Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Pratama Cetak Sejarah di Mugello, Pembalap Indonesia Sapu Bersih Kemenangan Red Bull Rookies Cup

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:39 WIB
Veda Pratama cetak sejarah usai sapu bersih kemenangan Red Bull Rookies Cup Mugello 2026 dan kalahkan Hakim Danish.(pinterest)
Veda Pratama cetak sejarah usai sapu bersih kemenangan Red Bull Rookies Cup Mugello 2026 dan kalahkan Hakim Danish.(pinterest)

Blitar Kawentar – Nama Veda Pratama kembali mengguncang dunia balap internasional setelah sukses meraih kemenangan kedua beruntun di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup Mugello 2026. Pembalap muda asal Indonesia itu menang dramatis atas rival utamanya, Hakim Danish, hanya dengan selisih 0,011 detik di garis finis.

Kemenangan ini membuat Veda Pratama semakin diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda terbaik Asia di jalur menuju MotoGP. Bahkan, keberhasilannya menyapu bersih dua race di Mugello menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia di ajang pembibitan balap paling bergengsi tersebut.

Duel Sengit Veda Pratama vs Hakim Danish di Lap Terakhir

Balapan Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup di Sirkuit Mugello berlangsung sangat ketat sejak lampu start padam. Persaingan melibatkan lebih dari 18 rider dalam grup terdepan dengan aksi saling salip hampir di setiap tikungan.

Baca Juga: Industri Otomotif 2026 Makin Panas, Insentif Mobil Listrik Dihapus dan Mobil Nasional Disiapkan Pemerintah

Veda Pratama yang start dari barisan depan langsung tampil agresif. Rider bernomor 54 itu beberapa kali bertukar posisi dengan Carter Thompson, Benat Fernandez, hingga pemuncak klasemen Hakim Danish.

Komentator resmi bahkan menyebut balapan tersebut sebagai salah satu race paling liar musim ini karena seluruh pembalap tampil sangat rapat dengan slipstream yang terus berubah setiap lap.

Memasuki lap terakhir, Veda mulai menunjukkan strateginya. Ia memimpin rombongan menuju sektor akhir Mugello sebelum Hakim Danish melakukan overtake berani dari sisi luar tikungan.

Namun Veda tidak menyerah. Dengan memanfaatkan slipstream di lintasan lurus terakhir, pembalap Indonesia itu berhasil mengejar dan menyalip tepat beberapa meter sebelum garis finis.

“0,011 detik,” ujar komentator saat foto finis diumumkan.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di Mugello untuk kedua kalinya dalam satu akhir pekan.

Veda Pratama Ukir Rekor Baru untuk Indonesia

Prestasi Veda Pratama di Mugello bukan sekadar kemenangan biasa. Ia kini resmi menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih double winner di Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Sebelumnya, Veda juga mencetak sejarah sebagai rider Indonesia pertama yang memenangkan balapan di ajang tersebut. Kini torehan itu semakin lengkap setelah ia menyapu bersih Race 1 dan Race 2.

Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan

Data resmi balapan menunjukkan Veda mampu bertahan di grup utama yang berisi 18 rider hingga akhir lomba. Kecepatan dan kematangannya dalam membaca slipstream menjadi faktor utama keberhasilannya.

Komentator balapan bahkan memuji kecerdasan Veda saat menentukan timing untuk menyerang di lap terakhir.

“Untuk mengalahkan 18 pembalap sekaligus di Mugello adalah sesuatu yang sangat impresif,” ujar komentator resmi Red Bull Rookies Cup.

Tak hanya itu, performa Veda juga semakin mengangkat posisi Indonesia dalam daftar negara peraih kemenangan di Rookies Cup. Indonesia kini sejajar dengan Malaysia dalam jumlah kemenangan di ajang tersebut.

Sementara rival-rival seperti Benat Fernandez, Marco Morelli, hingga Sullivan Mounsey harus puas finis di belakang pembalap asal Gunung Kidul itu.

Selebrasi Veda Pratama Jadi Sorotan, Kumis Dicukur Demi Aerodinamika

Usai balapan, Veda Pratama tampil penuh emosional saat diwawancarai di parc ferme. Rider muda Indonesia itu mengaku sangat bahagia karena berhasil meraih kemenangan sempurna di Mugello.

“Alhamdulillah, saya sangat senang karena bisa double winner minggu ini. Ini weekend yang sempurna untuk saya,” ujar Veda.

Menariknya, Veda juga melontarkan candaan yang langsung viral di media sosial. Ia mengaku sengaja mencukur kumisnya demi meningkatkan aerodinamika saat balapan.

“Saya cukur kumis, jadi lebih aerodinamis,” katanya sambil tertawa.

Ucapan tersebut langsung mendapat respons positif dari fans MotoGP Indonesia yang ramai membanjiri media sosial dengan dukungan untuk sang pembalap muda.

Veda juga menyampaikan terima kasih kepada tim Astra Honda Racing Team, sponsor, keluarga, dan seluruh pendukung Indonesia yang terus memberinya semangat sepanjang musim.

Kemenangan di Mugello menjadi sinyal kuat bahwa Veda Pratama bukan lagi sekadar talenta muda biasa. Dengan performa konsisten dan mental bertarung yang matang, ia kini mulai disebut sebagai calon besar masa depan balap motor Indonesia menuju Moto3 bahkan MotoGP.

Musim masih panjang, tetapi Mugello telah menjadi panggung pembuktian bahwa Merah Putih mampu bersaing di level tertinggi balap dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Hakim Danish #Veda Pratama #Mugello 2026 #pembalap Indonesia MotoGP #red bull rookies cup