Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 Mulai Terkuak, Rookie Honda Team Asia Ini Diprediksi Raup Ratusan Juta

M. Helmi Nurhisam • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:36 WIB
Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 diperkirakan hampir Rp700 juta per musim belum termasuk bonus dan sponsor.(pinterest)
Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 diperkirakan hampir Rp700 juta per musim belum termasuk bonus dan sponsor.(pinterest)

Blitar Kawentar- Penghasilan Feda Ega Pratama di Moto3 2026 mulai menjadi sorotan setelah performa impresifnya bersama Honda Team Asia terus mencuri perhatian dunia balap. Meski belum ada angka resmi dari tim, banyak laporan memperkirakan gaji Feda Ega Pratama berada di kisaran puluhan ribu euro per musim dengan tambahan bonus podium dan sponsor pribadi.

Pembalap muda Indonesia itu memang sedang menikmati musim debut yang mengesankan di Moto3 2026. Feda sukses tampil konsisten di papan atas dan kini menjadi salah satu rookie paling diperhitungkan musim ini.

Sejumlah pengamat MotoGP memperkirakan pembalap rookie Moto3 biasanya menerima bayaran sekitar 30 ribu hingga 150 ribu euro per musim, tergantung performa, sponsor, dan dukungan pabrikan. Jika dikonversikan ke rupiah, jumlah tersebut berkisar Rp500 juta hingga Rp2,5 miliar per tahun.

Gaji Feda Ega Pratama Diperkirakan Hampir Rp700 Juta per Musim

Meski Honda Team Asia belum pernah mengumumkan detail kontrak pembalapnya secara publik, banyak pihak memperkirakan Feda Ega Pratama berada di kisaran 40 ribu euro per musim atau hampir Rp700 juta sebagai rookie berbakat.

Baca Juga: Omo X Motor Listrik Futuristis Bisa Jalan Sendiri, Test Ride Buktikan Torsi 13 kW dan Fitur Auto Hold Canggih Siap Jadi Game Changer di Indonesia

Angka tersebut dianggap realistis mengingat status Feda sebagai salah satu talenta muda terbaik Asia yang dipromosikan langsung ke Moto3 2026.

Feda memang datang dengan reputasi besar sebelum debut di Grand Prix. Ia merupakan jebolan program Road to MotoGP dan sempat menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup sebelum direkrut Honda Team Asia.

Namun gaji pokok bukan satu-satunya sumber penghasilan pembalap Moto3. Rider muda biasanya juga mendapat bonus berdasarkan hasil balapan, posisi klasemen, hingga pencapaian podium.

Jika tampil konsisten seperti musim ini, nilai bonus yang diterima Feda diperkirakan bisa cukup besar. Apalagi namanya kini mulai menjadi magnet baru Moto3 di Asia.

Sponsor Besar Mulai Mengiringi Karier Feda

Selain gaji dari tim, penghasilan Feda Ega Pratama juga datang dari berbagai sponsor besar yang mendukung kariernya di Moto3 2026.

Baca Juga: Suzuki Ertiga GX Hybrid 2022 Dijual Rp189 Juta, Disebut Irit dan Masih Jadi Incaran: Ini Kondisi dan Fakta Lengkapnya

Nama-nama seperti Red Bull, Astra Honda, Idemitsu, hingga Alpinestars disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier pembalap muda Indonesia tersebut.

Dukungan sponsor menjadi sangat penting di dunia balap karena pembalap muda biasanya belum mendapatkan kontrak fantastis seperti rider MotoGP papan atas.

Meski begitu, popularitas Feda yang terus meningkat membuat nilai komersialnya ikut melonjak. Di media sosial dan komunitas MotoGP internasional, namanya mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu rookie paling menarik musim ini.

Bahkan setelah podium Moto3 Brasil 2026, Feda disebut sempat mendapat bonus tambahan dan hadiah khusus dari pihak sponsor. Meski detail nominalnya tidak diumumkan resmi, banyak laporan menyebut jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa performa di lintasan kini mulai berdampak langsung terhadap nilai pasar Feda sebagai atlet internasional.

Masa Depan Feda Disebut Bisa Tembus MotoGP

Performa stabil Feda Ega Pratama sepanjang musim 2026 membuat banyak pihak mulai berani memprediksi masa depannya di level lebih tinggi.

Di komunitas MotoGP internasional, banyak penggemar mulai percaya Feda memiliki peluang besar naik ke Moto2 bahkan MotoGP jika mampu menjaga konsistensi performanya.

Honda Team Asia sendiri dikenal sebagai salah satu jalur pengembangan penting bagi pembalap Asia menuju kelas premier. Dukungan penuh dari Honda membuat peluang perkembangan Feda semakin terbuka.

Saat ini, pembalap asal Gunungkidul tersebut juga terus mencuri perhatian berkat performa comeback impresif dan mental balap agresif yang mulai disorot media Eropa.

Jika performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin nilai kontrak Feda akan melonjak drastis dalam beberapa tahun ke depan. Pembalap Moto2 papan atas bahkan bisa menerima bayaran miliaran rupiah per musim, sementara rider MotoGP elite memiliki nilai kontrak jauh lebih fantastis.

Kini harapan besar mulai muncul dari publik Indonesia. Feda Ega Pratama tidak lagi dipandang sekadar rookie berbakat, tetapi perlahan mulai dianggap sebagai calon bintang besar MotoGP masa depan.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Gaji Moto3 2026 #Penghasilan pembalap Moto3 #Sponsor Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama