Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 2026, Rookie Indonesia Start Posisi 6 di GP Thailand dan Siap Tantang Dominasi Spanyol

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB
Veda Ega Pratama bikin kejutan di Moto3 2026 usai start posisi 6 GP Thailand. Rookie Indonesia siap tantang dominasi Spanyol.(pinterest)
Veda Ega Pratama bikin kejutan di Moto3 2026 usai start posisi 6 GP Thailand. Rookie Indonesia siap tantang dominasi Spanyol.(pinterest)

Blitar Kawentar - Veda Ega Pratama sukses mencuri perhatian pada debutnya di Moto3 2026 usai finis posisi keenam dalam sesi kualifikasi GP Thailand di Sirkuit Chang International, Buriram. Pembalap muda Indonesia itu tampil mengejutkan dengan catatan waktu kompetitif dan langsung menjadi rookie terbaik pada sesi tersebut.

Rider berusia 17 tahun asal Gunung Kidul itu mencatatkan waktu 1 menit 41,856 detik, hanya terpaut sekitar 0,6 detik dari pemegang pole position Adrian Fernandez asal Spanyol. Hasil ini membuat nama Veda Ega Pratama langsung menjadi sorotan publik MotoGP 2026 karena mampu bersaing dengan para pembalap Eropa yang selama ini mendominasi kelas Moto3.

Keberhasilan Veda menembus baris depan juga menjadi sinyal positif bagi Honda Team Asia. Sebab, Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat ketat dan biasanya sulit bagi rookie untuk langsung tampil kompetitif di awal musim.

Debut Veda Ega Pratama di Moto3 2026 Langsung Mencuri Perhatian

MotoGP 2026 terasa spesial bagi Indonesia karena mengirimkan dua pembalap di ajang Grand Prix dunia. Selain Mario Suryo Aji yang tampil di Moto2, perhatian besar juga tertuju kepada Veda Ega Pratama yang menjalani musim debutnya di Moto3.

Baca Juga: Didorong Masalah Asmara, Pria asal Kalimantan Selatan Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Blitar

Veda naik ke Moto3 setelah tampil impresif di ajang Red Bull Rookies Cup musim lalu. Penampilannya membuat Honda Team Asia langsung memberikan kontrak untuk musim 2026.

Menariknya, Veda tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Sejak sesi latihan hingga final practice GP Thailand, performanya terus meningkat. Padahal, karakter motor Moto3 terkenal agresif dan persaingannya sangat rapat dengan selisih waktu tipis antar pembalap.

Pada sesi kualifikasi di Buriram, Veda tampil tenang dan agresif. Ia mampu memanfaatkan slipstream atau towing dengan efektif sambil melakukan late braking di beberapa tikungan penting.

Hasilnya, Veda berhasil mengamankan posisi keenam dari total 26 pembalap Moto3. Posisi tersebut membuatnya akan start dari baris kedua saat race day berlangsung Minggu, 1 Maret 2026.

“Posisi enam untuk rookie di Moto3 jelas bukan hasil biasa. Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Veda,” demikian komentar pengamat MotoGP yang menilai performa rider Indonesia itu.

Veda Dinilai Punya Peluang Ganggu Dominasi Rider Spanyol dan Italia

Selama bertahun-tahun, Moto3 menjadi arena dominasi pembalap Spanyol dan Italia. Banyak talenta besar lahir dari dua negara tersebut sebelum naik ke Moto2 hingga MotoGP.

Nama-nama seperti Adrian Fernandez dan David Alonso masih menjadi patokan kekuatan di kelas ringan Grand Prix. Namun, hasil yang diraih Veda Ega Pratama menunjukkan jarak pembalap Asia dengan Eropa kini semakin tipis.

Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan

Selisih waktu hanya 0,6 detik dari pole position menjadi bukti bahwa Veda memiliki kecepatan yang kompetitif. Bahkan, beberapa pihak mulai menyebut pembalap muda Indonesia itu sebagai ancaman baru di barisan depan Moto3.

Meski demikian, banyak pihak meminta publik tidak memberikan tekanan berlebihan kepada Veda. Sebab, musim debut tetap membutuhkan proses adaptasi panjang.

“Yang penting dia bisa menjaga pace di grup depan dulu. Moto3 itu balapan rombongan, kalau tertinggal sedikit saja bisa langsung tercecer,” ujar salah satu pengamat balap.

Komentar dukungan dari penggemar juga membanjiri media sosial. Banyak yang kagum karena Veda mampu tampil kompetitif sejak balapan pertamanya di level Grand Prix dunia.

Race Day Moto3 Thailand Jadi Momen Penentu Veda Ega Pratama

Balapan Moto3 GP Thailand 2026 akan berlangsung di Sirkuit Chang International Buriram pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 12.00 WIB. Race akan menempuh total 19 lap dengan panjang lintasan sekitar 4,5 kilometer atau total jarak balap sekitar 86,5 kilometer.

Start dari posisi keenam memberi peluang besar bagi Veda untuk langsung bergabung dengan grup depan sejak lap pertama. Namun tantangan sesungguhnya baru dimulai saat balapan berlangsung penuh.

Tim disebut telah menginstruksikan Veda untuk memanfaatkan slipstream dari pembalap senior seperti Adrian Fernandez dan David Munoz demi menjaga kecepatan maksimum di lintasan lurus Buriram yang panjang.

Strategi towing memang sangat penting di Moto3 karena faktor aerodinamika dan rombongan balap sangat menentukan hasil akhir.

Apapun hasil race nanti, Veda Ega Pratama sudah mencatat langkah penting bagi dunia balap Indonesia. Ia membuktikan bahwa pembalap Tanah Air mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia.

Kini harapan publik Indonesia tertuju pada Veda di Moto3 dan Mario Aji di Moto2. GP Thailand 2026 menjadi awal perjalanan panjang bagi generasi baru pembalap Indonesia di pentas MotoGP dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#GP Thailand 2026 #veda ega pratama #Mario Aji #moto3 2026 #motogp indonesia