Blitar Kawentar - Performa kontras ditunjukkan dua rookie Honda Team Asia pada seri pembuka Moto3 2026 di GP Thailand. Saat Veda Ega Pratama tampil mengejutkan di barisan depan, rekan setimnya asal Jepang, Mitani, justru kesulitan bersaing dan harus memulai balapan dari posisi paling belakang.
Perbedaan performa keduanya langsung menjadi sorotan pecinta MotoGP 2026. Sebab, baik Veda maupun Mitani sama-sama datang dari ajang Red Bull Rookies Cup dan diproyeksikan sebagai talenta muda masa depan Honda Team Asia di kelas Moto3.
Namun pada debut Grand Prix mereka di Buriram, Thailand, hasil yang didapat justru sangat berbeda. Veda mampu tampil kompetitif sejak sesi latihan hingga balapan utama, sementara Mitani masih tertinggal cukup jauh dari rombongan depan.
Mitani Kesulitan Adaptasi di Debut Moto3 GP Thailand 2026
Mitani menjalani akhir pekan yang berat pada seri perdana Moto3 2026 di Sirkuit Chang International Buriram. Rider muda asal Jepang itu harus start dari posisi paling belakang setelah gagal mencatat waktu kompetitif pada sesi kualifikasi.
Baca Juga: Sapi Raksasa Milik Warga Talun Blitar Dipinang Presiden Prabowo Subianto, Begini Penampakannya
Saat balapan berlangsung, Mitani juga kesulitan menjaga ritme dan kecepatan di tengah ketatnya persaingan Moto3. Sepanjang race, ia lebih banyak berkutat di grup belakang dan akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-22.
Hasil tersebut tentu jauh berbeda dibandingkan performa Veda Ega Pratama yang mampu mengamankan start dari posisi keenam dan bertarung di grup depan.
Moto3 sendiri dikenal sebagai kelas yang sangat sulit bagi rookie karena karakter balapnya mengandalkan slipstream, braking agresif, serta pertarungan rapat antar pembalap dengan selisih waktu sangat tipis.
Karena itu, banyak rider debutan membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan atmosfer Grand Prix dunia.
“Debut di Moto3 memang tidak mudah. Banyak rider besar pun dulu kesulitan saat awal masuk kelas ini,” ujar pengamat balap motor internasional.
Veda Ega Pratama Jadi Sorotan Honda Team Asia
Di saat Mitani kesulitan, Veda Ega Pratama justru tampil mengejutkan dan menjadi rookie terbaik pada GP Thailand 2026. Pembalap muda Indonesia itu bahkan mampu mengacak-acak persaingan barisan depan sejak sesi practice.
Veda sukses mencatatkan waktu kompetitif dan hanya terpaut sekitar 0,6 detik dari pole position Adrian Fernandez. Penampilannya membuat publik MotoGP mulai memberi perhatian besar kepada rider asal Gunung Kidul tersebut.
Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan
Keberhasilan Veda juga dinilai sebagai sinyal positif bagi Honda Team Asia yang tengah mencari regenerasi pembalap muda berbakat di Moto3.
Meski begitu, tim disebut tetap memberikan dukungan penuh kepada Mitani untuk berkembang sepanjang musim. Sebab, perjalanan Moto3 2026 masih sangat panjang dan baru memasuki seri pertama.
Performa seorang rookie juga bisa berubah drastis setelah mulai memahami karakter motor, sirkuit, dan strategi balapan.
“Masih banyak seri tersisa. Mitani tetap punya peluang menunjukkan potensinya,” tulis salah satu komentar penggemar MotoGP di media sosial.
Moto3 2026 Masih Panjang, Mitani Punya Kesempatan Bangkit
Hasil GP Thailand memang menjadi awal yang kurang ideal bagi Mitani. Namun, Moto3 dikenal sebagai ajang pembinaan pembalap muda yang penuh kejutan sepanjang musim.
Banyak rider yang awalnya kesulitan justru mampu berkembang pesat setelah beberapa seri berjalan. Faktor pengalaman, adaptasi motor, hingga mental bertarung sangat memengaruhi performa pembalap muda di kelas ini.
Honda Team Asia sendiri kemungkinan akan fokus membantu Mitani meningkatkan pace dan konsistensi agar bisa bersaing lebih dekat dengan grup tengah pada seri berikutnya.
Sementara itu, perhatian publik Indonesia kini semakin besar kepada Veda Ega Pratama yang dianggap membawa harapan baru di Moto3.
Persaingan internal antara Veda dan Mitani pun diprediksi akan menjadi salah satu cerita menarik sepanjang Moto3 2026. Apalagi keduanya sama-sama datang sebagai jebolan Red Bull Rookies Cup dan masih memiliki usia yang sangat muda.
Kini para penggemar menantikan apakah Mitani mampu bangkit di seri berikutnya atau justru Veda kembali melanjutkan tren positifnya bersama Honda Team Asia.
Editor : Maylanni Diana Fitri