Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kiandra Ramadipa Disebut Lebih Hebat dari Veda Ega Pratama? Kemenangan Dramatis di Eropa Bikin Indonesia Raya Bergema

Divka Vance Yandriana • Jumat, 22 Mei 2026 | 20:03 WIB
Kiandra Ramadipa tampil sensasional di European Talent Cup 2025 dan mulai dibandingkan dengan Veda Ega Pratama.
Kiandra Ramadipa tampil sensasional di European Talent Cup 2025 dan mulai dibandingkan dengan Veda Ega Pratama.

JAKARTA - Nama Kiandra Ramadipa kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta balap motor Indonesia setelah tampil sensasional di European Talent Cup 2025. Pembalap muda asal Sleman itu bahkan mulai dibandingkan dengan Veda Ega Pratama usai mencetak kemenangan dramatis di Sirkuit Katalunya, Spanyol.

Kiandra Ramadipa mencuri perhatian setelah berhasil memenangi balapan European Talent Cup 2025 meski memulai race dari posisi ke-24 akibat penalti. Kemenangan spektakuler itu membuat lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di Eropa dan memperkuat statusnya sebagai salah satu calon bintang MotoGP masa depan.

Perbandingan dengan Veda Ega Pratama pun tak terhindarkan. Keduanya sama-sama tampil impresif di jalur pembinaan menuju MotoGP, mulai dari Asia Talent Cup hingga Red Bull Rookies Cup. Namun, Kiandra dinilai memiliki kemampuan adaptasi cepat di lintasan Eropa sejak musim debutnya.

Baca Juga: Polsek Gencar Patroli untuk Tekan Balap Liar

Kiandra Ramadipa Memulai Karier dari Motocross hingga Tembus Eropa

Kiandra Ramadipa lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 4 Desember 2009. Ketertarikannya terhadap dunia balap muncul sejak usia lima tahun ketika sang ayah sering mengajaknya menonton balapan motor.

Menariknya, sebelum dikenal di lintasan aspal, Kiandra lebih dulu mengawali karier dari ajang motocross pada 2014. Setahun kemudian, ia sempat mengikuti kompetisi BMX mengikuti jejak kakak perempuannya yang merupakan mantan atlet sepeda.

Namun, bakat besarnya justru berkembang di balap jalan raya. Sejak 2016, Kiandra aktif mengikuti berbagai ajang nasional seperti Mini Moto Regional Championship, Junior Mini Prix, Regional Mini GP Championship, Motoprix Indonesia Cup Race, hingga One Prix National Championship.

Baca Juga: Satu Tahun Pakai Polytron Fox R, Pengguna Tempuh 18 Ribu Km Cuma Keluar Rp3,2 Juta, Tapi After Sales Jadi Sorotan

Kemampuannya mulai terlihat dari gaya balap yang cepat, tenang, dan sangat adaptif. Fondasi itulah yang kemudian membawanya tampil di level internasional bersama Astra Honda Racing Team.

Pada 2022, Kiandra menjalani debut internasional di Asia Road Racing Championship kelas Underbone 150 dan langsung tampil mengejutkan dengan finis sebagai runner-up klasemen.

Setahun berselang, ia berlaga di Thailand Talent Cup dan berhasil mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Bandel dan Minim Penyakit, Toyota Avanza hingga Yaris Bakpau Masih Diburu

Kemenangan Dramatis di Katalunya Jadi Sorotan Dunia Balap

Musim 2025 menjadi titik penting dalam perjalanan karier Kiandra Ramadipa. Ia mendapat kesempatan tampil di dua ajang bergengsi sekaligus, yakni European Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup.

Kiandra langsung tampil kompetitif sejak seri awal European Talent Cup 2025. Ia sukses merebut podium ketiga di seri pembuka Estoril, Portugal, sebelum akhirnya meraih kemenangan perdananya di Magny-Cours, Prancis.

Namun, sorotan terbesar datang saat balapan di Sirkuit Katalunya, Spanyol, pada 2 November 2025. Meski harus start dari posisi ke-24 akibat penalti, Kiandra mampu melakukan comeback luar biasa.

Lap demi lap, pembalap asal Sleman itu berhasil menyalip para rival hingga masuk delapan besar di pertengahan balapan. Duel sengit kemudian terjadi pada tiga lap terakhir melawan Carlos Cano, juara bertahan European Talent Cup.

Pada lap terakhir, Cano sempat memimpin balapan. Namun Kiandra terus menempel ketat sebelum akhirnya melakukan slipstream sempurna tepat di garis finis.

Kiandra menang dramatis dengan selisih hanya 0,007 detik. Kemenangan tersebut membuat Sirkuit Katalunya bergemuruh sekaligus mengantarkan Indonesia Raya kembali berkumandang di daratan Eropa.

Berkat hasil itu, Kiandra mengoleksi 129 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara European Talent Cup 2025 pada usia yang masih 15 tahun.

Rivalitas Sehat Kiandra dan Veda Jadi Harapan Baru Indonesia

Selain tampil di European Talent Cup, Kiandra Ramadipa juga bersaing di Red Bull Rookies Cup 2025. Ia sempat meraih podium kedua di Sachsenring, Jerman, dan mengakhiri musim di posisi kedelapan klasemen akhir.

Penampilan stabil di dua kejuaraan berbeda menunjukkan kemampuan Kiandra beradaptasi dengan motor, karakter sirkuit Eropa, hingga gaya balap teknis khas kompetisi internasional.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama juga terus menunjukkan perkembangan pesat setelah menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 dan bersiap tampil di Moto3 musim 2026.

Perjalanan keduanya kini dianggap sebagai simbol kebangkitan balap motor Indonesia. Veda meniti jalur dari dominasi di Asia Talent Cup sebelum menembus Eropa, sedangkan Kiandra lebih cepat membangun reputasi langsung di lintasan-lintasan legendaris Eropa.

Meski kerap dibandingkan, banyak penggemar menilai rivalitas sehat antara Kiandra Ramadipa dan Veda Ega Pratama justru menjadi dorongan positif bagi perkembangan pembalap Indonesia di level dunia.

Kemenangan Kiandra di Katalunya dan kiprah Veda menuju Moto3 memperlihatkan bahwa Indonesia kini tidak hanya memiliki penggemar MotoGP terbesar, tetapi juga mulai melahirkan calon pembalap kelas dunia.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Kiandra Ramadhipa #European Talent Cup #veda ega pratama