting karena menunjukkan peningkatan pace dan adaptasi motor yang semakin matang.
Pembalap Honda Team Asia itu tampil konsisten sepanjang sesi latihan. Gap waktunya dengan posisi pertama juga tidak terlalu jauh sehingga memunculkan optimisme baru jelang race Moto3 Spanyol 2026.
Baca Juga: Penjualan Mobil April 2026 Bikin Geger, BYD dan Jaecoo Ancam Dominasi Toyota di Indonesia
Veda Ega Pratama Tampil Kompetitif di Sesi Latihan Bebas
Sesi latihan bebas Moto3 di Jerez menjadi momentum penting bagi Veda Ega Pratama untuk mengembalikan kepercayaan diri. Pada sesi tersebut, rider asal Indonesia itu berhasil mengamankan posisi ketiga dan bersaing dengan sejumlah pembalap berpengalaman.
Dalam dunia balap, latihan bebas bukan sekadar pemanasan. Tim dan pembalap memanfaatkan sesi itu untuk membaca kekuatan lawan, menguji setelan motor, hingga mencari racing line terbaik sebelum balapan utama.
Veda terlihat cukup nyaman sejak awal sesi. Racing line lebih rapi, titik pengereman semakin presisi, dan akselerasi keluar tikungan terlihat lebih halus dibanding beberapa seri sebelumnya.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik dan Awet 2026, Jarak Tempuh Tembus 140 Km, Harga Mulai Rp14 Jutaan
Sirkuit Jerez sendiri dikenal sebagai trek teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan perubahan arah yang menuntut feeling kuat antara pembalap dan motor.
Dari data yang beredar di paddock, setelan motor Honda NSF250RW milik Veda disebut mulai mendekati konfigurasi ideal untuk balapan nanti. Hal itu membuat tim Honda Team Asia terlihat lebih optimistis menghadapi race utama.
Hasil Latihan Bebas Jadi Jawaban atas Keraguan Publik
Sebelumnya, performa Veda Ega Pratama sempat dipertanyakan setelah beberapa hasil balapan kurang maksimal. Namun posisi tiga besar di latihan bebas Jerez mulai mematahkan anggapan bahwa performanya menurun.
Selain catatan waktu yang kompetitif, peningkatan terbesar terlihat dari mental dan gaya balapnya. Veda dinilai tampil lebih percaya diri dan berani mengambil risiko saat simulasi overtake maupun late braking.
Dalam beberapa lap, ia terlihat tidak lagi bermain aman. Hal tersebut biasanya menjadi indikator bahwa pembalap sudah mulai klik dengan karakter motor dan sirkuit.
Meski begitu, hasil latihan bebas belum tentu sepenuhnya mencerminkan hasil race nanti. Banyak faktor yang masih dapat berubah, mulai dari kondisi lintasan, strategi balapan, manajemen ban, hingga tekanan saat race berlangsung.
Kompetisi Moto3 juga dikenal sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap biasanya sangat tipis sehingga kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap hasil akhir balapan.
Peluang Podium Mulai Terbuka untuk Veda
Performa di Jerez membuat nama Veda Ega Pratama kembali masuk radar persaingan Moto3 musim 2026. Posisi ketiga di latihan bebas memang belum menghasilkan poin, tetapi menjadi indikator penting bahwa peluang bersaing di barisan depan masih terbuka.
Dukungan dari publik Indonesia juga kembali meningkat setelah hasil positif tersebut. Media sosial ramai dipenuhi komentar dukungan dan harapan agar Veda mampu menjaga konsistensi hingga race utama.
Momentum ini bisa menjadi faktor tambahan bagi rider muda Indonesia itu. Dalam dunia olahraga, kepercayaan diri dan dukungan moral sering menjadi pembeda ketika tekanan balapan semakin tinggi.
Ada tiga poin penting dari hasil latihan bebas Veda di Jerez. Pertama, proses adaptasi terhadap motor dan sirkuit mulai berjalan baik. Kedua, kepercayaan dirinya terlihat kembali meningkat. Ketiga, pace balapnya mulai kembali kompetitif.
Kini perhatian tertuju pada race utama Moto3 Jerez 2026. Publik Indonesia berharap Veda mampu menerjemahkan performa latihan menjadi hasil nyata di lintasan.
Jika mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan start balapan, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama bisa menghadirkan kejutan besar sekaligus membuktikan dirinya layak berada di barisan depan Moto3 musim ini.
Editor : Divka Vance Yandriana