Blitar Kawentar - Veda Ega Pratama langsung mendapat perhatian besar dari Honda Racing Corporation (HRC) jelang Moto3 Mugello 2026 usai tampil impresif di Catalunya. Pembalap muda Indonesia itu dikabarkan menerima pembaruan sasis dan software elektronik terbaru untuk motor Honda NSF250R miliknya demi memburu podium di GP Italia.
Perhatian serius dari markas besar Honda Jepang muncul setelah Veda melakukan comeback sensasional di GP Catalunya, Minggu 17 Mei 2026. Start dari posisi ke-20, rider berusia 17 tahun asal Gunung Kidul tersebut sukses finis di urutan kedelapan dan mempertahankan status rookie terbaik Moto3 musim ini.
Kini fokus Veda Ega Pratama dan Honda Team Asia tertuju ke seri ketujuh Moto3 2026 di Sirkuit Mugello, Italia, yang digelar pada 29–31 Mei mendatang. Balapan di Mugello disebut menjadi ujian penting bagi Veda untuk menembus posisi tiga besar klasemen dunia.
Honda Jepang Turun Tangan, Veda Ega Pratama Dapat Upgrade Motor Baru
Honda Racing Corporation dikabarkan bergerak cepat setelah menemukan masalah elektronik pada motor Veda di GP Catalunya. Data telemetri yang dikirim dari Barcelona langsung dianalisis oleh para insinyur Honda di Jepang.
Hasilnya, Honda menyiapkan paket pembaruan khusus berupa sasis baru dan software engine mapping terbaru untuk Honda NSF250R milik Veda Ega Pratama.
Langkah ini cukup mengejutkan karena intervensi langsung pabrikan pusat terhadap pembalap rookie Moto3 tergolong sangat jarang terjadi. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Honda mulai menganggap Veda sebagai salah satu proyek masa depan mereka di Grand Prix.
“Fenomena intervensi langsung dari pabrikan pusat untuk seorang rookie Moto3 sangat langka,” demikian narasi yang beredar dalam laporan tersebut.
Sasis baru yang disiapkan Honda disebut memiliki tingkat kekakuan berbeda untuk menyesuaikan karakter ekstrem Sirkuit Mugello. Trek legendaris Italia itu terkenal memiliki tikungan cepat dan perubahan arah agresif yang sangat menguras fisik pembalap.
Dengan pembaruan tersebut, Honda berharap motor Veda lebih stabil saat melibas tikungan cepat di atas kecepatan 200 km/jam sekaligus mengurangi gejala chatter atau getaran berlebih.
Persiapan Ketat Veda Jelang Moto3 Mugello 2026
Jelang GP Italia, Veda Ega Pratama menjalani program latihan intensif bersama Honda Team Asia di Eropa. Pembalap asal Gunung Kidul itu memanfaatkan jeda dua pekan untuk fokus meningkatkan kesiapan fisik dan teknis.
Persiapan Veda terbagi dalam tiga fokus utama. Pertama adalah penguatan fisik untuk menghadapi karakter Mugello yang sangat menuntut stamina dan kekuatan otot inti.
Sirkuit Mugello memang terkenal brutal karena memiliki kombinasi tikungan cepat serta trek lurus sepanjang 1,1 kilometer. Motor Moto3 bahkan bisa melaju hingga kecepatan maksimal sebelum memasuki area pengereman keras.
Selain latihan fisik, Veda juga aktif melakukan analisis data telemetri bersama teknisi Honda Team Asia. Evaluasi terbesar datang dari sesi kualifikasi Catalunya ketika ia harus start dari posisi ke-20.
Tim kini fokus memperbaiki area pengereman dan strategi time attack agar Veda bisa mendapatkan posisi start lebih baik di Mugello.
Aspek ketiga adalah latihan memahami slipstream di trek lurus Mugello. Teknik memanfaatkan angin dari motor depan menjadi faktor krusial yang sering menentukan hasil balapan Moto3 di Italia.
Persaingan Klasemen Moto3 Makin Ketat, Veda Bidik Tiga Besar Dunia
Saat ini Veda Ega Pratama menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin. Catatan tersebut menjadi pencapaian luar biasa bagi seorang rookie.
Namun persaingan papan atas Moto3 musim ini sangat ketat. Marco Morelli dari CF Moto Aspar Team memiliki poin yang sama dengan Veda dan hanya unggul dalam hitungan hasil finis terbaik.
Di bawahnya, Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 terus mengintai dengan 56 poin. Sementara posisi tiga besar dunia masih sangat terbuka karena Veda hanya terpaut 15 angka dari Alvaro Carpe yang berada di posisi ketiga dengan 73 poin.
Artinya, hasil podium di Mugello bisa langsung mengubah posisi klasemen secara signifikan.
Honda sendiri disebut mulai memasang target besar untuk Veda setelah pembaruan motor dilakukan secara total. Hirosi Aoyama secara tersirat memberi sinyal bahwa podium kini menjadi target realistis bagi pembalap Indonesia tersebut.
Dengan dukungan penuh HRC dan performa yang terus meningkat, peluang Veda Ega Pratama mencetak sejarah baru di Moto3 Mugello 2026 semakin terbuka lebar. Publik Indonesia kini menanti apakah wonderkid asal Gunung Kidul itu mampu menaklukkan salah satu sirkuit paling legendaris di dunia balap motor.
Editor : Maylanni Diana Fitri